Hewan Yang Dilindungi di Indonesia Beserta Daerah Asalnya

Indonesia termasuk negara yang kaya akan keanekaragaman flora dan faunanya. Dari kekayaan fauna di Indonesia terdapat hewan yang sudah sedikit jumlahnya / hampir punah. Hewan yang dilindungi di Indonesia tersebut merupakan kekayaan alam yang harus kita jaga bersama. Supaya generasi mendatang masih bisa melihat hewan hewan tersebut.

Nusabudidaya pada kesempatan kali ini ingin mengajak para pembaca untuk membahas Hewan yang dilindungi di Indonesia berserta daerah asalnya supaya kita semua bisa mengetahui jenis jenis hewan yang dilindungi dan misalnya melihat ada yang menangkapnya bisa langsung melaporkannya ke polisi supaya bisa ditindak dengan tegas. Jangan sampai di era modern ini masih ada perburuan terhadap satwa langka yang sudah terancam punah. Kita harus aware mengenai hal ini. Hewan yang dilindungi di Indonesia berserta daerah asalnya tersebut adalah.

1. Merak

Sebenarnya merak ini terdiri dari 3 spesies yaitu merak india (Pavo cristatus), Merak Hijau (Pavo Muticus) dan Merak Kongo (Afropavo congensis). Merak di Indonesia sendiri merupakan jenis merak hijau atau Pavo mutius. Merak merupakan spesies burung langka, di Indonesia merak berasal dari pulau jawa dan sumatera. Burung merak memiliki bulu yang warnanya menakjubkan dan beragam. Karena keindahan bulunya itu nasib burung merak menjadi kritis, burung ini banyak diburu dan diawetkan sehingga bisa dijadikan pajangan. Mungkin kita pernah melihat pajangan burung merak di rumah kerabat, teman atau bos kita. Tapi kita harus tahu kalau burung ini sekarang sudah termasuk spesies yang dilindungi sehingga harus kita cegah perburuannya.

2. Babirusa

Jika dilihat dari tampilannya babirusa terlihat berbeda jika dibandingkan dengan babi atau babi hutan.  Taring babirusa ini panjang dan mencuat keatas, selain itu terdapat 2 tanduk yang mencuat di bagian kepalanya. Babirusa sudah masuk kedalam kelompok hewan dilindungi di Indonesia sejak tahun 1996 menurut IUCN dan CITES. Hewan yang berasal dari sulawesi utara ini ternyata masih dipedagangkan dagingnya. Hal tersebut sangat miris mengingat fauna ini semakin hari jumlahhnya semakin berkurang. Sejauh ini ada 3 tempat hidup babi rusa yang tersisa yaitu di gunung kelpat muda, waeapo dan di pulau taliabu.

3. Orang utan

Orang utan merupakan sejenis primata yang berasal dari kalimantan dan sumatera. Orang utan memiliki ciri ciri berlengan panjang dan bulungya berwarna merah atau coklat. Populasi hewan ini saat ini sudah sangat menurun dan diperkirakan hanya bersisa sekitar 50 ribu saja. Mayoritas orang utan hidup di kalimantan dan sekitar 4.000 individu yang tinggal di sumatera. Penurunan populasi hewan ini dikarenakan karena habitatnya yang terus berkurang karena dijadikan perkebunan.

4. Jalak Bali

Jalak bali merupakan burung yang dikenal sebagai burung pengicau, akibatnya burung ini banyak di buru untuk dipelihara. Sesuai namanya burung ini berasal dari pulau dewata. Hewan ini populasinya sempat kritis pada tahun 2006 dimana menurut PEH Bali barat, populasi jalak bali ini pada tahun tersebut hanya tinggal 6 ekor saja di bali. Menurut data terakhir yang saya dapatkan pada tahun 2018 populasi jalak bali diseluruh dunia yang terdata tinggal 115 individu saja.

5. Trenggiling

Trenggiling merupakan jenis hewan yane memiliki kulit yang sangat keras. Hewan ini berasal dari pulau sumatera dan jawa. Sebenarnya trenggiling dahulu terdiri dari banyak spesies, namun saat ini tinggal 4 speses saja yaitu Manis javanica, Manis culionensis, Manis crassicaudata dan Manis pentadactyla.

6. Ikan Mola

Ikan Mola dikenal juga sebagai ikan matahari. Hewan ini sebenarnya bisa dijumpai diseluruh samudara di dunia.Ikan ini merupakan salah satu hewan terbesar yanng ada di dunia, bobot ikan ini bisa mencapai 2 ton dengan panjang hingga 3 meter. Di Indonesia hewan ini bisa ditemukan di sekitaran pulau bali, walau begitu karena populasinya yang sudah sangat langka. Melihat ikan mola di perairan sudah sangat sulit.

7. Komodo

Mungkin hampir semua orang sudah tau jika komodo merupakan hewan yang dilindungi di Indonesia. Komodo merupakan reptil yang endemik di pulau komodo.Panjang reptil ini bisa mencapai 3 meter dengan beratnya bisa mencai 70-80 kg. Hewan ini tidak memiliki bisa tetapi pada giginya terdapat berbagai macam bakteri patogen sehingga gigitan dari komodo ini sangat berbahaya dan bisa menyebabkan kematian.

8. Tarsius

Hewan ke 8 yang dilindungi di Indonesia adalah tarsius. Tarsius ini merupakan hewan endemik sulawesi utara. Hewan berukuran kecil ini pada tahun 2008 dimasukkan ke dalam daftar 25 primata paling terancam punah oleh IUCN.

9. Harimau Sumatera

Harimau sumatera saat ini populasinya tinggal 400 – 500 ekor. Individu terbaru yang lahir adalah 2 ekor harimau sumatera yang lahir di bukit tinggi pada tahun 2018. Penyebab kepunahan hewan ini lebih disebabkan oleh perburuan untuk diambil kulitnya. Semoga saja hewan ini tidak punah seperti saudaranya harimau jawa yang telah punah.

10. Badak Bercula Satu

Badak bercula satu merupakan salah satu hewan yang paling dilindungi di Indonesia. Populasi hewan ini sudah sangat kritis. Badak yang berasal dari pulau jawa ini tinggal sekitar 40-50 ekor saja yang terdapat di taman nasional ujung kulon. Penyebab kritisnya populasi badak ini dikarenakan reproduksinya yang sangat lambat dan susah serta banyak perburuan untuk mendapatkan culanya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *