Cara Menanam Wortel Dalam Pot Secara Organik

WOrtel organikWortel merupakan sayuran yang sering kita makan, cara menanam wortel dalam pot secara organik yang akan saya bahas disini dimaksudkan supaya kita tidak perlu membeli lagi wortel yang sudah di semprot bahan kimia atau menggunakan bahan kimia yang berada di pasaran. Wortel yang ditanam secara kimia memiliki efek kurang baik bagi kesehatan orang yang memakannya, hal ini dikarenakan residu kimia yang ada di wortel yang kita makan jika terakumulasi selama bertahun tahun akan membuat tubuh kita menjadi bermasalah.

Cara menanam wortel secara organik tidaklah susah, ada beberapa step yang harus lakukan yang pertama adalah persiapan kemudian penanaman dan terakhir perawatan. Mari kita bahas secara mendetail di artikel ini.

Persiapan

Dalam persiapan menanam wortel ini anda harus mempersiapkan benih wortel, pot dan media tanam. Benih wortel yang baik adalah benih wortel yang bersertifikat, benih seperti itu biasanya lebih tahan terhadap cekaman lingkungan dan hama serta pertumbuhannya lebih baik. Anda bisa membeli benih ini di marketplace seperti bukalapak atau tokopedia, biasanya harganya sekitar 20 – 40 ribu per sachetnya (20 gram).

Setelah mendapat benih anda bisa mencari pot. Karena wortel adalah tanaman umbi, dimana wortel tumbuh ke bawah maka pilihlah pot yang memiliki kedalaman minimal 50 cm. Agar ada ruang untuk pertumbuhan tanaman wortel organik anda. Anda bisa menggunakan pot dari jenis apa saja misalnya pot plastik, tanah liat atau keramik juga boleh. Pastikan di pot tersebut ada lubang di bagian bawah untuk keluarnya air.

Selanjutnya kita persiapkan media tanam untuk menanam wortel organik ini. Media tanam yang baik adalah campuran tanah yang porous, pasir dan pupuk kandang. Perbandingannya adalah 2:1:2 campurkan ketiga media tersebut hingga merata.

Penanaman

Setelah persiapan selesai, cara menanam wortel dalam pot selanjutnya adalah penanaman. Memulai penanaman ini sebaiknya dilakukan pada musim penghujan, walau begitu untuk kebutuhan harian wortel juga bisa ditanam pada musim kemarau. Hanya saja jika penanaman di musim kemarau pastikan tempat tumbuh wortel tidak terlalu terkena sinar matahari langsung secara penuh, sebaiknya tempatkan dibawah atap atau dibawah pohon yang rindang. Kecuali jika anda tinggal di dataran tinggi dengan suhu rendah dan kelembapan tinggi anda bisa menempatkan tanaman wortel anda di luar.

Dalam melakukan penanaman wortel ini, pertama tama masukkan media tanam yang sudah kita persiapkan sebelumnya ke dalam pot. Sisakan ruang sekitar 3 – 5 cm pada bagian atas pot. Setelah itu kita buat lubang kecil di media tanam sedalam 1,5 cm, jika anda berniat menanam lebih dari 1 wortel dalam pot pastikan jarak antar lubang tanam minimal 7,5 cm. Setelah itu masukkan 1 benih wortel ke dalam masing masing lubang yang telah kita buat kemudian tutup lubang dengan media tanam. Memasukkan media tanam ini harus dilakukan dengan hati hati dan tidak perlu memadatkan tanahnya karena bisa merusak benih. Siram sedikit air ke dalam pot untuk merangsang pertumbuhan benih kemudian kita pindahkan pot ke luar halaman yang terkena sinar matahari pagi.

Biasanya dalam 1 minggu benih sudah tumbuh menjadi tunas, jika ada lubang yang benihnya tidak tumbuh anda bisa bongkar lubang tersebut dan melakukan penanaman ulang. Mungkin ada masalah pada benihnya sehingga tidak bisa tumbuh.

Perawatan

Hal terakhir dalam cara menanam wortel secara organik yang akan kita bahas adalah masalah perawatan. Merawat wortel tidaklah susah, yang paling penting adalah jagalah media tetap lembab pada musim kemarau siram media setiap 2 kali sehari. Pada musim hujan jika media terlihat masih lembab, tidak disiram pun tidak masalah. Kemudian lakukan pemupukan susulan, saya sendiri lebih menyarankan anda menggunakan pupuk organik cair untuk pupuk susulan ini. Lakukan pemupukan setelah tunas tumbuh dan sebulan setelah masa tanam. Yang terakhir adalah jagalah tumbuhan agar tidak bengkok, anda bisa melakukan penambahan tanah disekitar tanaman supaya tunas bisa tumbuh tegak. Tanaman wortel anda akan bisa dipanen dalam waktu sekitar 2 bulan setelah penanaman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *