Cara Membuat Pakan Kambing Fermentasi dengan EM4

13 views

Makanan kambingCara Membuat Pakan Kambing Fermentasi dengan EM4 – Sebelum membahas tentang pembuatan pakan kambing fermentasi mari kita bahas mengenai EM4. EM4 merupakan starter mikroba yang diciptakan oleh Prof. Dr. Teruo Higa dari Jepang. Sebenarnya tujuan utama dari produk ini adalah untuk meningkatkan kesehatan dan kesuburan tanah, bukan untuk membuat pakan fermentasi.

Di dalam EM4 terdapat berbagai macam mikroorganisme yang bermanfaat bagi pertumbuhan tanaman seperti Lactobacillus yang merupakan bakteri asam laktat, Rhodopseudomonas yang merupakan bakteri fotosintetik, Actinomycetes dan Streptomyces serta beberapa jenis jamur yang dapat mengurai selulosa. Bakteri asam laktat sangat bermanfaat bagi kesehatan pencernaan kambing dan dapat mencegah kambing terkena serangan penyakit, bakteri asam laktat ini sama seperti yang terdapat pada yakult yang dikonsumsi untuk kesehatan manusia. Jamur pengurai selulosa berfungsi mengurai selulosa yang ada pada tanaman untuk menjadikannya senyawa yang mudah dicerna.

Membuat pakan kambing fermentasi ini dapat menyebabkan daun yang digunakan sebagai pakan hijau ternak dapat bertahan lebih lama, kurang lebih sekitar 2 bulan. Hal ini sangat bermanfaat tentunya bagi peternak terlebih pada musim kemarau dimana mencari pakan hijau lebih sulit. Selain itu pakan fermentasi ini menurut penelitian dapat menyebabkan pertumbuhan kambing lebih cepat jika dibandingkan dengan kambing yang hanya diberi pakan dedaunan.

Cara membuat pakan kambing fermentasi dengan EM4 ini cukuplah mudah dan tidak memerlukan biaya yang banyak. Berikut ini langkah langkah yang perlu anda lakukan.

  1. Sediakan dedaunan, daun ini bisa menggunakan jerami jagung dan padi, daun dan pelepah pisang, pelepah pepaya dan lain sebagainya.
  2. Kemudian daun dan pelepah tersebut dihancurkan dengan menggunakan mesin pemotong sampai halus. Jika anda tidak memiliki mesin pemotong, anda bisa melakukannya secara manual tetapi pastikan daun tersebut terpotong sampai halus.
  3. Setelah daun dan pelepah tersebut terpotong halus, maka tambahkan dedak halus sebanyak 10% kemudian diaduk dengan rata.
  4. Tambahkan gula merah atau gula putih atau tetes tebu (molase) secukupnya. Untuk Molase kurang lebih dosisnya 1 liter molase diencerkan dengan air 5 liter untuk 100 kg daun.
  5. Aduk semua bahan tersebut sampai rata.
  6. Tambahkan starter EM4 untuk merangsang fermentasi.
  7. Masukkan adukan dari campuran semua bahan tersebut ke dalam wadah drum atau wadah lainnya.
  8. Tutup rapat wadah tersebut dan biarkan sampai dengan 3 minggu agar proses fermentasi berhasil.
  9. Pakan yang terfermentasi dengan baik baunya seperti bau kecap.

Setelah terfermentasi dengan baik, sebelum diberikan kepada ternak  pakan fermentasi tersebut lebih dahulu dianginkan untuk mengurangi gas metana yang dihasilkan selama proses fermentasi. Pakan ini dapat disimpan selama 2 -3 bulan asal tersimpan rapi di dalam wadah tertutup.

Itulah sedikit mengenai pembuatan pakan fermentasi menggunakan EM4, anda bisa mengganti EM4 dengan starter mikroba lainnya hanya saja pastikan kandungan starter yang anda gunakan kandungan mikrobanya dapat melakukan fermentasi dengan baik dan tidak berbahaya terhadap ternak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *