Cara Budidaya Bawang Merah Organik

Bawang merahBawang merah, Allium cepa L., termasuk famili Amaryllidaceae, mengandung zat besi, vitamin C, kalium, kalsium, asam folat dan serat. Manfaat bawang merah bagi kesehatan tubuh antara lain membantu meredakan influenza dan anti bakteri. Cara budidaya bawang merah di pot sangatlah mudah.

Bawang merah dapat ditanam di dataran rendah maupun tinggi. Berdasarkan penanamannya, budidaya tanaman bawang merah dibagi menjadi dua yaitu budidaya bawang merah organik dan budidaya bawang merah non organik. Budidaya bawang merah organik merupakan bawang merah yang saat penanaman hingga panen menggunakan pupuk dan pestisida organik, sedangkan bawang merah non organik adalah yang saat budidaya tidak menggunakan bahan bahan organik.

Mengonsumsi bawang merah organik lebih sehat karena bebas dari zat kimia berbahaya. Namun demikian saat ini bawang merah organik sulit ditemukan. Harga bawang merah organik lebih mahal karena penanaman dan pemeliharaanya membutuhkan perhatian ekstra.

Ada beberapa tahapan di dalam budidaya bawang merah organik yaitu penyiapan media tanam, pemilihan dan penanaman benih, pemeliharaan, penanggulangan hama dan penyakit serta pemanenan.

Media tanam

Media tanam yang bisa anda gunakan untuk menanam bawang merah ini adalah campuran tanah gembur dan pupuk organik. Anda bisa mencampur pupuk kompos dan kandang atau menggunakan salah satunya saja. Untuk tempat saya lebih menyarankan menggunakan polybag daripada di tanah lapang.Campur tanah dan pupuk dengan perbandingan 1:1. Artinya setiap satu kilogram tanah dicampur dengan 1 kilogram pupuk. Kemudian tanah yang sudah dicampur tersebut kemudian di masukkan ke dalam polybag.

(Baca Juga : Cara Menanam Belimbing Wuluh dalam Pot)

Pemilihan dan penanaman benih

Agar hasil lebih berkualitas dan tanaman lebih tahan hama, gunakanlah bibit bawang merah unggul. Bibit bawang merah unggul dapat diperoleh di toko pertanian dekat rumah anda atau bisa juga membelinya secara online. Setelah benih diperoleh, benih sebaiknya direndam dengan air hangat selama 15 menit agar hama dan penyakit hilang. Setelah direndam kemudian dikering anginkan baru ditanam ke dalam polybag.

Pemeliharaan

Benih bawang merah mulai berkecambah satu minggu setelah tanam. Setelah benih berkecambah, lakukan pemeliharaan agar tumbuh dengan baik. Ada beberapa hal yang sebaiknya dilakukan, antara lain pemupukan susulan, penyiraman secara teratur, penyiangan dan penanggulangan hama dan penyakit.

a. Pemupukan susulan

Pemupukan susulan dilakukan agar kandungan unsur hara yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan benih tetap tercukupi. Pemupukan susulan dilakukan 8 hari setelah tanam. Pemupukan kembali dilakukan seminggu sekali.

Karena bawang merah yang akan dihasilkan merupakan bawang merah organik maka pupuk yang digunakan adalah pupuk organik cair. Pupuk ini bisa dibuat dari buah buahan busuk, gula pasir dan air putih. Semua bahan diblender atau ditumbuh halus lalu dimasukkan ke dalam botol atau ember dan ditutup rapat. Jaga jangan sampai terkena sinar matahari langsung. Diamkan selama 15 hari untuk proses fermentasi.

b. Penyiraman

Penyiraman dilakukan agar tanah tetap terjaga kelembapannya. Lakukan penyiraman sekali sehari pada pagi atau sore hari pada musim hujan. Pada musim kemarau, lakukan penyiraman dua kali sehari pada pagi dan sore hari.

c. Penyulaman

Jika benih lambat pertumbuhannya segera lakukan penyulaman. Ganti dengan benih yang bekualitas. Lakukan penyulaman saat usia benih kurang dari dua minggu.

d. Penyiangan

Lakukan penyiangan bersamaan dengan penyiraman. Penyiangan adalah kegiatan membasmi tanaman liar yang tumbuh di sekitar pot. Tanaman liar yang tumbuh akan ikut menyerap unsur hara sehingga dapat menganggu pertumbuhan tanaman bawang merah anda.

Penanggulangan hama

Penanggulangan hama dan penyakit secara organik dapat dilakukan dengan menyemprotkan cairan yang berisi komposisi cabe rawit, temulawak dan jahe yang dicampur dengan air. Penyemprotan ini cukup ampuh menanggulangi hama khususnya thrips, penggerek daun dan semut.

Pemanenan

Bawang merah dapat dipanen setelah 2,5 bulan masa budidaya. Proses pemanenan dengan mencabut tanamannya beserta bawang yang ada di dalam tanah.

Related Posts

No Responses

Add Comment