Cara Budidaya Kacang Panjang Secara Organik di Pot

Cara Budidaya Kacang Panjang Secara Organik – Kacang panjang sayuran yang sangat populer di Indonesia. Hampir setiap hari kita memakan sayuran ini. Tanaman kacang panjang merupakan tanaman yang berasal dari afrika. Tanaman ini sangat cocok dibudidayakan di iklim tropis seperti Indonesia.

Walau biasanya tanaman ini ditanam di perkebunan yang luas. Tanaman kacang panjang dapat di budidayakan di dalam pot secara organik. Anda dapat menanam tanaman ini di halaman rumah anda.

Dalam menanam tanaman kacang panjang secara organik ada 5 hal yang perlu anda perhatikan yaitu media tanam, pemilihan bibit dan pemeliharaan.

  1. Media Tanam
    Salah satu media tanam yang diperlukan dalam budidaya kacang panjang secara organik adalah pot atau bisa juga plastik jika menghemat biaya. Pilih lah pot yang berukuran sedang.
    Tanah yang digunakan adalah tanah gembur berpasir dan pupuk organik padat seperti pupuk kompos atau pupuk kandang. Campur tanah dan pupuk dengan perbandingan 1:1 kemudian siram dengan air agar kelembapan terjaga lalu didiamkan selama satu hari baru media tanam ditanami dengan bibit Kacang Panjang.
  2. Pemilihan dan Penanaman Benih
    Gunakanlah benih kacang panjang yang unggul mutunya dan dibeli dari sumber terpercaya, karena sering juga ditemukan benih kacang panjang yang katanya unggul taunya isinya benih biasa yang kurang bagus.
    Setelah benih diperoleh rendam bibit kacang panjang di air hangat bersuhu 45 derajat selama 10 menit. Benih yang baik adalah benih yang tenggelam saat direndam.
    Setelah itu ambil benih yang tenggelam saat direndam kemudian di angin anginkan selama semalam. Setelah itu benih langsung dapat ditanam di media tanam yang telah anda punya. Dalam 1 lubang tanam masukan 2 butir benih, setelah itu disiram air.
  3. Pemeliharaan
    Agar pertumbuhan kacang panjang anda baik anda perlu melakukan pemeliharaan secara rutin. Ada 5 hal yang perlu anda perhatikan dalam pemeliharaan kacang panjang yaitu, pemupukan susulan, penyiraman, penyulaman, penyiangan dan pemberian ajir.
    a. Pemupukan Susulan
    Pemupukan susulan perlu dilakukan karena setiap hari kandungan hara dalam tanah berkurang, dengan pemupukan susulan maka unsur hara didalam tanah akan terus terjaga. Pemupukan susulan dilakukan satu minggu setelah masa tanam dan dilakukan lagi per 2 minggu sekali. Gunakanlah pupuk cair organik untuk melakukan pemupukan susulan ini.
    b. Penyiraman
    Penyiraman dilakukan agar kelembaban tanah tetap terjaga. Lakukan penyiraman secara teratur sesuai kebutuhan. Pada musim hujan, lakukan penyiraman sekali sehari pada musim kemarau lakukan penyiraman di waktu pagi dan sore hari.
    c. Penyulaman
    Pertumbuhan benih kadang tidak sesuai yang diharapkan, seperti lambat atau malah tidak tumbuh. Jika itu terjadi lakukan penyulaman (mengganti dengan benih yang baru). Lakukan penyulaman ketika benih berusia kurang dari satu minggu.
    d. Penyiangan
    Tanaman liar yang tumbuh di sekitar pot akan mengganggu pertumbuhan tanaman kacang panjang anda oleh karena itu perlu di siangi. Lakukan penyiangan setiap hari bersamaan dengan waktu menyiram tanaman.
    e. Pemberian Ajir
    Tanaman kacang panjang merupakan tanaman merambat sehingga perlu media untuk merambat saat tanaman mulai besar. Meda yang biasa digunakan untuk merambat adalah kayu atau bambu. Tancapkan kayu atau bambu disebelah benih kacang panjang agar saat benih mulai besar dengan sendirinya tanaman akan merambat ke ajir yang telah kita siapkan.
  4.  Panen
    Tanaman kacang panjang mulai dapat dipanen sekitar 4 bulan setelah ditanam. Pemanenan di lakukan setiap pagi atau sore hari dengan memtik kacang panjang hingga putus dari tangkai.

Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi anda, selamat melakukan budidaya kacang panjang secara organik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *