Apa itu Petani ?

Jika seseorang ditanya definisi apa itu petani ? mungkin orang tersebut akan menjawab dengan bahasa baku misalnya petani adalah yang membasarkan tanaman atau mungkin berkomentar sembarangan seperti petani itu ya yang bekerja di sawah merawat padi.

Barangkali dalam benak banyak orang petani itu identik dengan kemiskinan, kesengsaraan, kalangan orang yang tidak berpendidikan dan sebagainya. Tapi sebenarnya jika anda berpendapat demikian maka anda harus meragukan pendapat anda tentang jawaban dari pertanyaan ” apa itu petani ? ” tersebut.

Anda perlu memahami definisi petani agar anda memahami batas batas dari status seorang petani. Sehingga anda kemudian tidak emnggangap bahwa dengan menganggap, bahwa dengan mengecambahkan biji kacah hijau di atas kapas serta merta anda menjadi seorang petani.

Saya coba mengutip definisi menurut Wikipedia, yakni petani adalah seseorang yang bergerak di bidang pertanian, utamanya dengan cara melakukan pengelolaan tanah dengan tujuan untuk menumbuhkan dan memelihara tanaman (seperti padi, bunga, buah dan lain lain), dengan harapan untuk memperoleh hasil dari tanaman tersebut untuk digunakan sendiri ataupun menjualnya kepada orang lain. Mereka juga dapat menyediakan bahan mentah bagi industri, seperti serealia untuk minuman beralkohol, buah untuk just dan wol atau kapas untuk penenunan dan pembuatan pakaian.

Jadi menurut pengertian ini seseorang petani adalah mereka yang mengusahakan lahan dan memelihara tanamannya untuk mendapatkan hasil untuk ia gunakan sendiri maupun orang lain. Jadi bukan semata mata memenuhi tugas praktikum, atau seseorang ibu yang menanam kentang di halamannya sekedar untuk hobi.

Lalu, ditekankan kata memelihara. Jadi ini berarti seseorang petani tentu saja tidak hanya secara sengaja menumbuhkan tanamannya. Tetapi ia menanam, merawat dan memetik hasilnya dari tanaman tersebut. Bandingkan dengan seseorang yang meletakkan sebuah biji cengkeh di tengah hutan dan membiarkannya. Ketika ia butuh maka ia mengingat dimana ia pernah meletakkan biji cengkeh tersebut. Tentu dalam kaitan definisi petani, orang tersebut bukanlah seorang petani tetapi ia adalah seorang pengumpul.

Jika sekilas memahami definisi, sepertinya terdengar sederhana. Ya, seorang petani dengan merawat tanamannya bisa memperoleh hasil daripadanya.

Frasa “Merawat tanaman” terdengar ringan namun sesungguhnya mengandung makna yang mendalam. Merawat tanaman berarti mengandung makna yang mendalam. Merawat tanaman berarti menumbuhkan tanaman agar memiliki batang dan cabang yang kokoh, yang juga berarti bertarung melawan tanaman asing yang tumbuh di kebun atau sawah. Betani juga harus berjuang melawan hama dan penyakit yang mendadak datang.Bahkan petani harus bertarung menghadapi kekuatan alam yang kadang tidak dapat diprediksi, apalagi dilawan. Contohnya saja saat petani menghadapi  banjir besar yang menggenangi kebun atau sawahnya dan mematikan beberapa tanamannya. Tentu saja petani tersebut hanya bisa tertunduk lesu dan melembar handuk ketika melawan bencana alam tersebut, seorang petani tidak saja hanya seseorag yang merawat tanaman, tapi juga yang berani menghadapi resiko kegagalan.

Itu sebabnya dalam buku panduannya, Greenhord (sebuah organisasi pertanian) menyebutkan jika petani adalah seorang patriot. Petani, layaknya tanaman yang ia pelihara, mampu memenuhi kebutuhannya sendiri, mandiri, pekerja keras, berorientasi pada komunitas dan accountable. S

Pentingnya Peran Petani

Petani berperan sangat penting bagi kehidupan manusia. Bayangkan jika semua petani melakukan gerakan mogok nasional seperti halnya para supir angkutan umum saat menuntut kenaikan tarif angkutan, beras, sayuran akan langka demikian juga dengan buah. Harga bahan makanan pokok akan melonjak naik atauyang lebih tragis, bahan makanan kita mendadak hilang dari pasaran.

Jadi mau tidak mau, petani adalah bagian penting bagi bangsa ini yang seharusna anda kenal bak seorang selebritis. Jika 50% selebritis mogok manggung selama setahun tidak ada seseorang pun yang bakal sengsara hidupnya. Tapi bayangkan jika 50 % petani yang menanam sawang, urung menanam padi bersama, beras menjadi langka dan bisa terjadi ancaman kelaparan di republik ini. Jadi jangan pernah anggap remeh apa itu petani, karena petani tersebut perannya sangat penting bagi kita semua.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *