Budidaya Pembesaran Ikan Mas Di Keramba Jaring Apung

Budidaya Pembesaran Ikan Mas Di Keramba Jaring Apung – Jika menengok ke waduk cirata atau jatiluhur di jawa barat. Vabtaj terlihat keramba jaring apung yang memenuhi permukaan wilayah waduk waduk tersebut di dalamnya biasanya terdapat ikan mas. Selain di kedua waduk tersebut masih terdapat beberapa waduk potensial untuk menjadi lokasi pembesaran ikan mas, misalnya waduk saguling, kedung ombo, wadas lintang dan sempor. Sungai dan situ juga bisa dijadikan lokasi pembesaran ikan mas dengan keramba jaring apung.

Budidaya Pembesaran Ikan Mas Di Keramba Jaring Apung

A. Peluang Usaha Budidaya Pembesaran Ikan Mas Di Keramba Jaring Apung
Ikan mas banyak disukai masyarakat untuk menu masakan, baik di rumah makan, hotel dan pemancingan. Ikan yang juga disebut sebagai ikan karper ini mudah dibudidayakan di berbagai waktu. Usaha pembesaran dapat dilakukan dalam satu segmen atau lebih dari satu segmen. Salah satu segmennya yaitu menebar benih ukuran 5-7 cm hingga siap panen (4-5 ekor/kg)

B. Memulai Usaha
Berikut beberapa langkah yang harus dilakukan dalam memulai Budidaya Pembesaran Ikan Mas Di Keramba Jaring Apung.
1. Pilih lokasi yang airnya bersih dan jernih dengan pH 6,5-8,5, suhu 24-32 derajat celcius, oksigen terlarut 3 ppm dan tidak tercemar.
2. Surat perijinan harus jelas, terutama jika menggunakan perairan umum seperti cirata dan jatiluhur.
3. Buat keramba jaring apung berbentuk bujur sangkar dengan ukuran 100 m2 sebanyak 8 unit
4. Siapkan peralatan yang dibutuhkan seperti ember, seser, termometer,pH kit untuk menguji kualitas air
5. tebar benih ikan mas dengan padat tebar 100-200 ekor/m3
6. Ketahui sentra budi daya ikan mas sebagai referensi untuk mendapatkan benih

C. Kendala
– Saat Musim hujan terkadang terjadi up welling pada lokasi budidaya sehingga  sering terjadi kematian massa.
– Kontruksi KJA harus kuat untuk mengatasi guncangan yang agak kencang jika terjadi hujan deras dan angin kencang
– Biaya operasional relatif Besar

D. Strategi
– Pilihlah benih yang berkualitas dan sudah terjui. Informasi benih dapat diperoleh dari sesama pembuidaya yang telah berhasil
– Berikan pakan pelet dengan protein 28-30 persen sebanyak 2-3 % dari bobot ikan. Frekuensi pemberiannya 3 kali sehari.
– Hitunglah kebutuhan pakan secara tepat agar tidak boros. Hal itu karena keuntungan dapat diperoleh dari penghematan pakan
– Segera pisahkan ikan yang sakit agar tidak menular ke ikan yang lain
– pemeliharaan sampai panen dilakukan selama 3-4 bulan

E. Pasar
Pas ikan mas konsumsi dari KJA banyak ditampung oleh para bandar, terutama di Cirata, Jatiluhur dan Saguling. Para bandar disana pun masih kelimpugan mencari kebutuhan mereka yang belum terpenuhi. Dengan demikan, masalah pemasaran sepertinya bukan menjadi masalah utama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *