Mengenal Burung Pancawarna Akar yang Indah

Sesuai namanya, Burung Pancawarna Akar memiliki lima warna bulu yang ada di tubuhnya. Dengan kombinasi warnanya itu, burung yang bernama latin pitta guajana ini memang terlihat sangat mempesona. Walau disebut dengan nama pancawarna akar, sebenarnya burung ini tidak memiliki hubungan dengan perakaran. Ia tidak memakan ataupun bergerak disekitar perakaran tanaman. Saya sendiri kurang tahu, mengapa burung ini dijuluki demikian.

Klasifikasi

Burung ini mempunyai kicauan yang nyari, hal itulah yang menyebabkannya dimasukkan ke dalam ordo Passeriformes yang didalamnya berisi para burung yang dapat berkicau. Ordo passeriformes dapat berkicau dengan nyaring dikarenakan mereka mempunyai otot kuat di bagian lehernya yang berfungsi untuk mengeluarkan kicauan.

Di dalam taksonomi hewan yang dibuat para ahli biologi, Klasifikasi burung pancawarna akar adalah sebagai berikut :

Kingdom : Animalia
Filum : Chordata
Kelas : Aves
Ordo : Passeriformes
Famili : Pittidae
Genus : Pitta
Spesies: Pitta guajana

Habitat Burung Pancawarna Akar

Burung ini merupakan burung yang berasal di Asia Tenggara, tepatnya di Indonesia dan Malaysia. Persebarannya berada di 4 Pulau, yaitu Sumatera, Jawa, Bali dan Kalimantan. Habitat alaminya berada di hutan primer dan sekunder yang masih lebat pepohonannya.

Ia dapat hidup pada daerah dataran tinggi mulai dari 300 hingga 1.500 meter diatas permukaan laut. Burung ini biasa membuat sarang dari rerumputan kering yang ditaruhnya di pohon yang tingginya sekitar 1 – 1,5 meter di atas permukaan tanah. Populasi spesies burung ini di alam masih banyak ditemui, khususnya di pulau Sumatera dan Kalimantan.

Jenis Makanan

Burung Pancawarna Akar merupakan hewan omnivora, walau begitu ia lebih menyukai memakan serangga daripada tumbuh-tumbuhan. Makanan kesukaannya adalah semut, kecoa, kumbang, rayap dan ulat hongkong. Walau begitu saat diberi biji-bijian seperti gabah, beras merah dan ketan hitam, burung ini akan lahap memakannya.

Untuk mencari makanan ini biasanya ia akan melompat dari satu cabang pohon ke cabang yang lain. Ia memang memiliki struktur kaki yang kuat sehingga ia dapat melompak dengan baik. Saat ia tidak menemukan makanan di atas pohon, terkadang ia akan turun kebawah untuk mencari serangga kecil di antara rerumputan. Saat turun ke rerumputan inilah predatornya ular akan berusaha menangkap dan memangsanya.

Ciri Ciri Burung Pancawarna Akar

Ada 2 ciri utama yang digunakan untuk identifikasi burung pancawarna akar, yaitu :

  1. Tubuhnya berukuran sedang, dengan panjang sekitar 20 – 23 cm.
  2. Tubuhnya terdiri dari 5 warna yang berbeda. Pada bagian kepalanya berwarna kuning keemasan dengan garis berwarna hitam. Sayap dan tubuhnya berwarna cokelat dengan garis berwarna putih di sayapnya. Sedangkan pada bagian ekornya berwarna biru .

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *