Budidaya Anthurium Dwarf Pink dengan Mudah

Budidaya AnthuriumBudidaya Anthurium dward pink sangatlah mudah, hal ini karena tanaman ini mudah dikembang biakkan dan relatif tahan terhadap hama. Anthurium dulu sempat booming di Indonesia dan disebut sebagai tanaman gelombang cinta yang harganya bisa mencapai ratusan juta rupiah di kala itu. Salah satu jenis tanaman anthurium yang paling menarik adalah Anthurium Dwarf Pink, berikut cara budidayanya :

Media Tanam

Tanaman ini menyukai media tanam yang porous (gembur) sehingga dapat mengalihkan air dengan baik. Oleh karena itu, bahan media tanam Anthurium dwarf pink merupakan campuran sekam dan pupuk kandan dengan perbandingan 2:1. Bahan media tanam Anthurium dwarf pink juga dapat menggunakan campuran humus, cacahan batang pakis, sekam dan pupuk kandang dengan perbandingan 1 : 1 : 1 : 1.

Jangan pernah menggunakan media tanam tanah. Media tanam yang berasal dari tanah tidak dianjurkan untuk tanaman ini karena akan mengikat akar. Dengan demikian, perkembangan tanaman menjadi tidak baik dan bunga menjadi lambat tumbuh.

Anthurium dwarf pink yang ditanam dalam pot harus ditaruh dengan alas keras  misalnya ubin, batu bata atau semen. Hal ini untuk mencegah datangnya cacing yang membuat media tanam menjadi padat. Media tanam yang memadat akan membuat akar tanaman akan sulit bernafas.

Penanaman

Hal kedua yang perlu anda perhatikan dalam budidaya Anthurium dwarf pink adalah masalah penanaman. Tanaman ini hanya cocok ditanam di dalam pot. Selain itu, juga dapat ditanam di cekungan yang keras dengan semen. Hal ini karena di habitat aslinya ia tumbuh di celah celah batu yang berisikan humus.

Pot untuk menanam Anthurium dwarf pink sebaiknya terbuat dari gerabah atau semen. Pot plastik juga bisa digunakan, namun kualitas tanaman akan lebih sempurna jika ditanam dalam pot gerabah.

( Baca Juga : Cara Budidaya Bunga Amarilis )

Penyiraman

Penyiraman dilakukan dua kali sehari ketika cuaca panas atau 1 kali sehari pada cuaca lembap. Patokannya, media tanam terlihat lembab yakni tidak terlalu kering. Media tanam juga jangan terlalu basah agar tidak menyebabkan busuk akar.

Pemupukan

Pemupukan dilakukan tiga bulan sekali, menggunakan dekastar dengan dosis 1 1/2 sdt setiap aplikasinya. Pupuk diberikan dengan cara membuat lubang kecil di sekeliling tanaman menggunakan telunjuk. Kemudian, taburkan pupuk dan tutup kembali lubangnya. Selain itu, lakukan pemupukan rutin menggunakan NPK seimbang setiap dua minggu sekali. Dosisnya 2 gram per liter air untuk 4-5 tanaman. Dalam budidaya anthurium dwarf pink ini anda bisa juga menggunakan pupuk organik sebagai pengganti pupuk kimia, dosisnya sesuai yang tertera pada kemasan.

Penganggulangan Hama

Sebenarnya dalam Budidaya Anthurium dwafr pink, persoalan hama tidak perlu terlalu dipusingnkan hal ini dikarenakan tanaman ini cenderung tahan terhadap hama. Namun, tetap saja ada kemungkinan tanaman ini terserang. Hama yang menyerang biasanya adalah fungus gnas, aphid, semut, laba laba merah dan mealy bug dapat ditanggulangi dengan menggunakan insektisida.

Sementara itu, hama nematoda ditanggulangi dengan cara mencabut tanaman dari pot dan mencuci akarnya pada air mengalir. Potong dan buang semua akar serabut yang rusak dan busuk.

Selanjutnya, akar direndam dalam larutan insektisida atau nematisida hingga seluruh akar dan pangkal batang terendam selama setengah jam. Angkat tanaman dan angin anginkan ditempat teduh selama 1-2 minggu. Setelah tanaman sehat sebaiknya ditanam pada media tanam baru yang steril.

Pembiakkan 

Anthurium dwarf pink bisa diperbanyak secara vegetatif dengan potongan batang, bisa juga secara generatif melalui biji. Bunga anthurium dwarf pink terdiri dari seludang dan tongkol bunga. Seludang inilah yang pada anthurium tumbuh dengan berbagai bentuk dan warna yang menarik. Sementara tongkol bunganya tumbuh lurus, ada pula yang melengkung seperti halnya paruh burung flamingo.

Pembiakkan secara vegetatif dapat dilakukan dengan memisahkan anakan. Selain itu, bisa juga dengan memotong motong batang. Langkah langkah yang perlu dilakukan untuk pembiakkan vegetatif adalah sebagai berikut

  1. Temukan batang tanaman anthirium dwarf pink yang telah panjang
  2. Potong bagian atas tanaman, dengan batas pada bagian batang masih ada akarnya. Bagian atas tanaman ini ditanam dalam pot baru
  3. Bagian bawah tanaman dibongkar, seluruh akarnya dibuang, dicuci dan dipotong potong sepanjang 3 cm
  4. Potongan batang ini dilayukan dengan cara diangin anginkan
  5. Potongan batang ini direndam dalam larutan atonik untuk merangsang pertumbuhannya
  6. Potongan potongan yang sudah direndam ini kemudian disemai dengna media tanam yang sama dengan media untuk menanam tanaman dewasa
  7. Setelah semai ini menumbuhkan dua sampai tiga daun, seluruh media dibongkar
  8. Semai pindahkan ke dalam pot kecil kecil dan ditaruh ditempat teduh
  9. Tanaman baru ini masih sangat rentan terhadap perubahan suhu udara, kelembapan dan sinar matahari. Sehingga tanaman harus ditempatkan pada lokasi yang teduh dan lembap.

Itulah langkah langkah dalam budidaya anthurium yang perlu anda perhatikan. Semoga artikel ini bermanfaat.

Related Posts

Add Comment