Cara Pengolahan Tanah Untuk Tanaman Cabe Versi Petani Patrol, Indramayu

Cara Pengolahan Tanah Untuk Tanaman Cabe Versi Petani Patrol, Indramayu
Cara Pengolahan Tanah Untuk Tanaman Cabe Versi Petani Patrol, Indramayu

Para petani cabe di patrol, Indramayu Jawa barat melakukan penggiliran tanaman padi, bawang merah, cabe kemudian padi. Pergiliran tanaman merupakan pengaturan urut urutan pertanaman pada satu lokasi/lahan tertentu. Idealnya rotasi pada satu lokasi lamanya 2-5 tahun. Apabila rotasi hanya dilakukan kurang dari dua tahun, biasanya hanya disebut sebagai pengisian tanaman lain. Sementara itu, tumpang sari adalah menanam dua jenis tanaman atau lebih dalam waktu bersamaan di lahan yang sama.

  1. Seusai panen padi
    Selesai panen padi, jerami padi dibabat dan ditebar merata pada lahan sampai mengering. Setelah kering jerami dibakar. Abu bekas pembakaran dapat dijadikan sebagai pupuk organik. Pada saat melakukan pembalikan tanah, abu bekas pembakaran yang berada di permukaan tanah ditutup atau ditimbun dengan tanah galian dari pembuatan saluran air/parit/selokan di sekitar lahan.
  2. Bedeng dan bumbun
    Lahan yang semula berupa sawah diolah menjadi bedengan. Bedeng adalah tanah yang dibumbun untuk memperbaiki aerasi tanah. Membuat bedang (membedeng) adalah membuat bumbunan tanah, biasanya selebar 1-2,5 m dengan parit kecil disekelilingnya. Dengan demikia, air yang melimpah tidak akan membanjiri tanaman di bedeng tersebut.

Kemudian bumbun adalah pekerjaan mempertinggi permukaan tanah tempat tanaman tumbuh. Biasanya pekerjaan ini dilakukan sambil menggemburkan tanah dengan maksud agar aerasi tanah menjadi lebih baik dan sekaligus mematikan gulma.

  1. Mengolah tanah dan bedeng
    Pengolahan tanah dan bedeng dilakukan melalui tahap tahap berikut ini
  2. Pembalikan tanah. Caranya, menggali tanah yang nantinya dijadikan parit/selokan dengan ukuran lebar dan dalam sekitar 50-70 cm. Panjang parit mengikuti kondisi lahn. Tanah galian calon parit ini dikumpulkan/ditimbun pada tempat yang akan dijadikan bedeng dengan variasi ukuran lebar antara 1-2,5 m
    2. Pencangkulan tanah bedeng atau tanah yang sudah dibalik atau tanah urukan dari parit itu. Tanah ini masih berbongkah bongkah sehingga perlu dicangkuli dan diratakan pada permukaan bedeng yang baru selesai dibuat.
  3. Tanah yang sudah tidak berbongkah bongkah, dicangkuli lagi agar struktur tanahnya menjadi lebih gembur. Setelah tanah gembur, biasanya dilakukan pemupukan dasar untuk penanaman cane. Pupuk dasar diberikan antara lain berupa pupuk organik/pupuk kandang/kompos ditaburkan diatas permukaan tanah bedengan.
    4. Pencangkulan ulang sampai kedalaman 20 cm (sedalam ukuran cangkul) atau lebih. Selain untuk mencampurratakan tanah dan pupuk dasar, pencangkulan ulang juga bertujuan agar struktur tanah bagian dalam menjadi lebih gembur dan subur.
  4. Pemupukan dasar
    Pemupukan dasar adalah pupuk yang diberikan sebelum dilakukan penanaman. Pada umumnya petani patrol menanam bawang merah- cabe merah secara tumpangsari. Pupuk dasar yang diberikan merupakan pupuk dsaar untuk bawang merah. Sementara itu, cabe merah ditanam ketika bawang merah sudah berumur sekitar 30 hari.

Pupuk organik yang diberikan sebagai pupuk dasar berasal dari jerami sisa panen padi yang sudah dibakar di atas tanah. Sementara itu, pupuk anorganik yang diberikan berupa TSP 50 kg dan urea 50 kg. Pupuk ini dicampur merata dengan tanah lalu disiram air. Keesokan harinya barulah dibuat lubang tanam dan bibit bawang merah ditanam.

Tanaman cabe merah yang ditanam setelah 30 hari tanam bawang merah juga memerlukan pupuk dasar, yaitu pada media tanam saat biji cabe dibenihkan. Jenis pupuk yang digunakan antara lain:

1. media tanam untuk pembenihan cabe dipupuk dengan pupuk organik/pupuk kandang 50-100 g per tanaman.
2. Pupuk anorganik kurang lebih setengah sendok teh (+2,5 g)
3. Pupuk anorganik berupa campuran TSP dan KCl
4. Setelah berumur 15 hari di pembenihan, tanaman cabe diberi urea setengah sendok teh per tanaman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *