Cara Mengkultur Makanan Ikan Hias Air Tawar

Mengkultur Makanan IkanCara Mengkultur Makanan Ikan Hias Air Tawar – Berikut ini cara mengkultur jenis jenis makanan ikan hias alami yang bisa anda lakukan dengan mudah di rumah. Makanan ikan yang saya bahas disini adalah infusoria dan rotifera.

Infusoria

Untuk mengkultur infusoria ini cukup disiapkan wadah dari akuarium berbagai ukuran. Kalau ini masih sulit disediakan karena butuh biaya anda bisa menggunakan panci atau ember yang penting bisa menampung air. Sebagai medium kulturnya gunakanla daun kobis, selada, talas atau daun tanaman lain yang mudah hancur. Tapi sebelumnya buanglah dulu tangkainya karena sulit hancur.

Daun kemudain kita rebus dengan air dalam panci sampai hancur. Setelah menjadi bubur lalu kita masukkan ke dalam wadah tadi dan beri air sedikit sebagai pelarut. Lantas ke dalam bubur ini kita tulari dengan bibit infusoria. Caranya, masukkan satu atau dua sendok air selokan/comberan yang kondisi airnya agak keruh. Sebab, air semacam ini lah yang banyak mengandung bibit infusoria.

Selanjutnya bubur daun dalam wadah yang telah diberi infusoria ini di taruh ditempatteduh tanpa tutup supaya tidak kekurangan udara pernafasan. Biasanya pada hari kedua sudah dapat diharapkan ada infusoria yang tumbuh. Kehadiran infusoria ini ditandai dengan timbulnya lapisan putih keruh di permukaan air. Cara memberikan makanan ikan ini di lakukan dengan mengambil langsung cairan itu dan memberikannya langsung kepada benih ikan yang sudah abis kuning telurnya. Jadi makanan ini hanya ideal bagi enih ikan yang masih muda. Kalau ikan sudah besar, bisa diberi makanan lain yang lebih besar.

Rotifera

Mengkultur rotifera dapat dilakukan dalam bak atau kolam yang luas, sebaiknya berukuran minimal 10 m persegi. Untuk kolam seluas 10m2, mula mula diberi pupuk kandang yang terbuat dari kotoran ayam kering sebanyak 10 kg ditambah 0,15 kg TSP dan 0,15 kg Urea ditambah 0,15 kg kapur tohor untuk mencegah jangan timbul suasana terlalu asam.

Sebelu semua bahan itu ditabur, kolam dibersihkan dulu lalu dikeringkan untuk membunuh benih ikan liar dan hama seperti anak kodok, siput dan sebagainya. Pengeringan pada cuaca terik cukup 2-3 hari saja. Jika mendung sebaiknya dilakukan sampai lima hari. Sedangkan jika yang digunakan bak, pengeringan cukup sehari saja.

Sebelum kolam kering, pupuk tersebut disebar rata, lalu air dimasukkan setinggi 50 cm. Jika pengisian air ini sudah mencapai batas yang diinginkan, air dihentikan dan pintu pemasukannya ditutup rapat. Biasanya bila air yang masuk ke kolam kaya akan bibit rotifera, maka dalam tempo empat hari, rotifera sudah tumbuh. Untuk menangkapnya dapat dipakai jala plankton, yaitu jala yang bermata jala 40 mili mikron.

Agar rotifera ini tidak dimakan oleh binatang lain dari luar, maka pintu pemasukan air harus diberi saringan. Ini perlu diperhatikan terutama saat kita mengisi air ke dalam kolam yang sudah diberi pupuk.

Related Posts

Add Comment