Cara Menanam Tanaman Buah Murbei

Menanam Buah MurbeiCara Menanam Tanaman Buah Murbei

Tanaman murbei (Morus sp) yang dalam bahasa jawa disebut besaran dapat tumbuh hampir di semua jenis tanah. Namun, tanaman ini akan tumbuh baik pada daerah dengan ketinggian di atas 300 meter dari permukaan laut, dengan kondisi tanah yang gembur dan subur.

Dengan sistem pemeliharaan yang baik, murbei juga dapat diusahakan pada lahan lahan yang kurang subur, sebagai tanaman penghijauan di daera daerah gundul. Murbei juga dapat diusahakan secara besar besaran atau sebagai tanaman pagar, atau tanaman sela di pekarangan.

Tanaman murbei memiliki banyak jenis potensial untuk pakan sutera, antara lain jenis Morus alba, Morus cathayana, dan Morus caulis.

Untuk menanam tanaman murbei sangat mudah berikut tahap tahapannya.

Pembibitan Tanaman Murbei

Bibit tanaman murbei dapat berupa stek ataupun hasil persemaian bibit, baik yang berupa stek maupun persemaian, hendaknya bersal dari pohon induk yang umurnya sudah lebih dari satu tahun, cabang untuk bibit harus segar serta bebas dari hama dan penyakit.

Stek berasal dari potongan cabang yang segar, berdiameter 1-2 cm, panjang 20-25 cm dan sekurang kurangnya ada 4 ruas. Potongan stek harus miring dan jangan sampai terkelupas kulitnya atau pecah bagian kayunya. Karena itu, pemotongan cabang harus menggunakan parang atau pisau yang tajam. Hilangkan daun yang ada untuk mengurangi penguapan air. Potongan stek dapat langsung di tanam pada lahan yang telah dipersiapkan.

Jika anda ingin menanam menggunakan bibit hasil persemaian, anda bisa melakukan persemaian bibit murbei dengan kantong plastik. Ukuran kantong plastik saya rekomendasikan memiliki panjang 25-30 cm dan lebar 15 cm. Kantong plastik hendaknya dilubangi pada sudut bawah kiri, sudut bawah kanan dan bagian tengahnya. Kantong plastik diisi tanah yang sudah dicampur dengan pupuk kandang hingga mencapai 1-2 cm, dari ujung atas kantong. Setelah berumur 2-3 bulan, bibit anda sudah jadi dan bisa digunakan untuk menanam murbei.

Pengolahan Lahan dan Penanaman Murbei

Tanah yang hendak ditanami mrubei dibajak atau dicangkul lebih dahulu dengan kedalaman sekitar 20-30 cm. Pengolahan tanah dilakukan 2-3 kali agar tanah menjadi gembur. Selanjutnya, pada jarak tertentu (4-6 meter) dibuat parit parit selebar mata cangkul untuk keperluan drainase. Lahan harus sudah siap ditanami pada awal sampai pertengahan musim hujan.

Bibit yang ditanam dianjurkan berjarak 2×0,5 meter, sehingga pada lahan seluas satu hektar dapat ditanami sekitar 10 ribu pohon murbei. Menanam buah murbei sebaiknya dilakukan pada awal atau pertengahan musin hujan, supaya pada awal pertumbuhan bibit tidak kekurangan air.

Pada tempat penanaman, tanah digali dengan ukuran 40×30 cm, kedalaman 50 cm. Lubang tersebut diisi pupuk kandang atau kompos sebanyak 2kg, lalu ditutup dengan tanah sedikit. Bibit dimasukkan dalam lubang dengan tegak kemudian ditimbun tanah dan ditekan. Agar tanaman tidak roboh, sebaiknya dipasang ajir di dekat bibit yang baru ditanam. Satu bulan setelah anda menanam tanaman, tanaman murbei harus diperiksa dan jika ada bibit yang mati harus dilakukan penyulaman.

Itulah cara menanaman tanaman buah murbei semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *