Budidaya Ikan Cupang Secara Sederhana

Ikan cupang indahBudidaya ikan cupang memiliki prospek yang cukup menjanjikan. Ikan cupang merupakan ikan yang banyak digemari oleh para penggemar ikan hias di Indonesia. Bahkan saat ini, di pasaran banyak beredar varietas baru ikan cupang dengan penampilan sangat menarik. Hal ini bisa terjadi karena banyaknya pembudidaya menyilangkan barbagai jenis ikan cupang sehingga memunculkan varietas baru.

Fisiologi

Dalam budidaya ikan cupang anda perlu memahami sifat dan perliaku ikan yang memiliki temperamen mudah meledak ini. Walau memiliki temperamen yang mudah meledak, ikan cupang jantan sangat menjaga keturunannya, ini terbukti ikan ini akan selalu menjaga anak anaknya yang masih kecil. Ikan cupang mempunyai kebiasaan untuk selalu menyiapkan busa pada akar tanaman sebagai tempat menaruh telur sebelum mengajak ikan betina melakukan proses melting. Tetapi anda harus mewaspadai perilaku ikan betina yang suka memangsa anaknya sendiri.

Ikan cupang memiliki alat pernafasan tambahan. Alat pernafasan ini dapat membuat ikan ini  mengambil oksigen langsung dari udara. Sehingga ada juga orang yang melakukan budidaya ikan cupang hanya di dalam toples. Hal ini dikarenakan ikan ini sudah bisa hidup dan berkembang biak di dalam toples kecil sekalipun, tetapi jangan sekali sekali mencampurkan dua pejantan atau lebih dalam satu toples karena mereka akan langsung berkelahi hingga salah satu dari mereka mati atau melarikan diri. Dua ekor ikan cupang jantan dapat berkelahi hingga ber jam jam. Hal inilah yang menyebabkan ikan ini sering dijadikan ikan aduan.

Tempat Budidaya Ikan Cupang

Tempat budidaya ikan CupangSeperti yang sudah saya jelaskan diatas, ikan cupang tidak membutuhkan tempat luas untuk tempat hidup dan berkembang biak. akuarium kecil, ember plastik, baskom atau toples pun dapat anda jadikan tempat budidaya ikan cupang. Tetapi usahakan air dalam keadaan bersih dan sebaiknya endapkanlah air tersebut semalam sebelum digunakan untuk memelihara. Ikan hias ini bisa hidup dengan baik pada suhu 21 – 31o C tetapi agar proses pemijahan berjalan dengan baik usahakan saat ikan cupang memijah suhu airnya 25o C. Selain itu, sebaiknya di tempat ikan cupang memijah diberi tanaman air seperti enceng gondok. Tanaman air ini akan digunakan oleh ikan cupang untuk membuat sarang dimana ia akan menaruh telur disana. Jika tidak ada dan terpaksa anda bisa menggunakan selembar daun berukuran sedang.

Pemilhan Induk

Oleh karena ikan cupang merupakan ikan hias, agar hasil budidaya anda dapat berharga mahal dan laku dipasaran pilihlah induk cupang yamg memiliki warna dan tampilan menarik, supaya anakan yang dihasilkan memiiki tampilan sama atau lebih menarik dari induknya.

Cupang yang sudah dapat dijadikan indukan adalah ikan yang sudah  memiliki umur 5 – 6 bulan. Ikan jantan warnanya akan terlihat cemerlang sedangkan pada betina perutnya akan terlihat buncit karena berisi telur.

Pemijahan

Pemijahan ikan cupangDalam budidaya ikan cupang, proses pemijahan bukanlah perkara yang sulit. Indukan yang akan dipijahkan dimasukkan ke wadah pemijahan yang telah disiapkan. Cara yang dilakukan adalah dengan memasukan pejantan terlebih dahulu da sipejantan ini akan membuat sarang dibawah substrat (tanaman air) untuk tempat menaruh telur.

Barulah indukan betina kemudian dimasukkan secara perlahan supaya sarang yang telah dibuat tidak rusak. Biasanya pejantan ikan cupang akan menyerang betina selama beberapa menit, sesudah itu mereka akan terlihat akur. Walau begitu, terkadang ikan cupang jantan akan menyerag betina secara terus menerus, jika begitu gantilah indukan betina dengan yang lain.

Proses pemijahan akan berlangsung pada malam hari. Sehingga perlu dicek apakah proses pemijahan sudah berlangsung atau belum setiap paginya. Tandanya adalah ikan cupang betina akan menepi di pojok wadah pemijahan, kalau sudah begitu segeralah pindahkan ikan betina ke tempat lain. Salah satu hal yang sering menyebabkan kegagalan budidaya ikan cupang adalah terlambatnya memindahkan ikan indukan betina setelah pemijahan. Hal ini dikarenakan ikan betina memiliki kebiasaan untuk memakan anaknya. Telur ikan cupang akan menetas 2 – 3 hari kemudian. Biarkanlah ikan cupang jantan berada di wadah pemijahan selama 3 – 4 hari atau saat busa hilang. Setelah busa hilang pindahkanlah ikan cupang jantan ke tempat lain dan biasanya larva ikan sudah bebas berenang.

Pembesaran

Larva ikan cupang.jpgSetelah usia 4 hari larva ikan cupang baru boleh diberi makan, yaitu infusaria (plankton dari hasil pemupukan). Kemudian pada hari ketujuh larva diberi kutu air saring. Selama proses pemeliharaan larva ini, wadah pemeliharaan perlu diberi aerasi kecil karena larva belum bisa mengambil oksigen di udara. Labirin yang merupakan alat pernafasan tambahan untuk mengambil oksigen dari udara baru akan terbentuk setelah 12 hari.

Agar benih yang banyak ini tidak penuh sesak maka pindahkanlah ke kolam yang lebih besar. Tempat pembesaran budidaya ikan cupang ini bisa di kolam atau aquarium berukuran 1 x 2 x 0,4 m dengan kedalaman air 25 cm. Gantilah air tempat pemeliharaan anakan cupang ini setiap 2 minggu sekali. Penggantian air dilakukan dengan membuang separuh air lama kemudian memasukan air bersih yang baru.

Setelah umur 1 bulan, anakan ikan cupang jantan sebaiknya dipelihara satu per satu dalam botor agar kondisi fisiknya tetap bagus. Seperti yang kita tahu pejantan cupang gemar berkelahi yang dapat menyebabkan siripnya rusak,  ikan yang siripnya rusak ini tidak laku di jual. Ikan cupang hasil budidaya yang berumur 2,5 – 3 bulan sudah dapat anda jual ke pasaran. Agar mendapatkan warna ikan cupang yang lebih cemerlang gunakanlah rendaman air daun ketapang dalam pemeliharaannya. Sebanyak satu lembar daun ketapang sudah cukup untuk 30 liter air.

Related Posts

Add Comment