Hama Pohon Pisang dan Pengendaliannya

pisangHama pohon pisang tidaklah banyak jumlahnya dan kebanyakan dapat dikendalikan dengan mudah. Selain itu hama pohon pisang ini biasanya tidak mengakibatkan keadaan fatal bagi pohon, hanya saja dapat menghambat perkembangan buah dan kualitasnya. Berikut hama yang sering menyerang tanaman pisang

Ulat daun (Erionota thrax)

Ulat yang baru lahir memotong pinggir daun yang segera menggulung, dibentuk selubung atau sarung. Bila sudah agak besar mereka pindah tempat dan mulai membuat selubung baru yang lebih besar dari semula. Daun yang dirusaknya demikian, nampak penuh dengan selubung selubung yang mudah sobek sobek sampai tulang induk daun. Jenis jenis pisang yang daunnya mudah sobek sobek karena angin, tidak akan diserang hama ini. Kupu kupunya adalah kupu kupu malam, menempatan telurnya dekat pinggir daun secara berkelompong sampai 20 – 40 butir tiap kelompoknya. Pengendalian hama ulat dan ini bisa dilakukan secara manual yaitu dengan mengambil telur telur yang terlihat ada pada pinggir daun, jika sudah menjadi ulat dan terlihat gejala daun menggulung bisa anda ambil daun tersebut kemudian matikan ulatnya.

Uret dari jenis kumbang (Cosmopolites sordidus)

Daerah daerah yang sering diserang ialah daerah pisang yang tanahnya cerul, terutama di daerah pegunungan. Di dataran rendah yang tanahnya lebih banyak lempuh, hama ini tidak ditemukan. Kumbang ini berwarna hitam agak abu abu punggungnya dan panjangnya kira kira 14 mm. Mula mula telurnya ditempatkan dekat kaki kelopak daun yang sedang membusuk. Uret yang baru keluar segera membuat lorong lorong ke atas dan ke bawah dalam kelopak daun yang sehat. Selanjutnya bila sudah agak kuat, mulailah dengan membentuk lorong lorongĀ  menembus kelopak daun yang berada di bawah. Dengan demikian maka seluruh batang bisang dapat penuh dengan lorong lorongĀ  tersebut. Pembuatan lorong lorong diteruskan sampai ke dalam umbi batang induk maupun anak pisang yang masih muda. Pohon pisang yang mendapat serangan hebat dari pukuhan uret, tumbuhnya mula mula merana dan akhirnya dapat roboh dengan perlahan. Hama pisang ini dapat diatasi dengan menyemprotkan insektisida sesuai dengan kemasan, bisa juga menggunakan insektisida organik dengan menggunakan larutan cabe dicampur dengan temulawak. Komposisinya 1 kg cabe + 500 gram temulawak dalam 10 liter air, semprotkan setiap 3 hari sekali selama 1 bulan.

Jenis Cacing (Nematoda Radopholus Similis)

Jenis cacing yang sangat pendek ukurannya tidak lebih dari 0,7 mm panjangnya. Hama ini merusak akar. Bila pertumbuhan akar ang baru tidak memadai dibandingkan yang dirusak maka lambat laun tanaman pisang akan mati. Hama cacing ini yang paling sulit dilihat gejalanya karena terletak di dalam tanah. Untuk mengatasinya bisa menggunakan nematisida sesuai kemasan.

Related Posts

Add Comment