Cara Menanam dan Memelihara Cabe di Pot

Cabe di potCara Menanam dan Memelihara Cabe di Pot –¬†Sebelum anda menanam dan memelihara cabe anda perlu menyiapkan bibit terlebih dahulu. Anda bisa membeli bibit cabe di toko pertanian di sekitar anda. Setelah anda membeli bibit. Anda bisa langsung menanam bibit cabe tersebut ke dalam pot. Cara menanam dan memelihara cabe di pot tidak berbeda dengan budidaya tanaman buah pada umumnya. Langkah demi langkah penanaman dan pemeliharaan akan kami uraikan seperti berikut ini.

Penanaman Bibit Cabe

Jika media tanam di pot telah cukup kompak, bibit di plybag mulai dapat dipindahkan. Tanamlah bibit cabe yang sehat, berdaun, berbatang kokoh dan tidak cacat.

Penanaman bibit cabe harus dilakukan secara hati hati, jangan sampai akarnya rusak karena dapat mengakibatkan tanaman stres. Mula mula permukaan media sedikit dipadatkan. Kemudian, polybag dibuka secara perlahan kemudian dirobek.

Bibit dan medianya kemudian dimasukkan ke dalam pot yang telah diisi media tanam sebanyak sepertiga bagiannya. Sedapat mungkin bibit cabe ditempatkan di bagian tengah pot. Lalu, tambahkan media tanam ke dalam pot sampai mencapai 1 cm dari bibit pot. Permukaan media kemudian diratakan dan dipadatkan dengan tangan. Setelah itu, tanaman disiram dan ditempatkan di ruang terbuka. Usahakan tanaman mendapatkan sinar matahari penuh di pagi hari, dan siang hari tidak terkena sinar yang terik agar tanaman tidak terbakar.

Memelihara Tanaman Cabe

Setelah anda menanam cabe, tanaman cabe anda perlu dipelihara secara rutin agar tapan tumbuh dengan baik. Ada 5 hal yang perlu anda perhatikan dalam memelihara tanaman cabe, yaitu :

1. Penyiraman
Media tanam untuk menanam tanaman cabe harus dijaga kelembapannya. Untuk menjaga kelembapan media, siramlah tanaman secara rutih 1-2 kali dalam sehari.

2. Pemupukan
Pemupukan perlu dilakukan seminggu sekali jika menghendaki tanaman tumbuh subur. Sebagai tanaman di pot yang tempatnya terbatas, pupuk yang diberikan mungkin akan langsung habis tercuci pada saat penyiraman. Oleh karena itu, pupuk perlu diberikan sesering mungkin. Dosis pemberian pupuk harus ditekan serendah mungkin agar tidak banyak terbuang dan justru akan meracuni tanaman bukan memeliharanya.

3. Pemasangan Ajir
Tanaman cabe perlu ditopang dengan ajir agar dapat berdiri kokoh dan mampu menopang tajuknya yang rimbun. Apalagi jika produksi buahnya lebat pemasangan ajir harus dilakukan sedini mungkin, maksimal sebulan setelah penanaman. Pemasangan ajir yang terlambat akan mengakibatkan akar tanaman rusak. Ajir dipasang miring membentuk sudut 45 derajat dengan batang tanaman. AJir dimasukkan ke tengah tengah percabangan pertama, kemudian diikat dengan tali rafia

4. Penyiangan
Penyiangan merupakan salah satu hal penting yang perlu anda perhatikan dalam memelihara tanaman cabe. Gulma tidak hanya tumbuh di lahan, tetapi juga bisa tumbuh di dalam pot, telebih penanaman yang menggunakan pupuk kandang sebagai pupuk dasarnya. Kehadiran gulma mejadi pesaing bagi tanaman cabe dalam mencari makan. Oleh karena itu, gulma perlu disiangi dan dibuang.
Penyiangan cukup dilakukan dengan tangan dan dikorek dengan gartpu. Pada saat bersamaan lingkungan media pun harus digemburkan agar tetap porous.

5. Perempelan
Perempelan merupakan kegiatan pemeliharaan yang khas untuk tanaman cabe. Apabila tidak dilakukan perempelan, tanaman akan mempunyai bentuk kurang baik dan mengurangi kemampuang produksi tanaman.
Perempelan dilakukan terhadap tunas samping yang muncul pada tanaman yang belum memasuki fase pembuangan. Perempelan ini dilakukan 2-3 kali hingga terbentuknya percabangan utama yang ditandai dengan munculnya bunga pertama.

Itulah sedikit informasi tentang cara menanam dan memelihara cabe di pot semoga artikel ini bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *