Contoh Hewan Amoeba Tidak Patogen

Amoeba sering disalahkan sebagai penyebab utama diare, memang ada spesies dari amoeba ini yang bersifat patogen dan menyebabkan penyakit pada manusia. Contoh hewan amoeba yang menyebabkan penyakit pada manusia adalah Enthamoeba histolyticaE. histolytica ini menyebabkan penyakit yang disebut dengan amoebiasis yang gejala ringannya diare tetapi jika dapat juga menyerang organ penting pada manusia seperti paru-paru, hati dan otak sehingga ia bisa menyebabkan masalah serius dan bahkan kematian.

Walau begitu tidak semua spesies amoeba merupakan patogen pada manusia. Berikut ini beberapa contoh hewan amoeba yang tidak bersifat patogen :

Entamoeba coli

Spesies amoeba ini tersebar di seluruh dunia, sehingga dapat ditemukan juga di Indonesia. Hidupnya sebagai komensal di dalam rongga usus besar manusia. Walaupun hidupnya berada di dalam tubuh manusia, amoeba ini tidak bersifat patogen ataupun menyebabkan penyakit pada manusia. Dalam siklus hidup E. coli ini terdapat stadium trofozoit dan stadium kista.

Stadium trofozoitnya mirip E. histolytica dengan ukuran 15-30 mikron. Gerakannya lambat, endoplasma tidak jernih yang didalamnya terdapat bakteri, vakuola makanan dan tidak ditemukan eritrosis didalamnya. Mempunyai inti sel dengan kariosom besar yang terletak eksentrik.

Stadium kista pada E. coli ini pada permulaannya mempunyai 1 inti sel, kemudian ia akan melakukan pembelahan inti menjadi kista berinti 2,4 dan 8. Pada kista inti 1 dan 2 mempunyai vakuola kecil dengan benda kromatid seperti sapu. Pada kista berinti 8, tanpa vakuola dan benda kromatid.

Entamoeba Gingivalis

Ditemukan oleh Gross tahun 1849 pada mulut manusia. Hidupnya komensal terutama pada mulut kotor, terutama di sela-sela gigi. Entamoeba ginggivalis ini hanya mempunyai stadium trofozoit, tidak mempunyai stadium kista.

Ukurannya 10 – 20 mikron, yang bergerak aktif dalam keadaan hidup. Mempunya banyak pseudopodia. Ektoplasma jernih dan endoplasma bergranuler. Di dalam endoplasmanya terdapat bakteri dan sisa-sisa makanan tetapi tidak ditermukan sel darah merah.

Entamoeba hartmanni

Contoh amoeba ini tidak bersifat patogen terhadap manusia. Siklus hidupnya terdiri dari stadium trofozoit dan stadium kista. Stadium trofozoitnya bentuknya mirip dengan E. coli yang berukurannya 5 – 12 mikron. Stadium kistanya berkuran 5 – 10 mikron, mempunyai 4 inti sel serta benda kromatid kecil yang tersebar.

Iodamoeba butschlii

Amoeba ini hidupnya komensal dalam lumen usus besar manusia. Stadium trofozoit ukurannya 8 – 20 mikron, gerakannya sangat lambat, pseudopodianya tidak jelas. Nukleusnya besar dengan satu kariosom yang bulat dan besar terletak di pusat nucleus dan kariosom ini dikelilingi oleh globuler yang refraktil. Endoplasma mempunyai vakuola makanan yang mengandung bakteri dan butir – butir lain.

Stadium kista ukurannya 5 – 20 mikron, umumnya bulat, kadang – kadang bujur. Terdapat 1 nucleus dan di dalam endoplasmanya terdapat vakuola glikogen yang besar.

Endolimax nana

Hewan amoeba ini ditemukan pertama kali oleh Wenyon dan O’Conor pada tahun 1917. Ia hidup sebagai komensal di rongga usus besar manusia. Stadium trofozoitnya berukuran 6 – 12 mikron. Endoplasmanya halus, bergranula dan mempunyai vakuola makanan yang mengandung bakteri. Ektoplasma mempunyai satu atau lebih pseudopodia yang pendek.

Sedangkan stadium kistanya berukuran lebih kecil yaitu 5 – 10 mikron. Pada stadium kista ini memiliki inti 1 sampai 4. Kista yang telah dewasa mengandung 4 inti sel.

Dientamoeba fragilis

Contoh hewan amoeba tidak patogen ini hidup di dalam kripti mukosa dalam rongga cecum dan usus besar manusia. Hanya mempunyai stadium trofozoit. Ektoplasmanya jernih mempunyai pseudopodia. Endoplasma halus bergranula yang memiliki dua inti sel.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *