Cara Budidaya Paprika Secara Organik

paprika organikCara Budidaya Paprika Secara Organik – Paprika, Capsium annuum termasuk tanaman yang masuk familiki Solanaceae. Paprika mengandung banyak vitamin C yang berguna bagi kesehatan tubuh. Paprika merupakan tanaman terong terongan yang berasal dari benua amerika, khususnya amerika selatan yang kemudian kini menyebar dan dibudidayakan di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Pada kesempatan kali ini nusabudidaya akan membahas bagaimana cara budidaya Paprika secara organik. Paprika organik tentu akan lebih sehat dikonsumsi daripada paprika non organik karena bebas dari bahan kimia berbahaya. Selain itu harga jual paprika organik jauh lebih tinggi daripada paprika non organik.

Media Tanam

Pot dapat digunakan untuk menjadi media tanam paprika organik. Gunakanlah pot yang berukuran sedang. Atau biar hemat dapat juga menggunakan kantong plastik.

Masukkan tanah gembur dan pupuk organik kedalam pot. Tanah yang digunakan adalah tanah yang gembur dan berpasir. Pupuk yang digunakan bisa pupuk organik cair, pupuk kompos atau pupuk kandang.

Untuk pupuk popos atau pupuk kandang campur pupuk dan tanah dengan takaran 1 : 1. Untuk pupuk organik cair dapat dilihat di bagian penggunaan pada kemasan. Siram tanah yang telah dieri pupuk dengan air agar kelembapan media tanam terjaga.

budidaya paprika organikPemilihan dan Penanaman Bibit

Penyeleksian bibit tanaman secara teoat menentukan keberhasilan budidaya paprika. Benih yang baik lebih tahan terhadao serangan hama dan penyakit. Benih dapat anda peroleh di toko pertanian disekitar anda, atau anda dapat juga membeli benih paprika secara online.

Rendamlah benih pada air bersuhu sekitar 45 derajat celsius selama kurang lebih 10 menit agar benih bebas dari hama atau penyakit yang menempel. Benih yang baik akan tenggelam saat direndam. Pilih benih yang tenggelam tersebut untuk ditanam di media tanah  yang sudah anda persiapkan.

Pemeliharaan

Benih paprika akan mulai bekecambah kurang lebih 5 hari setelah masa tanam. Agar paprika organik dapat tumbuh secara optimal dipelukan pemeliharaan yang baik diantaranya :

  1. Pemumpukan susulan
    Pemupukan susulan di lakukan sekitar satu minggu setelah masa tanam. Lakukan pemupukan lagi 3 minggu sekali menggunakan pupuk organik cair.
  2. Penyiraman
    Untuk menjaga kelembapan tanah, lakukan penyiraman secara teratur. Pada musim hujan, lakukan penyiraman satu kali sehari sedangkan pada masim kemarau dilakukan penyiraman 2 kali sekali.
  3. Penyiangan
    Bersihkanlah tanaman liar yang tumbuh disekitar pot. Lakukanlah pembersihan ini sesering mungkin agar tanaman paprika organik anda tidak terganggu pertumbuhannya

paprikaPanen

Tanaman paprika dapat dipanen kurang lebih 3,5 bulan setelah tanam.

Pemanenan dilakukan pada pagi atau sore hari memetik buah paprika hingga putus dari tangkainya.

Begitulah kira kira cara budidaya paprika secara organik, mudah bukan? kalau bisa budidaya organik mengapa harus menggunakan bahan kimia? Lebih sehat dan harga jual lebih tinggi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *