Cara Budidaya Ikan Nila di Kolam Terpal

Budidaya Ikan NilaCara Budidaya Ikan Nila di Kolam Terpal

Pemerintah Republik Indonesia menargetkan pada tahun 2018 ini target produksi ikan nasional sebesar 22,46 juta ton. Salah satu komuditas utama ikan yang diproduksi indonesia adalah ikan nila.

Ikan nila merupakan ikan populer yang banyak warung/restoran menjualnya dalam bentuk masakan. Kebutuhan konsumsi dan produksi ikan nila pun masih timpang dimana produksi jauh lebih rendah daripada kebutuhannya.

Budidaya ikan nila di kolam terpal selain tidak terlalu memakan tempat juga relatif murah. Dengan modal 5 jutaan pun anda sudah bisa memulai usaha ini dan dari budidaya ikan nila anda dapat menghasilkan keuntungan hingga 50% dalam 4 bulan. Menarik bukan?

Memelihara ikan nila di kolam terpal juga dapat anda lakukan di pekarangan rumah anda karena hanya membutuhkan sebuah lahan seluas 100 m2. Bagi anda yang tinggal di kabupaten tentu lahan sebesar itu masih lebih kecil dari luas pekarangan anda.

Peluang Usaha Budidaya Ikan Nila di Kolam Terpal

Ikan nila cukup dikenal oleh masyarakat indonesia sehingga pemasarannya mudah, contohnya nila mmerah yang sering dibuat filet untuk pasar lokal maupun ekspor. Adapun budidaya ikan nila di kolam terpal mudah dilakukan di lokasi manapun, bahkan di lahan yang kurang produktif sekalupun. Pengelolaanya juga relatif mudah karena dengan pemberian pakan yang cukup pertumbuhannya relatif cepat. Selain itu, ikan nila tergolong ikan yang cukup tahan terhadap serangan penyakit.

 Memulai Usaha Budidaya Ikan Nila di Kolam Terpal

Berikut ini beberapa langkah yang harus dilakukan dalam memulai usaha Budidaya Ikan Nila di Kolam Terpal :

  1. Buatlak kolam berkuran 100 m2, kolam terpal dapat dibuat dengan menggali tanah lalu di lapisi dengan terpal.
  2. Siapkan peralatan budidaya dan panen yang dibutuhkan.
  3. Tebar benih berkualitas dengan padat tebar 100-200 ekor/m3

 Kendala Budidaya Ikan Nila di Kolam Terpal

Kendala yang paling sering terjadi pada budidaya ikan nila adalah pencemaran air yang dapat mengganggu pertumbuhan ikan nila.

Strategi

  • Percepat pertumbuhan dengan hanya memlihara nila jantan
  • Berikan pakan pelet dengan protein 28-30% sebanyak 2-3% dari bobot ikan. Frekuensi pemberian pakannya tiga kali sehari.
  • Jaga kualitas air dan berikan pakan yang baik
  • Panen dilakukan setelah ikan nila dipelihara selama 3-4 bulan.

Pasar
Nila konsumsi merupakan salah satu jenis ikan yang sangat digemari oleh orang indonesia sehingga pasarnya masih terbuka luas. Selain itu ikan nila merah merupakan salah satu komoditas ekspor yang dicari untuk dijadikan fillet.

Itulah sedikti tentang bagaimana cara Budidaya Ikan Nila di Kolam Terpal, semoga artikel ini dapat membantu anda yang ingin mencoba untuk memulai memelihara ikan nila.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *