Cara Menanam Tomat Organik di Pot

Cara Menanam Tomat Organik di PotCara Menanam Tomat Organik di Pot

A. Syarat Tumbuh Tomat Organik

Tanaman tomat organik idealnya ditanam pada kisaran suhu 20 sampai 27 C. Jika suhu terlalu rendah pertumbuhan tanaman akan terhambat. Demikian juga pertumbuhan dan perkembangan bunga dan buahnya yang kurang sempurna.

Pada fase Vegetatif, tanaman organik memerlukan curah hujan yang cukup. Sebaliknya pada fase generatif memerlukan curah hujan yang sedikit. Curah hujan yang tinggi pada fase pemasakan buah dapat menyebabkan daya tumbuh benih rendah.

Kelembapan relatif yang diperlukan untuk pertumbuhan tanaman tomat organik adalah 80%. Sewaktu musim hujan, kelembapak akan meningkat sehingga resiko terserang bakteri dan cendawan tinggi. Karena itu, jarak tanamnya perlu diperlebar dan areal penanamannya perlu dibebasakan dari segala jenis gulma.

Tanaman tomat organik membutuhkan penyinaran matahari penuh sepanjang hari. Namun, sinat matahari terik tidak cocok untuk pertumbuhan tanaman tomat organik. Tanaman yang ada di daerah dengan kondisi demikian akan mudah terserang cendawan busuk daun dan sejenisnya. Angin kering dan udara panas juga kurang baik dan bagi pertumbuhan tomat dan sering menyebabkan kerontokan bunga.

B. Penyemaian Tomat Organik

Sebelum anda menanam tomat organik anda perlu mencari benih tomat organik yang berkualitas. Benih tomat organik bisa didapatkan dengan mudah di berbagai toko pertanian. Benih tomat organik yang berkualitas ditandai dengan bentuk biji yang sempurna atau tidak cacat dan keriput. Setelah mendapatkan benih, saatnya melakukan penyemaian untuk mendapatkan bibit.

Benih tomat organik disemaikan sampai memiliki daun dan batang yang cukup kuat. Penyemaian hendaknya dilakukan di atas media yang terpisah dengan media tanam.

Kita dapat menggunakan media penyemaian berupa campuran tanah, pupuk kandang dan kompos. Taburkan benih pada permukaan media penyemaian dan jangan sampai bertumpuk tumpuk. Sebaiknya jarang antara benih 2-3 cm. Setelah itu tutup dengan tanah dan siram secukupnya.

Lamanya penyemaian sampai tanaman siap dipindahkan sekitar 3-4 hari. Untuk memindahkan bibit guna ditanam, pencabutan merupakan salah satu cara memindahkan bibit. Namun, sebelum dicabut siram dahulu dengan air untuk melunakan media penyemaian sehingga akar tidak putus saat ditarik. Cara lain dengan mengambil bibit tanaman tomat organik bersamaan dengan tanah disekliling bibit.

C. Media Tanam Tomat Organik

Untuk menanam tomat organik, dibutuhan media tanam organik yang sesuai dengan karakteristik tanaman tomat organik. Sebelum membahas lebih lanjut mengenai media tanam sebaiknya ditentukan dahulu pot yang akan di gunakan untuk menempatkan media tanam.

Pot yang ideal memiliki ukuran diameter minimal 30 cm. Ukuran minimal ini bertujuan agar media tanam organik cukup kuat menupang pertumbuhan tanaman tomat organik yang rimbun.

Media tanam organik yang di masukkan ke dalam pot adalah tanah lapisan atas, kompos, pupuk kandang dan arang sekam yang sudah dicampur terlebih dahulu. Pencampuran dengan perbandingan 4:1:1:1 antara tanah, kompos, pupuk kandang dan arang sekam.

Sebelum media tanam dimasukkan ke dalam pot lapisi bagian dalamnya dengan sabut kelapa atau pecahan gentang. Lapisan ini berguna untuk mengalirkan air agar tidak mengenangi daerah perakaran tanaman tomat.

D. Menanam Tomat Organik

Sebelum anda menanam tomat organik, buatlah lubang tanam pada media tanam organik yang sudah disesdiakan dengan diameter 5-7 cm dan kedalaman lubang tanam 5-7 cm. Dalam satu pot hanya dapat ditanami satu tanaman tomat organik.

Bibit yang dihasilkan dari proses penyemaian di polybag, dapat dilepas terlebih dahulu plastiknya lalu semua media tanam organik dimasukkan tanpa mencabut akar tanaman. Setelah itu tutup dan ratakan dengan tanah.

E. Perawatan Tomat Organik

Seminggu setelah anda menanam tomat organik, tanaman tomat organik perlu penyulaman yang berfungsi untuk mengganti tanaman tomat yang gagal tumbuh. Baik sakit atau rebah karena cuaca. Penyulaman dilakukan dengan cara menccabut tanaman yang terlihat tidak sehat atau mati lalu menggantinya dengan bibit yang baru.

Penyiangan dapat dilakukan 3 sampai 4 kali selama musim tanam. Penyiangan bertujuan untuk mengangkat gulma yang ada di media tanam. Selain penyiangan, perlu dilakukan pemangkasan. Setiap minggu tanaman tomat organik perlu dipangkas tunasnya pada ketiak daun. Ini untuk menghindari tumbuhnya tunas menjadi batang. Pemangkasan tunas bisa dilakukan dengan tangan.

Pemupukan susulan merupakan salah satu cara pemeliharaan tomat organik yang dilakukan. Kita bisa menyemprotkan tanaman tomat dengan pupuk organik cair yang mengandung kalium tinggi pada tanaman saat akan berbunga dan berbuah. Penyemprotan bisa dilakukan setiap minggu.

Penggunaan pupuk organik cair ini menggunakan perbandingan 1:100, yakni 1 liter pupuk cair dicampur dengan 100 liter air. Setelah pemupukan cair, kita dapat menambahkan pupuk kandang atau kompos setelah tanaman berumur 2-3 minggu dengan dosis satu genggam tanam per tanaman.

Cara pemeliharaan tanaman tomat organik selanjutnya adalah penyiraman. Tanaman tomat sebenarnya tidak terlalu membutuhkan banyak air. Kelebihan air dalam menanam tomat organik membuat pertumbuhan vegetatifnya yang subur, tetapi akan menghambat fase generatifnya. Sebaliknya, kekurangan air yang berkepanjangan akan menyebabkan pecah pecah pada buah tomat organik.

Penyiraman hendaknya disesuaikan dengan kondisi cuaca.. Bila curah hujan cukup, tidak perlu disiram justru yang harus diperbaiki adalah saluran drainase agar tidak menggenang media tanam. Pada musim kemarau penyiraman cukup dilakukan 1 x saja.

D. Penanggulangan Hama dan Penyakit

Tanaman tomat organik cukup sensitif terhadap cuaca dan hama serta penyakit. Oleh kareana itu, tanaman tomat organik perlu perwatan yang intensif. Perawatan intensif dapat menggunakan pestisida organik demi kualitas buah yang lebih baik.

Ketika tanaman tomar organik dibudidayakan di dataran rendah, tanaman ini sangat rentan terhadap hama dan penyakit. Oleh sebab itu, perhatikan cara pemeliharaan dengan benar dan perlakukan tanaman tomat organik dengan cara yang baik.

E. Panen Tomat ORganik

Buah tomat organik baru dapat dipanen ketika buah sudah matang. Biasanya buah tomat dapat dipanen setelah 60-100 hari dari waktu anda menanam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *