Cara Menanam Binahong

Cara menanam binahong tidaklah susah, tanaman binahong dapat diperanyak secara generatif dengan biji dan secara vegetatif dengan rimpang (umbi). Pada umumnya para hobiis tanaman hias dan obat melakukan penyiapan bibit secara vegetatif dengan rimpang (umbi) dan memisahkan anakan. Bibit tersebut dapat diperoleh dari penangkar bibit atau memproduksi sendiri, karena relatif mudah dan praktis. Hal  penting yang perlu diperhatikan pada waktu penyiapan bibit binahong adaah tumbuhnya sehat yang ditandai dengan daun daunnya hijau segar dan tidak menunjukkan adanya gejala serangan hama dan penyakit.

Penyiapan Wadah dan Media Tanam

Sebelum saya membahas mengenai cara menanam binahong. kita bahas dulu mengenai wadah dan media tanam, karena kedua hal ini sangat penting untuk disiapkan sebelum anda menanam tanaman binahong anda.

Wadah atau tempat tanam pada umumnya berupa pot atau drum atau wadah lainnya. Hal penting yang perlu diperhatikan dalam menyiapkan wadah atau tempat tanam adalah sebagai berikut :

  1. Berukuran cukup besar untuk menampung media tanam dan mengimbangi ukuran tanaman binahong.
  2. Bentuknya disesuaikan dengan keinginan dan mempunyai kedalaman tidak kurang dari 60 cm.
  3. Terbuat dari bahan yang tahan lama (kuat), berkaki dan terdapat lubang kecil di bagian dasarnya..
  4. Memiliki lubang di bagian bawanya ntuk mengatur drainase media tanam.

Sementara itu media tanam dapat disiapkan yang sudah jadi dibeli dari penangkar bibit aneka tanaman obat dan hias atau kios sarana produksi pertanian di daerah setempat, namun dapat pula media tanam dibuat atau diramu sendiri dari bahan bahan yang tersedia. Beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk media tanam dalam pot atau drum, yaitu :

  1. Mampu menopang tanaman binahong secara kokoh, sehingga tanaman berdiri tegak dan tidak mudah roboh. Media tanam disiapkan yang tidak mudah lapuk dan bisa tahan lama.
  2. Memiliki sifat porous, sehingga mampu mengalirkan kelebihan air yang tidak dibutuhkan dan tanaman dapat terhindar dari rendaman air. Media tanam yang baik ditandai tidak padat dan memiliki rongga atau pori pori sehingga drainase dan aerasi pada media tersebut berlangsung baik.
  3. Memiliki atau mengandung unsur hara yang dibutuhkan tanaman binahong, baik unsur hara makro maupun mikro sehingga kebutuhan taaman binahong akan nutrisi dapat terpenuhi. Kedalam media tanam perlu menambahkan pupuk organik atau pupuk anorganik.
  4. Kondisinya bersih, sehat dan tidak terkontaminasi jamur, virus atau tercemar bahan kimia yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman binahong. Upaya untuk mendapatkan media tanam yang sehat bisa dilakukan dengan cara menjemur media tanam tersebut pada terik matahari selama kurang lebih dua hari atau cara lain yang sering digunakan dengan mengaplikasikan peptisida dan fungisida pada media tanam.
    Campuran media tanam untuk tanaman binahon dapat dipilih dari beberapa alternatif. Anda bisa menggunakan campuran tanah, pupuk kandang dan pasir dengan komposisi 1 : 1 : 1 atau 2 : 3 : 1 atau bisa juga campuran pupuk kandang, pasir dan sekam dengan komposisi 1 : 1 : 1. Media tanam tersebut sebaiknya dicampur dahulu dengan kapur pertanian dan insektisida Furadan 3 G. Setiap volume 10 kg media tanam (1 ember) ditambah dengan 100 gram kapur pertanian dan 80 gram (4 sendok makan) Furadan 3 G untuk meningkatkan kemasaman tanah dan mengendalikan organise pengganggu tanaman dala tanah.

Pengisian Media Tanam ke dalam Pot

Kegiatan selanjutnya dalam menanam binahong adalah pengisian media tanam ke dalam wadah tanam. Cara mengisikan media tanam ke dalam wadah tanam (pot, drum) meliputi langkah kerja sebagai berikut :

  1. Siapkan pot atau drum atau wadah tanam yang bentuk dan ukurannya disesuaikan dengan kondisi tanaman binahong.
  2. Periksa bagian dasar wadah tanam agar terdapat lubang lubang kecil untuk drainase media tanam.
  3. Masukkan selapis pecahan bata merah atau genting ke dalam pot sehingga mencapai proporsi maksimal 1/3 bagian wadah tanam.
  4. Masukkan selapis seresah atau jerami kering di atas lapiran bata merah.
  5. Masukkan media tanam pilihan, misalnya capuran tanah, pupuk kandang dan pasir pada perbandingan 2 : 3 : 1 hingga mencapai 1 cm dibawah bibit atas pot atau drum.
  6. Siramlah media tanam dalam pot atau drum hingga cukup basah (lembab).
  7. Simpan wadah tanam di tempat yang aman dari kemungkinan gangguan.

Cara Menanam Binahong

Waktu tanam yang paling baik adalah pada awal musim hujan. Di tempat atau daerah yang cukup sumber airnya, anda dapat menanam tanaman binahong dalam pot atau drum setiap waktu atau sepanjang musim. Tata cara menanam binahong dalam wadah tanam, baik pot maupun drum sebagai berikut :

  1. Siapkan bibit tanaman binahong, baik berupa anakan maupun rizoma (umbi) sesuai kebutuhan.
  2. Gali lubang kecil dalam media tanam tepat di tengah tengah wadah tanam dengan tangan atau alat bantu lainnya.
  3. Letakkan bibit tanaman binahong tepat di tengah tengah pot atau drum kemudian tanahnya diletakkan pelan pelan dekat pangkal batang bibit.
  4. Siram media tanam dalam pot hingga cukup basah atau lembab.
  5. Tancapkan penyangga dari kayu atau bambu atau bahan lain untuk tempat merambatnya tanaman binahong.
  6. Simpan tamblampot yang baru ditanami binahong tadi di tempat yang teduh selama beberapa waktu ( 2 – 4 minggu) hingga tanaman segar kembali.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *