Cara Budidaya Ikan Gurame di Kolam Tanah

ikan GurameCara Budidaya Ikan Gurame di Kolam Tanah – Pemanfaatan lahan untuk usaha budidaya ikan gurame di Kolam tanah masih terbuka lebar selama lahan tersebut tersedia sumber air. Potensi lahan yang bisa digunakan untuk budidaya ikan gurame mudah di jumpai di daerah jawa seperti bogor, ciamis, parung (jawa barat); banjanegara, banyumas, cilacap, temanggung (jawa tengah);blitar, tulungagung dan kediri (jawa timur). Produksi ikan gurame pada tahun 2017 adalah 94.605 ton  dan kebutuhan ikan pada taun itu sebesar 150 ribu  sehingga masih ada ruang untuk budidaya ikan gurame baru.

Peluang Usaha Budidaya Ikan Gurame di Kolam Tanah

Usaha budidaya ikan gurame tidak pernah sepi peminat. Ikan ini memiliki daya tarik istimewa, baik bagi konsumen maupun pembudidaya ikan. Permintaan pasar gurame ukuran konsumsi terus meningkat dari waktu ke waktu. Sebagai gambaran kebutuhan ikan gurame jabotabek saja  sebesar 20 ton per hari. Pasalnya, walaupun harganya cukup tinggi, ikan gurame memiliki cita rasa yang enak dan gurih yang tidak dimiliki ikan konsumsi lainnya.

Cara Memulai Budidaya Ikan Gurame di Kolam Tanah

Berikut beberapa langkah yang harus anda lakukan dalam memulai usaha pembesaran ikan gurame

  1. Pilih lokasi usaha yang memiliki sumber air dengan pH 6,5 – 8,5, suhu 24-32 C, oksigen terlarut 3 ppm dan tidak tercemar.
  2. Siapkan kolam berukuran 10 m x 10 m x 1 m sebanyak 5 unit
  3. Siapkan peralatan yang dibutuhkan seperti jaring panen, ember dan tes kit kualitas air. Jangan lupa untk menyiapkan obat obatan dan vitamin.

Kendala Budidaya Ikan Gurame di Kolam Tanah

  1. Ikan Gurame rentan terkena penyakit lups dan jamur
  2. Gurame terkenal dengan pertumbuhannya yang lambat

Strategi Mengatasi Kendala

  • Lakukan budidaya ikan gurame pada kolam berukuran kecil untuk mempermudah pengelolaan dan lebih menguntungkan
  • Tebar benih gurame berukuran 4-5 ekor per kg dengan padat tebar 10 ekor per m2
  • Berikan pakan pelet yang diselingi dengan pakan dedauan. Kandungan protein pelet yaitu 30-35%. Dosis pakan sebanyak 3-5% bobot ikan dan frekuensi pemberiannya 3-4 kali sehari.
  • Panen ikan setelah berukuran 2 ekor per kg atau selama 4 bulan pemeliharaan.
  • Tambahkan vitamin atau imunostimulan pada pakan untuk meningkatkan daya tahan ikan gurame selama pemeliharaan.

Pasar

Ikan Gurame yang sudah masuk ukuran konsumsi mudah untuk dipasarkan. Kota kota besar Indonesia merupakan pasar lokal yang dapat menjadi tujuan penjualan seperti Jakarta, Bogor, bandung, Surabaya, Semarang, Medan, Makassar dan Bali. Namun kebutuhan dari semua daerah tersebut belum bisa terpenuhi karena pasokannya yang tidak memadai dan kontinu. Dengan demikian usaha pembesaran ikan gurame sangat potensial untung dijalankan

Biaya Budidaya Ikan Gurame

Investasi Awal Budidaya :
Pembuatan Kolam Rp 2.000.000
Pompa air dan Instalasi Rp 2.000.000
Peralatan Budidaya dan panen Rp 1.000.000
pH kit Rp.300.000
Total Investasi Awal Budidaya Ikan Gurame = 5.300.000

Biaya Operasional
Penyusutan investasi 10% Rp 530.000
Benih 5.000 ekor Rp 20.000.000
Pelet 2.900 kg Rp 26.100.000
Tenaga kerja 4 bulan Rp 3.200.000
Obat obatan Rp 1.000.000
Total Biaya Operasional 50.830.000

Perkiraan perhitungan Pendapatan dan Keuntungan Budidaya Ikan Gurame :
Omset : 5.000 ekor x 90% x 0,5/ ekor x Rp 30.000 = Rp 67.500.000
Keuntungan : Omset – Biaya Operasional = Rp 16.670.000

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *