Cara Merawat Tanaman Buah Murbei

Tanaman MurbeiCara Merawat Tanaman Buah Murbei

Setelah sebelumnya kita membahas bagaimana menanam tanaman murbei, setelah menanam tentu tanaman murbei perlu dirawat dengan baik. Nah pada artikel ini mari yuk kita bahas bagaimana sih cara merawat tanaman murbei ini supaya dapat tumbuh subur.

Dalam merawat tanaman murbei, ada beberapa hal yang harus anda perhatikan yaitu :

Pengairan Tanaman Murbei

Jika penanaman dilakukan pada awal atau pertengahan musim hujan, maka pada awal awal pertumbuhan diharapkan tanaman murbei tidak kekurangan air. Namun , pada musim kemarau tanaman seyogyanya diairi dengan cara di leb (digenangi), Jika kondisi menghendaki dan persediaan air memungkinkan. Tetapi jika lingkungan tidak memungkinkan, tanaman murbei dapat diberi air secukupnya saja.

Pemupukan Tanaman Murbei

Pemupukan pertanama dilakukan setelah tanaman berumur 202,5 bulan, dengan menggunakan pupuk urea sebanyak 100 kg/hektar. Pemupukan berikutnya kira kira dilakukan dua minggu setelah dilakukan pemangkasan, dengan jarak waktu sekitar empat bulan sekali (tiga kali setahun).

Jenis pupuk yang diberikan setelah pemupukan pertama adalah pupuk urea 130-150 kg/hektar, TSP 70 kg/hektar dan KCl 70 kg/hektar untuk setiap kali pemupukan pada lahan yang subur, atau untuk setiap tahunnya membutuhkan pupuk urea 400-450 kg, TSP 210 kg dan KCl 210 kg per hektar. Jika lahan yang ditanami murbei kurang subur jumlah pupuk hendaknya ditingkatkan.

Disamping pupuk buatan, tanaman hendaknya juga diberi pupuk kandang (pupuk organik) setidaknya sekali dalam setahun sebanyak kira kira lima ton per hektar. Pemberian pupuk kandang (organik) dapat dilakukan bersamaan dengan saat penyiangan/pendangiran. Pupuk kandang ditaburkan disepanjang larikan dengan jarak sekitar 25 cm dari pangkal pohon.

Penyiangan Tanaman Murbei

Kebun murbei hendaknya selalu dibersihkan dari tanaman liar, agar pertukaran udara berjalan baik serta menghindari terjadinya kompetisi unsur hara antara tanaman murbei dengan tanaman pengganggu. Penyiangan dilakukan dua bulan sekali atau disesuaikan dengan kondisi kebun.

Bersamaan dengan penyiangan juga dilakukan penggemburan tanah (pendangiran) di sekitar tanaman murbei sambil membenamkan rumput atau tanaman lain dari hasil penyiangan, yang akan bermanfaat sebagai pupuk hijau bagi tanaman murbei. Saat itu pula dilakukan perbaikan guludan atau parit yang rusak.

Penanggulangan Hama/Penyakit

Untuk mencegah terjadinya serangan hama dan penyakit terhadap tanaman murbei dapat dilakukan dengan penyemprotan insektisida atau fungisida, seperti bubur bordeaux,dithane, diazon,basudin dan malathion. Dosis penyemprotan sesuai dengan dosis yang tertera pada kemasan.

Jika anda akan menggunakan tanaman murbei sebagai penyuplai pakan untuk ulat sutera, penyemprotan dilakukan minimal dua minggu sebelum tanaman dipangkas atau diambil daunnya. Hal ini untuk menghindari agar ulat tidak keracunan oleh kandungan kimia yang ada pada pestisida.

Pemangkasan Tanaman Murbei

Pemangkasan pertama sebaiknya dilakukan setelah tanamn berumur sembilan bulan. Pemangkasan dilakukan setinggi 50 cm dari permukaan tanah, dengan mempertahankan 2-3 cabang pokok.

Oemangkasan kedua dilakukan sekitar tiga bulan setelah pemangkasan pertama, dengan ketinggian 60 cm dari permukaan tanah atau 10 cm diatas bekas pemangkasan pertama. Jumlah cabang yang dipertahankan 3-4 buah saja dan semua ranting yang tumbuh dibawahnya hendaknya dihilangkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *