Bonsai Sancang Juara dan Mini

Bonsai sancang merupakan salah satu yang terpopuler, banyak para pecinta bonsai yang menyukainya. Tanaman yang memiliki nama latin Premna microphylla ini masuk kedalam famili Lamiaceae. Habitatnya tersebar luas di berbagai benua mulai Afrika, Asia, Australia dan Kepulauan Pasitif.

Sekilas Tentang Tanaman Sancang

Di lahan terbuka sancang dapat tumbuh hingga setinggi 8 meter dan memiliki cabang-cabang yang rimbun. Daunnya berbentuk bulat telur dengan panjang 9 cm dan lebar 7 cm. Bunganya berwarna putih hingga kekuningan yang biasa mekar pada bulan Agustus – September. Sedangkan buahnya berwarna ungu tua saat matang, berbentuk bulan dan ukurannya kecil hanya beberapa mm saja.

Bonsai Sancang Juara

Gambar diatas merupakan salah satu bonsai sancang yang menjuarai kontes di Taiwan. Lekukan yang ada pada tanaman ini sungguh eksotis dan benar – benar istimewa. Untuk membuat yang seperti ini tentunya tidaklah mudah, perlu waktu yang sangat panjang. Bonsai juara ini telah dipelihara oleh pemiliknya selama 15 tahun, itupun dia tidak merawatnya dari awal tetapi membelinya saat masih setengah jadi.

Bonsai Sancang Mini

Salah satu keistimewaan dari tanaman sancang yang dibuat menjadi bonsai adalah bahwa ia dapat dibuat sebagai bonsai mini / mame. Salah satu penyebabnya adalah karena tanaman ini mempunyai lekukan yang secara alami telah baik. Selain itu tanaman ini juga mudah untuk diperbanyak secara vegetatif (melalui stek).

Hal itu menyebabkan, jika anda melihat sebuah motif yang unik pada sebuah pohon sancang anda dapat memotong ranting tersebut dan kemudian menyeteknya. Hasil stek akan menjadi sebuah bonsai yang telah secara alami memiliki lekukan yang indah untuk dilihat. Jika anda menyetek ranting yang berukuran kecil maka jadilah sebuah bonsai mini.

Beberapa bonsai sancang mini memiliki keindahan yang tak kalah dari yang berukuran besar, berikut ini akan saya tampilkan beberapa yang menurut saya mengagumkan.

Bonsai yang terlihat sangat indah ini merupakan hasil dari stek dan umurnya baru 3 bulan saja. Pemiliknya mengambil stek barang dari tanaman sancang yang ada di hutan, kemudian ia menumbukan ranting-ranting dari mata tunas yang telah ada sehingga jadilah sebuah pohon mini yang terlihat eksotik.

Walau berukuran kecil, ternyata bonsai sancang mini bisa dibuat dengan gaya di atas batu seperti gambar diatas. Walaupun ukurannya kecil tetapi untuk menghasilkan yang seperti ini diperlukan ketelitian dan ketelatenan yang tinggi sehingga menghasilkan cengkraman akar ke batu dan memunculkan ranting – ranting di sekitar rongga batu. Sungguh luar biasa!

Bonsai sancang diatas batu karya mas tama dari jogja ini juga terlihat menarik dengan cengkraman batu yang kuat oleh perakarannya. Bonsai ini di salah satu grup facebook dijualnya hanya 300 ribu rupiah saja.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *