Budidaya Kunyit Dalam Polybag

Tanaman kunyit dapat dibudidayakan pada lahan terbatas, misalnya di pekarangan untuk dijadikan taman obat tradisional. Budidaya kunyit dalam polybag pada prinsipnya adalah perbaduan teknologi budidaya dan seni berkebun dalam wadah atau tempat yang terbatas. Upaya untuk menghasilkan tanaman kunyit dalam polybag agar dapat tumbuh subur dan produktif menghasilkan rimpang diperlukan perhatian khusus dalam hal penyiapan media tanam, penanaman dan pemeliharaan tanaman.

Media Tanam

Dalam penyiapan media tanam di dalam polybag, perlu diperhatikan agar polybag ukurannya serasi dengan tanaman kunyit, terbuah dari bahan yang kuat sehingga tidak muda sobek serta dapat menampung media tanam dan unsur hara untuk pertumbuhan tanaman kunyit. Media tanam dapat dipilih alternatif dari campuran tanah, pasir dan pupuk kandang (perbandingan 1 : 1 : 1), tanah dan pupuk kandang atau sekam ( 1 : 1) atau tanah dengan kompos (1 : 1). Cara mengisi media tanam ke dalam polybag, mula mula masukkan selapis pecahan bata merah atau genting ke dalam pot, kemudian masukkan pula serasah atau jerami kering di atas lapisan bata merah. Selanjutnya, masukkan media tanam hingga mencapai 1 cm di bawah bibir atas polybag, kemudian disiram dengan air bersih hingga media tanam tersebut cukup basah atau lembap.

Menanam Kunyit dalam Polybag

Budidaya kunyit dalam polybag dapat dilakukan setiap waktu atau sepanjang musim. Cara menanamnya, mula-mula siapkan rimpang bibit kunyit yang telah bertunas sepanjang 3-7 cm, kemudian tanamkan rimpang bibit kunyit tepat di tengah-tengah polybag atau bisa jg dalam satu polybag ditanami 2-4 rimpang bibit pada jarak tanam 5  10 cm. Tanah dekat pangkal batang bibit tanaman kunyit ditekan pelan-pelan, kemudian disiram air bersih hingga cukup basah atau lembap. Tanaman kunyit dalam polybag disimpan ditempat yang teduh selama beberapa waktu (2 – 4 minggu) hingga tanaman segar kembali.

Pemeliharaan Budidaya Kunyit dalam Polybag

Pemeliharaar tanaman kunyit dalam polybag pada awal pertumbuhan antara lain pengairan atau penyiraman. Pemberian air sebaiknya dilakukan secara kontinu 2 kali sehari, yaitu pagi dan sore hari. Pada stadium tanaman dewasa, pengairan dikurangi atau disesuaikan dengan keadaan media tanam dan cuaca.

Polybag yang berisi tanaman kunyit sebaiknya ditempatkan di ruang terbuka atau mendapat sinar matahari, terutama sinar matahari pagi. Tanaman kunyit dalam polybag yang kekurangan sinar matahari pertumbuhannya kurus. Polybag berisi tanaman kunyit ditempatkan secara berjajar dengan jarak antara 20 – 30 cm. Pada umur 2 minggu setelah tanam, media tanam dalam polybag sering ditumbuhi rumput liar (gulma). Gulma disiangi, dengan cara mula-mula mencabut rumput liar, kemudian dikumpulkan di tempat pembuangan sampah.

Media tanam dalam polybag juga cepat memadat, sehingga perlu digemburkan secara periodik 2 – 4 minggu sekali disesuaikan dengan keadaan pertumbuhan tanaman kunyit yang anda tanam. Pemberian pupuk perlu dilakukan secara periodik antara 1-2 bulan sekali, tergantung keadaan pertumbuhan tanaman. Jenis pupuk yang praktis digunakan adalah pupuk kandang 1/2 kg/polybag dan pupuk NPS sebanyak 30 g dilarutkan dalam 10 liter air. Larutan pupuk tersebut disiramkan ke dalam media tanam dalam polybag sebanyak 200 – 250 cc setiap kali pemupukan. Saat budidaya kunyit dalam polybag telah berlangsung selama 8 – 10 bulan, tanaman sudah dapat dipanen. Cara memanennya dengan mencabut seluruh tanaman kemudian diambil rimpangnya dan dikumpulkan sebagai bahan baku bumbu dan obat tradisional keluarga.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *