Cara Menanam Bunga Mawar Dari Biji

Bunga mawarCara Menanam Bunga Mawar Dari Biji – Setelah kemarin kita belajar mengenai bagaimana cara menanam bunga mawar menggunakan stek batang dan mencangkok. Kali ini kita akan mencoba mengenai bagaimana caranya jika penanaman menggunakan biji.

Menanam bunga mawar dari biji lebih populer di kalangan para pembudidaya bunga mawar. Hal ini dikarenakan dengan cara ini pembudidaya bunga mawar bisa menanam hingga ribuan tanaman dengan mudah dan cepat. Dimana satu bunga mawar bisa menghasilkan banyak biji,atau kita bisa membeli biji bunga mawar yang sudah jadi dan tinggal menanam.

Hal berbeda terjadi saat kita menanam bunga mawar dari batang dimana kita harus menyiapkan satu batang tanaman yang sudah ada untuk menjadi tanaman baru, padahal yang namanya batang tanaman mawar jumlahnya terbatas. Anda bisa membaca artikel saya tentang Cara Menanam Bunga Mawar Dari Batang untuk lebih detail mengenai stek dan mencangkok. Selain itu perbanyakan secara generatif ini dapat digunakan untuk mendapatkan jenis jenis mawar baru, terutama mawar hibrida atau hasil silangan.

Masalah utama dalam perbanakan tanaman mawar dari biji (generatif) ini adalah masa istirahat (dormansi) biji terlalu lama (panjang), di samping bakal tanaman (lembaga atau embrio) pada bijinya masih dormansi sekunder atau belum siap tumbuh. Biji mawar yang ditanam pada kondisi alami (biasa) hanya akan tumbuh sekitar 5 % pada bulan pertama, dan sisanya baru akan tumbuh setelah beberapa bulan hingga dua tahun kemudian.

Cara untuk memecahkan dormansi biji mawar adalah dengan mmenanam buah buahannya pada media lembap dan aerasi baik dengan suhu sekitar 5 C. Perlakuan khusus ini disebut teknik “After ripening”. Biji mawar yang disemai atau diperakukan dengan suhu dibawah titik beku atau di atas 10 C tidak mampu untuk memecahandormansinya.

Secara umum, Cara menanam bunga mawar dari biji dapat dibagi menjadi 4 tahapan, yaitu

a. Pemilihan buah

  • Pilih buah mawar dari tanaman induk yang sudah produktif berbunga dan jenis unggul atau sesuai keinginan.
  • Petik bunga mawar terpilih yang sudah matang (masak) di pohon.

b. Perlakuan after ripening

  • Tahapan kedua ini adalah tahapan paling penting dalam menanam bunga mawar dari biji.
  • Siapkan media semai berupa tanah berhumus dan berpasir (1:1).
  • Masukkan (Isikan) media tadi ke dalam bak persemaian atau wadah yang praktis dan layak dipergunakan untuk tempat semai.
  • Siram media semai dengan air bersih hingga cukup basah (lembab)
  • Tanamkan bunga awar satu per satu ke dalam media semai hingga cukup terkubur sedalam 0,5 – 1,0 cm.
  • Biarkan buah mawar hingga kulit luarnya membusuk pada kondisi media yang lembab, beraerasi baik dan suhu sekitar 5 C. Waktu yang diperlukan pada perlakuan after ripening berkisar antara 50 – 270 hari atau tergantung jenis mawar.

c. Pengecambahan biji

  • Ambil (angkat) biji biji mawar dari buah yang telah membusuk dalam media semai.
  • Pilih biji biji mawar yang baik, yaitu bernas dan tenggelam bila dimasukkan ke dalam air.
  • Cuci biji mawar dengan air bersih.
  • Tiriskan biji biji mawar terpilih di tempat yang teduh untuk segera disemaikan pada bak persemaian.
  • Semaikan biji mawar secara merata maupun menurut barisan pada jarak antr baris 5 – 10 cm dalam bak persemaian atau pot. Biji akan berkecambah pada umur empat minggu setelah semai.

d. Pemeliharaan bibit

  • Siram media persemaian mawar secara kontinu 1 – 2 kali sehari.
  • Sapih bibit mawar yang sudah cukup besar ke dalam polybag kecil yang sudah diisi media campuran tanah, pasir dan pupuk organik (1 : 1 : 1)
  • Pindahtanamkan bibit mawar yang sudah berumur 22 bulan ke kebun atau tempat penanaman yang tetap (permanen)

Itulah tahapan cara menanam bunga mawar, semoga artikel ini bermanfaat.

Related Posts

Add Comment