Cara Menanam Cabe Rawit Yang Baik di Pekarangan

Cara Menanam Cabe Rawit Yang Baik di Pekarangan

Cabe rawit merupakan sebuah makanan yang sangat populer di Indonesia, banyak orang yang mengatakan bahwa makan tidak nikmat tanpa cabe, mungkin anda salah satunya. Hal ini lah yang menyebabkan harga cabe rawit akan melonjak drastis pada musim hujan bahkan harganya bisa mencapai lebih dari 100 ribu rupiah.

Pada artikel kali ini tim nusabudidaya akan membahas bagaimana Cara Menanam Cabe Rawit Yang Baik di Pekarangan sehingga anda memiliki cadangan stok cabe rawit di rumah, jika harga cabe rawit melonjak drastis anda tidak perlu pusing memikirkannya karena anda sudah mempunya stok cabe rawit yang ada di pekarangan anda.

1. Pembelian bibit

Belilah bibit cabe rawit yang unggul, bibit yang unggul sangat menentukan kecepatan tumbuh, ketahanan terhadap hama serta banyanya cabe rawit yang dihasilkan. Setelah benih cabe rawit diperoleh rendam benih ke dalam air hangat supaya benih terbebas dari penyakit. Saat perendaman benih akan ada yang tenggelam dan mengapung gunakanlah benih yang tenggelam. Berhati hatilah dalam membeli bibit karena terkadang ada penjual nakal yang menjual bibit palsu sehingga tanaman cabe rawit anda akan gampang mati jika menggunakan bibit palsu tersebut.

2. Media tanam
Karena kita akan menanam cabe di pekarangan media tanamnya yang saya sarankan ada di pot saja. Karena dengan menanam cabe rawit di pot tanaman lebih mudah dipindahkan dan lokasinya pun tidak memakan banyak tempat. Gunakan tanah gembur dan dicampur dengan pupuk, saya menyarankan digunakan pupuk organik seperti pupuk kandang atau pupuk organik cair agar tanaman cabe yang dihasilkan bebas dari bahan kimia. Jika pekarangan rumah anda tidak memiliki tanah yang subur anda dapat membeli tanah di toko pertanian. Setelah media tanam siap anda bisa langsung menanam bibit yang anda punyai ke dalam media tanam anda. Buatlah lubang sedalam 1 cm kemudian masukan bibit anda ke dalamnya timbun dengan tanah, setelah itu siram dengan sedikit air untuk memancing bibit cabe supaya tumbuh.

3. Pemeliharaan
Memelihara cabe rawit di pot itu sangat mudah anda hanya perlu menyiraminya sehari sekali saja saat musim kemarau. Sebaiknya usahakan tanaman cabe anda tidak terkena hujan deras karena dapat menyebabkan tanaman cabe anda busuk. Selain itu lakukan pemupukan ulang menggunakan pupuk cair setiap sebulan sekali sehingga unsur hara pada tanaman cabe tetap ada.

Jangan lupa buang tanaman liar yang tumbuh di sekitar tanaman cabe rawit anda sehingga tidak mengganggu pertumbuhannya. Selain itu anda harus mewaspadai hama dan penyakit cabe rawit yang dapat menyerang tanaman anda. Di artikel sebelumnya kami telah membahas tentang Penanggulangan Hama dan Penyakit Cabe Secara Organik. Lakukan penangan secara organik karena jika dilakukan dengan menyemprot bahan kimia, cabe yang anda tanam bisa bersifat racun bagi anda dan keluarga yang mengonsumsinya.

4. Panen
Cabe mulai mengeluarkan buahnya di usia sekitar 2,5 bulan. Anda dapat memetiknya kapan saja sesuai kebutuhan anda.

Begitu lah Cara Menanam Cabe Rawit Yang Baik di Pekarangan, mudah kan? dan semoga artikel ini dapat membantu anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *