Cara Membuat Bibit Cabe Yang Baik

Cara Membuat Bibit Cabe Yang BaikCara Membuat Bibit Cabe Yang Baik

Untuk membuat bibit cabe yang baik perlu didapatkan dari benih yang baik pula. Anda dapat membeli benih cabe dari toko pertanian yang menyediakan benih cabe unggul. Setelah itu rendam benih pada larutan fungisida selama 12 jam dan dikeringkan hingga airnya kering. Setelah itu benih ditebarkan ke persemaian.

Selain cara ini ada cara lain yaitu biji direndam selama 10 menit pada larutan hipoklarit 10% kemudian direndam ke dalam air hangat (50 C) selama satu malam. Setelah itu, benih langsung ditebar ke persemaian.

Penyemaian benih dibedengan cukup dilakukan dengan menebarkan benih diatas persemaian. Jarak tebaran antara 3-6 cm. Bila penebarannya di polybag, benih ditanam sedalam 0,5 cm. Setelah benih ditebarkan di bedengan atau ditanam dipolybag, diatas benih ditaburkan pupuk kandang atau kompos setipis mungkin.

Benih yang sudah ditebarkan harus dilindungi dari terpaan matahari langsung atau air hujan. Untuk itu, diatas bedengan perlu diberikan mulsa dari jemari. Setelah itu, diatas bedengan dibuatkan naungan yang posisinya miring. Caranya dengan membuat tinggi naungan sebelah timur sekitar 1 m dan sebelah barat sekitar 0,75 m.

Biasanya setelah 1-2 minggu benih sudah bertunas. Bila penyemaian dilakukan di bedengan, biji yang sudah bertunas muda tersebut, atau umurnya mencapai seminggu sudah dapat dipindahkan ke polybag. Setelah dirawat di polybag, benih yang sudah tumbuh menjadi bibit muda itu dirawat dan dibesarkan hingga menjadi bibit yang siap tanam. Biasanya benih yang siap tanam tingginya sudah mencapai 10-15 cm dan umurnya sekitar sebulanan.

Untuk mendapatkan bibit yang siap tanam, tentunya semaian harus dirawat dengan baik. Secara umum, perawatan yang dilakukan antara lain penyuraman serta pengendalian serangga hama dan penyakit. Penyiraman dilakukan dua kali sehari, yaitu pagi dan sore bila sudah di bedengan penyemaian sangat panas. Bila udara lembap atau terjadi hujan, penyiraman dapat ditiadakan atau hanya sekali saja penyiramannya yaitu pagi hari.

Persemaian perlu dijaga dari kemungikinan serangga hama dan penyakit. Hama dan penyakit sering mengganggu pmbuatan bibit antara lain semut, cacing dan jamur. Terutama yang menyerang bagian pangkal batang, dapat dilakukan penyemprotan pestisida. Penggunaan pestisida mengikuti aturan yang berlaku di kemasan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *