Ciliata : Ciri Ciri, Reproduksi dan Contohnya

Stentor coerulus, yang merupakan salah satu contoh dari ciliata

Ciliata merupakan salah satu kelas dari protozoa, seperti namanya ciri ciri ciliata yang utama adalah adanya silia yang berfungsi sebagai alat gerak. Ia biasanya ia hidup di air tawar yang banyak mengandung bakteri atau zat zat organik. Sekalipun umumnya ciliata hidup di air tawar tetapi juga ada yang hidup di tempat lain, misalnya di dalam usus tebal manusia yang sewaktu waktu dapat menimbulkan gangguan perut, contoh ciliata yang menjadi parasit ini adalah Balantidium coli.

Ciri Ciri Ciliata

Beberapa hal yang dapat dijadikan ciri umum dari ciliata adalah sebagai berikut :

  • Bentuknya seperti sandal (cenela), ada bagian yang dempak di sebelah depan dan meruncing di bagian belakang.
  • Terdapat banyak silia untuk alat gerak dengan cara bergetar.
  • Terdapat trichocyst, mulut, rongga makan dan rongga berdenyut, macronucleus, micronuclues dan sel dubur.
  • Respirasi dan eksreksi terjadi melalui permukaan tubuhnya (selaput plasma).
  • Tubuhnya dilindungi oleh pellicle, dibawah pellicle terdapat trichocyst yang akan dikeluarkan jika dirangsang. Trichocyst ini berfungsi juga sebagai alat perlindungan diri jika diserang oleh musuh.

Reproduksi Ciliata

Reproduksi yang dilakukan oleh ciliata dapat dibagi menjadi dua tahap yaitu vegetatif dan generatif. Reproduksi ciliata secara vegetatif yaitu dengan membelah diri secara transversal, dimulai dengan membelahnya makronucleus yang diikuti oleh sitoplasmanya, pembelahan diri ini terjadi dalam kurun waktu sekitar 24 jam. Setelah terjadi beberapa kali pembiakan vegetatif, terjadilah perkembangbiakan generatif secara konjugasi yang dimulai pertemuan antara 2 individu pada bagian mulut, kemudian macronucleus akan lenyap dan micronucleus  membelah secara meiosis menjadi empat bagian. Kemudian, tiga diantaranya akan lenyap juga dan sisa satu bagian akan membelah menjadi dua micronucleus (haploid).

Kemudian terjadilah tukar menurkar micronucleus sehingga terjadi penyatuan mikronucleus haploid menjadi microncleus diploid, tiap individu kemudian memisahkan diri. Micronucleus di dalam masing masing individu akan membelah tiga kali berturut turut menjadi delapan, empat diantaranya kemudian berubah menjadi macronucleus. Dalam keadaan demikian tiap individu dan micronucleusnya akan mengadakan pembelahan dua kali berturut turut hingga menjadi empat paramecium.

Contoh Ciliata

Beberapa spesies yang dapat digunakan sebagai contoh dari ciliata adalah :

  1. Didinium nasutum (Holotricha), merupakan predator di dalam ekosistem perairan air tawar, dapat menjadi pemangsa Paramecium.
  2. Stentor coerulus (Heterortcricha), biasanya menempel pada suatu tempat sekalipun suatu waktu dapat berpindah tempat.
  3. Vorticella campanula (Peritricha), bertangkai lurus atau spiral, silia hanya berada di sekitar mulutnya. Biasanya hidup di sekitar sungai, danau ataupun kolam air tawar dan menempel pada sebuah substrat.
  4. Stylonychia mytius (Hypotricha), berbentuk sepiral siput, hidupnya berkelompok dan basanya merayap di dasar kolam air tawar ( banyak terdapat pada permukaan daun yang terendam air).
  5. Podophrya collini, ketika masih muda bersilia dan setelah dewasa bertentakel untuk menghisap zat zat makanan dari mangsanya.

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *