Anggrek Cattleya

Anggrek Cattleya – Setelah kemarin sudah membahas tentang anggrek dendrobium. Kali ini yuk kita bahas tentang salah satu jenis anggrek lainnya yaitu anggrek Cattleyaa.

Anggrek Cattleya berasal dari kosta rika dan tumbuh secara epifit. Nama Cattleya diberikan oleh John Lindley dan Sir William Cattley yang sukses membudayakannya. Di habitat aslinya Anggrek Cattleya tumbuh di pohon pohon besar. Anggrek jenis ini cukup terlindungi dari paparan langsung sinar matahari yang dapat membuat cepat layu dan mati. Anggrek ini sangat membutuhkan kelembapan untuk pertumbuhannya.

Cattleya Quinquecolor

Cattleya Quinquecolor. Tampilan bungaya sangat anggun sehingga dijuluki ratu anggrek

Semua variasi warna bisa ditemukan pada Anggrek Cattleya, termasuk putih (alba), biru (coerulea), kuning (aurea) dan sembur (flamea). Keanggunannya membuat anggrek Cattleya dikenal luas sebagai bunga korsase.

Ukuran bunganya lebih besar dari ukuran bunga anggrek jenis lain yaitu 5-15 cm, bahkan ada yang lebih dari itu. Uniknya, ketika bunga bunga Cattleya baru muncul akan menghasilkan aroma yang cukup wangi.

Cattleya Phinophon

Cattleya Phinophon, Memiliki bunga dengan variasi warna yang menarik, sehingga membuatnya dikenal sebagai bunga korsae

Kemampuan berbunga anggrek Cattleya tergantung jenisnya. Anggrek Cattleya jenis hibrida relatif lebih mudah berbunga dibandingkan jenis Cattleya lainnya. Ukuran bunga yang dihasilkan oleh anggrek ini pun akan mempengaruhi besar atau kecilnya ukuran daun.

Cattleya Hibrida, Jenis anggrek ini lebih mudah berbunga

Anggrek Cattleya dengan daun 2 helai, yaitu disisi kiri dan kanan cenderung menghasilkan bunga dengan ukuran kecil ke medium. Sementara itu, Cattleya dengan daun tunggal, biasanya menghasilkan bunga berukuran medium ke besar.

Anggrek Cattleya cukup toleran terhadap udara panas, sehingga membudidayakannya tidak perlu mencari lokasi menanam dengan udara yang sejuk.

Walau begitu sebaiknya jenis anggrek ini tidak terpapar sinar matahari secara langsung pada tengah hari. Usahakan anggrek ini terpapar sinar matahari selama 4-5 jam sehari.  Jika kekurangan sinar matahari maka daun Anggrek Cattleya akan berwarna gelap sedangkan jika kelebihan sinar matahari daun anggrek ini akan berwarna hijau kekuningan.

Cattleya termasuk jenis anggrek yang rajin berbunga. Sekali berbunga bisa menghasilkan 4-7 kuntum/tangkai dan dalam satu tahun bisa 3-4 kali berbunga. Daya tahan bunga anggrek Cattleya juga cukup lama, yaitu sekitar 1 bulan.

Bagaimana tertarik untuk mengoleksi anggrek ini?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *