Cara Merawat Sapi Yang Baru Melahirkan

32 views

sapi yang baru melahirkanCara merawat sapi yang baru melahirkan tidaklah sulit, yang terpenting kebutuhan makanannya dipenuhi serta di beri konsentrat supaya air susunya keluar dengan lancar sehingga anakan sapi yang dilahirkannya mendapatkan asupan gizi dari air susu tersebut. Sapi yang baru melahirkan harus dirawat dengan penuh kehati-hatian. Berikan rumput yang sehat dan bersih serta daun-daunan dan kacang-kacangan dalam jumlah yang cukup. Jangan memberikan rumput yang masih muda karena gizinya kurang serta kandungan didalamnya kurang baik sehingga dapat mengganggu kesehatan.

Perawatan Induk yang Akan Melahirkan

Sebelum kita membahas cara merawat sapi yang baru melahirkan lebih lanjut ada baiknya saya sedikit mengulas tentang penanganan induk sapi yang akan melahirkan. Induk sapi yang akan beranak dimasukkan ke dalam kandang sapi yang telah disediakan. Kandang untuk beranak tersebut harus bersih dan alasnya diberi jerami kering serta suasana kandang diusahakan tenang.

Proses kelahiran sapi adalah sebagai berikut. Ketuban pecah dan air ketuban keluar, kemudian disusul keluarnya anak sapi. Tali pusat putus setelah anak sapi keluar atau jatuh di lantai kandang. Bila sapi mengalami kesulitan mengualarkan anaknya, tarik anak sapi yang baru lair ke arah bawah bersamaan dengan mengejangnya sang induk.

Anak sapi yang baru lahir biasanya dapat berdiri setelah beberapa menit lahir. Saat anak sapi lahir, indk akan menjilatinya untuk menghilangkan lendir yang ada di sekujur tubuh anak sapi tersebut. Hal tersebut karena lendir yang menutupi muka anak sapi dapat menyebabkannya kesulitan bernafas. Oleh karena itu, peternak harus membantu membersihkan lendir yang menempel, terutama pada bagian mukanya.

Jika anak sapi belum dapat bernafas, hembuskanlah udara pada hidungnya dan tepuk-tepuk bagian rusuknya. Tali pusat dikat sepanjang 5 cm di luar ikatan. Sisa tali pusat yang menempel diolesi larutan yodium. Selanjutnya, pantat, ambing dan ekor sapi dicuci dengan air hangat atau lysol. Ari-ari yang jauh dengn anak sapi ditanam, sedangkan ari-ari yang masih tergantung pada sapi dipotong. Setelah itu, ganti jerami yang basah dengan jerami kering.

Anak sapi sebaiknya cepat diberi susu induknya. Apabila ada kesulitan dalam menyusui, misalnya induk sapi tidak mau menyusi anaknya, anak sapi itu harus ditolong dan diusahakan mendapatkan susu induknya segera setelah lahir. Susu induk sapi yang awal banyak mengandung zat antibodi yang berfungsi untuk mencegah serangan penyakit. Jika anak sapi tidak diberi susu induknya maka ia akan memiliki resiko terserang penyakit berupa virus dan bakteri lebih tinggi.

Merawat Sapi Yang Baru Melahirkan

Sapi yang baru melahiran perlu perawatan yang benar, sehingga dihasilkan anak sapi yang baik dan pertumbuhannya cepat. Setelah induk sapi melahirkan, peternak harus merawat induk sapi tersebut. Tujuanya adalah induk sapi tersebut sehat sebelum, saat dan setelah melahirkan dengan memperoleh anak-anak sapi yang sehat pula.

Setelah melahirkan, sapi dirawat dan dibersihkan dari kotoran dan darah yang ada di tubuhnya. Setelah selesai dibersihkan, tempatkan induk dan anak sapi tersebut pada tempat yang aman, bersih, kering dan nyaman sehingga sapi yang diternakkan tidak kepanasan, tidak kedingingan atau tidak kebasahan karena air hujan. Hal ini dikarenakan sapi yang baru melahirkan, ketahanan tubuhnya masih lemah sehingga peternak perlu meminimalisir faktor-faktor yang dapat menyebabkannya sakit.

Sediakan air yang bersih untuk diminum, air minum ini dicampur dengan garam dalam bumbung bambu di kandang. Kebersihan sekitar kandang harus dijaga dan keadaan kandang jangan sampai ada tempat yang bolong. Tempat yang bolong dapat membuat sapi terjatuh. Rawatlah indukan sapi dan anaknya dengan baik sehingga anak sapi dapat berkembang dengan cepat menjadi sapi yang siap berproduksi. Induk sapi dapat dikawinkan kembali setelah 3 bulan pasca melahirkan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *