Budidaya Maggot BSF dengan Em4

budidaya maggot bsf dengan em4Pada tahun 2020 ini, budidaya maggot khususnya jenis BSF sedang digandrungi. Maggot BSF adalah fase larva dari lalat tentara atau dalam bahasa inggris disebut Black Soldier Fly. Fase larvanya ini berlangsung cukup lama, yaitu sekitar 4 minggu.

Berbeda dengan kebanyakan lalat rumah, Black Soldier Fly tidak membawa bibit penyakit di dalam tubuhnya. Jadi anda tidak perlu khawatir mengenai masalah kesehatan jika anda membudidayakan maggot BSF ini.

Manfaat Maggot BSF

Jika tidak memberikan manfaat bagi manusia tentu tidak ada orang yang mau melakukan budidaya maggot BSF. Beberapa manfaat dari maggot BSF ini diantaranya adalah :

  • Untuk mengolah / mendegradasi sampah organik dengan cepat. Salah satu kota yang telah menggunakan serangga ini adalah Bandung, dimana 10.000 maggot dapat menghabiskan 1 kg sampah organik dalam 24 jam.
  • Memiliki nilai gizi yang tinggi, kadar protein Maggot BSF sekitar 43%. Walau kadar proteinnya tinggi, larva serangga ini tentunya bukan untuk dikonsumsi manusia. Dikarenakan kadar proteinnya tersebut ia biasa dimanfaatkan sebagai pakan ikan dan ayam.
  • Hasil sisa degradasi sampah organik oleh Maggot BSF ternyata sangat baik untuk dijadikan pupuk organik. Para pakar pertanian telah meneliti kandungan unsur hara didalamnya dan ternyata didapatkan hasil bahwa sisa makanan Maggot BSF ini memiliki unsur hara yang lengkap dan banyak sehingga baik untuk tanaman.

Em4 pada Budidaya Maggot

Em4 merupakan sebuah merk dari larutan yang didalamnya berisi 80 jenis mikroorganise yang berfungsi untuk mendegradasi limbah organik. Di dalam budidaya Maggot, penggunaan Em4 ini memiliki maksud untuk mendegradasi limbah organik yang akan digunakan untuk memancing datangnya lalat BSF sehingga serangga ini akan bertelur di dalam limbah tersebut.

Selain sebagai pemancing untuk mendatangkan lalat BSF, Em4 juga akan mempermudah Maggot untuk mencerna makanan yang kita sediakan sehingga pertumbuhannya akan berlangsung lebih cepat. Dikarenakan pertumbuhan menjadi lebih tepat maka tentu saja akan menyebabkan hasil dari budidaya Maggot Bsd dengan Em4 menjadi lebih banyak jika dibandingkan dengan tanpa menggunakan larutan mikroorganisme ini.

Tahapan Budidaya Maggot

Melakukan budidaya maggot ini tidak sulit untuk dilakukan tetapi memerlukan lokasi yang agak luas. Selain masalah lokasi, diperlukan juga ketekunan dan waktu yang cukup banyak apalagi jika anda berencana melakukan budidaya berskala besar.  Sehingga ada baiknya anda mempekerjakan 1 atau 2 orang untuk membantu anda dalam mengurus budidaya Maggot Bsf anda.

Bahan

Peralatan dan bahan yang dibutuhkan pun mudah didapatkan di pasar, yaitu :

  • Kandang
  • Baskom dengan diameter minimal 50 cm
  • EM4 (anda bisa menggantinya dengan larutan yang berisi mikroorganisme dekomposer lain)
  • Kantong Plastik berukuran besar
  • Ajinomoto
  • Molase
  • Dedak

Kandang

kandang maggotKandang ini berfungsi sebagai tinggal lalat sehingga ia bisa bereproduksi dan menghasilkan telur-telur yang akan menjadi maggot BSF. Untuk skala UMKM, anda bisa membuat kandang berukuran 3 x 4 x 3 meter. Dengan kandang ukuran ini anda bisa menampung ratusan ribu maggot dan menghasilkan sekitar 1 ton pupuk organik dalam 1 bulannya.

Membuat kandang berukuran lebih kecil pun sebenarnya tidak masalah, karena ada juga peternak skala kecil yang menggunakan kandang berukuran 1 x 1 x 1 meter. Tetapi bagi saya melakukan budidaya maggot dengan ukuran kandang yang sekecil itu, hasilnya kurang menjanjikan. Kalau hanya untuk iseng-iseng dan hitung-hitung mengurangi sampah organik disekitar rumah, ukuran mini seperti itu bolehlah.

Kandang maggot ini boleh terbuat dari berbagai jenis bahan yang penting kondisinya tertutup dan memiliki saluran udara yang baik. Bagi yang ingin menghemat biaya, anda dapat menggunakan jaring-jaring seperti yang anda bisa lihat di gambar diatas.

Menarik Lalat BSF

Saat fase awal anda melakukan budidaya tentunya anda harus bisa menarik lalat BSF untuk mau datang ke kandang anda dan bereproduksi disana. Menarik lalat BSF ini sebenarnya tidak susah, anda hanya perlu menyiapkan makanannya dan ia akan datang dengan sendirinya. Pembuatan media ini tiaklah sulit, berikut langkah-langkahnya :

  • Masukkan air sebanyak 2 liter dan 100 ml molase kedalam baskom. Jika anda kesulitan mendapatkan molase bisa diganti dengan 10 sendok gula pasir.
  • Masukkan 5 kg dedak dan 100 gram ajinomoto ke dalam baskom tadi dan aduk hingga merata.
  • Tuangkan 20 ml cairan em4 kedalam baskom, anda bisa menggantinya dengan larutan mikroorganisme dekomposer merk lain dengan takaran yang sama.
  • Siapkan kantung plastik berukuran besar, minimal ukuran 50 x 100 cm. Masukkan media tadi ke dalam kantung plastik dan kemudian diikat dengan rapat.
  • Mikroorganisme yang ada didalam larutan Em4 akan memfermentasi media yang kita buat tadi. Dalam waktu kira-kira 3 minggu kemudian, buka plastik dan tuang cairan hasil fermentasi tadi ke dalam baskom.
  • Tutup baskom tadi menggunakan daun pisang, lalu ditaruh di luar rumah pada tempat yang sejuk dan aman dari gangguan kucing, anjing ataupun ayam.
  • Dalam waktu 2-3 hari, lalat Black Soldier Fly akan berdatangan dan bertelur didalam media yang telah kita buat tadi.
  • Masukkan baskom tadi ke dalam kandang yang telah anda siapkan.
  • Dalam waktu sekitar seminggu telur maggot bsf ini akan menetas menjadi larva.

Panen Budidaya Maggot BSF

Anda sudah dapat memanen maggot BSF anda pada usia 2 minggu setelah telur menetas. Agar budidaya anda selalu berjalan, maka sediakanlah baskom-baskom yang berisi media yang dibuat menggunakan dedak dan em4 seperti yang kita gunakan untuk memancing lalat BSF di atas. Semakin banyak baskom berisi media yang anda sediakan tentu saja semakin banyak hasil panen budidaya anda.

Saya lebih menyarankan anda untuk menjual saat BSF memasuki fase prepupa karena harganya jauh lebih mahal dibandingkan anda memanennya dalam fase larva. Fase prepupa terjadi saat berumur sekitar 3 – 4 minggu setelah telur menetas. Harga jual maggot BSF (fase larva) hanya sekitar Rp 10.000 per kilonya sedangkan saat fase prepua anda bisa menjualnya di harga 100 ribu per kilo. Perbedaan harga jualnya jauh sekali bukan.