Daun Tumbuhan : Perkembangan, Bagian dan Tata Letaknya

Daun tanamanDaun termasuk organ pokok pada tubuh tumbuhan. Pada umumnya berbentuk pilih bilateral, berwarna hijau dan merupakan tempat utama terjadinya fotosintesis. Berkaitan dengan itu, daun memiliki struktur mulut daun yang berguna untuk pertukaran gas CO2, O2 dan uap air dari daun ke alam sekitar dan sebaliknya. Pada suku tumbuhan keladi (Araceae), untuk mempertahankan siklus air di ujung daun memiliki struktur hidatoda cone, sebagai tempat untuk menetaskan air (gutasi). Bentuk pipih dorsoventral dan menghadap ke arah datangnya sinar memiliki logika untuk efisiensi penangkapan sinar. Uraian berikut akan memberikan pemahaman mengenai daun sebagai salah satu organ tumbuhan.

Perkembangan Daun

Pada golongan tumbuhan ganggang (Algae), tubuh berupa talus (thallus) dan belum memiliki organ daun. Namun kadang kala terdapat bagian talus yang menyerupai batang (cauloid) dan bagian talus yang menyerupai daun (filoid), misalnya pada jenis ganggang laut sargasso (Sargassum sp.). Pada tumbuhan lumut hati (Hepaticopsida) dan lumut tanduk (Anthocerotopsida), tubuh berupa talus berbentuk lembaran, tetapi pada lumut daun (Bryopsida) telah berupa talus berbentuk lembaran, tetapi pada lumut daun (Bryopsida) telah dibedakan antara batang dan daun yang sederhana. Batang dengan tipe protostele dan daun hanya memiliki satu berkas pengangkut berujud ibu tulang daun (costa). Daun yang modern telah dimiliki mulai dari tumbuhan paku (Pteridophyta) dan tumbuhan berbiji (Spermatophhyta).

Asal Usul Daun

Daun merupakan tonjolan (appendage) yang tumbuh pada buku batang dan memiliki meristem ujung (apical meristem) yang berpengaruh terhadap pembentukan ujung daun dan meristem intercallar yang berkembang menjadi bagian meristem lainnya. Perkembangan lebih lanjut, pada penampang melintang appendage memperlihatkan adanya.

  1. Meristem adaksial (adaxial) merupakan meristem yang berkembang menjadi berkas pengangkutan pada daun (urat daun).
  2. Lateral yang berkembang menjadi bagian daging daun dan
  3. Marginal yang perkembangannya mempengaruhi terjadinya bentuk tepi daun.

Bagian Daun

Daun dapat dibedakan menjadi 4 bagian daun, yaitu

  1. Pangkal daun
    Bagian ini berhubungan langsung dengan batang sehingga terdapat bagian buku batang disana.
  2. Pelepah
    Bentuknya berupa lembaran yang memeluk batang yang fungsinya untuk melindungi tunas.
  3. Tangkai daun
    Bagian daun ini bentuknya silindris dan sebagai penghubung antara pelepah dan helaian daun.
  4. Helaian daun
    Bagian utama daun yang berisi kloroplas dan sebagai tempat berlangsungnya fotosintesis.

Tata Letak Daun

Tata letak daun atau duduk daun adalah aturan mengenai letak daun pada batang. Berdasarkan jumlah daun pada setiap buku maka tata letak daun dibedakan menjadi sebagai berikut.

  1. Duduk daun tersebar, apabila pada buku batang ditumbuhi oleh satu daun, posisi daun di berbagai sisi batang. Contohnya pada tanaman waru.
  2. Duduk daun berseling, apabila pada buku batang ditumbuhi oleh satu daun pada dua sisi batang. Contohnya pada tanaman jahe.
  3. Duduk daun berhadapan, apabila terdapat dua daun pada buku batang yang tumbuh pada dua sisi batang. Contohnya pada duduk dau Boreria laevis. Apabila dua daun atas bersilangan dengan buku dibawhnya maka duduk daun yang demikian disebut bersilang berhadapan. contohnya pada tanaman mengkudu.
  4. Duduk daun berkarang, apabila pada satu buku batang tumbuh lebih dari dua daun. Contohnya duduk daun pulosari dan dudu daun alamanda.

Pada tumbuhan yang memiliki batang dengan ruas yang endek dapat memiliki duduk daun yang berjajal disebut roset. Apabila letaknya di ujung batang maka disebut roset batang, misalnya roset batang kelapa. Apabila letaknya di pangkal batang maka disebut roset akar, misalnya roset akar tapak liman.

 

Related Posts

Add Comment