Cara Pengolahan Tanah Untuk Tanaman Cabe Versi Petani Brebes

Cara Pengolahan Tanah Untuk Tanaman Cabe Versi Petani Brebes

Secara umum pengolahan tanah petani Brebes tidak berbeda dengan cara pengolahan tanah petani patrol, indramayu. Namun ada sedikit perbedaan pada pemupukan dasarnya saja yang disesuaikan dengan jenis tanah.

Di daerah brebes ada tiga jenis tanah yang sering digunakan untuk menanam cabe, yaitu tanah lempung, tanah ladon (bercampur pasir) dan tanah pasir. Pengolahan untuk ketiga jenis tanah tersebut adalah sebagai berikut.

Pengolahan tanah lempung

Setelah pemanenan padi selesai, jeraminya dibabat dan dihamparkan secara merata di atas permukaan tanah sampai mengering. Kemudian dibuat bedengan. Sebelum bedengan dibuat, dilakukan pengukuran tanah calon bedengan. Ukuran bedengan lebar 3,75 m dan panjang 40 m atau sesuai dengan keadaan lahan. Jarak antar bedengan ini dijadikan sebagai saluran air berukuran lebar 40-50 cm.

Pembuatan bedengan diawali dari penggalian saluran air dengan kedalaman air sekitar 40-50 cm. Tanah galiannya ditimbunkan ke atas jerami yang ada di atas permukaan tanah yang akan dijadikan bedengan. Dengan cara ini sekaligus dapat terbentuk saluran air dan bedengan. Bedengan dan saluran air yang baru selesai dibuat dibiarkan dahulu hingga tanah galiannya mengering.

Setelah mengering, tanah diaduk dengan cara pencangkulan agar butirannya menjadi remah. Pengadukan ini dilakukan berulang sampai 3-4 kali dengan selang waktu antara 3-7 hari tergantung cuara. Biasanya pada musim kemarau digunakan selang waktu selama tiga hari.

Pada saat pengadukan terakhir, permukaan tanah bedengan diratakan kembali sekaligus merapikan bedengan. Caranya dengan melepa sisi bedengan agar nantinya tidak mudah rusak oleh air atau injakan.

Sekitar 3-7 hari kemudian, permukaan tanah bedengan disirami air dan diberi pupuk dasar. Pemberian pupuk dasar ini adalah dengan cara ditanam pada calon lubang tanam. Dosis yang diberikan adalah ZA 100 kg/ha dan TSP 100 kg/ha

Pengolahan tanah ladon (bercampur pasir)

Pengolahan tanah ladon sama dengan pengolahan tanah lempung . Perbedaanya hanya pada dosis pemupukan saja, yaitu ZA 50 kg/ha, TSP 50 kg/ha dan urea 25 kg/ha. Pemberian pupuk urea ini hanya sebagai pupuk tambahan.

Pengolahan tanah pasir

Pengolahan tanah pasir sama seperti pengolahan tanah ladon. Tetapi jenis pupuk dsar yang diberikan berbeda. Pada lahan yang bertanah pasir tidak perlu diberikan pupuk urea sebagai pupuk dasar. Dosis pupuk dasar untuk tanah pasir adalah ZA 50 kg/ha dan TSP 50 kg/ha.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *