Inti Sel Tumbuhan

23 views

inti sel tumbuhanInti sel tumbuhan bentuknya oval atau bulat, merupakan bagian yang penting dari protoplas terutama bagi kegiatan-kegiatan sel tersebut. Dapat dikatakan bahwa inti sel ini fungsinya sebagai sentra segala proses yang berlangsung dalam sel tersebut.

Pada sel – sel yang masih muda, inti sel relatif lebih besar daripada pada sel-sel dewasa. Hal tersebut dikarenakan pada pertumbuhan sel – sel menjadi dewasa, selnya akan bertambah besar tetapi ukuran inti selnya tetap, tidak bertambah besar.

Tentang besar atau kecil, satu atau banyaknya inti sel tumbuhan dapat dijelaskan sebagai berikut :

  1. Pada tumbuh – tumbuhan yang tergolong Loranthaceae, Ranunculaeae dan Coniferae umumnya mempunyai inti sel yang besar.
  2. Pada tumbuh – tumbuhan yang tergolong Fungi dan Algae, memiliki inti yang berukuran kecil.
  3. Pada tumbuh – tumbuhan tingkat tinggi pada tiap selnya hanya memiliki satu inti.
  4. Pada tumbuh – tumbuhan tingkat rendah seperti halnya Cladophora, pada tiap – tiap selnya ternyata inti selnya lebih dari satu.

Struktur Inti Sel

Struktur inti sel tumbuhan terdiri dari membran atau selaput inti, retikulum atau rangka inti, cairan inti dan nukleolus atau butir inti. Retikulum terdiri dari dua bagian, yaitu :

  • Kromatin retikulum yang berupa butir – butir kecil yang dapat menghisap zat warna.
  • Linin retikulum yang berupa benang – benang halus, kurang menghisap zat warna.

Struktur retikulum ini jika dilihar dari mikrospok kerap kali mirip jala yang berfungsi sebagai penyangga inti sel. Sedangkan membran inti berfungsi sebagai pembatas inti sel dengan plasma sel. Karena sifatnya yang selektif permeable, membran inti juga berfungsi sebagai jalur bahan – bahan yang dibutuhkan inti yang berasal dari plasma sel, seperti Ribonuklease (bahan dasar RNA) dan Deoksiribonuklease (bahan dasar DNA).

Fungsi

Belum banyak penelitian yang mempelajari fungsi dari cairan inti atau Karyolymph. Menurut ahli biologi Indonesia Mufti Mufidah, Karyolymph ini diduga berperan penting dalam pembelahan sel.

Butir inti atau nukleolus merupakan butir – butir kecil yang terdapat dalam inti, bentuknya bundar – bundar. Jumlah butir – butir inti ini tentnya sama dengan jumlah pasangan kromosom yang terkandung di dalamnya, tergantung pada spesies dan justru karena inilah sering terjadi adanya hubungan antara jumlah butir – butir inti dengan jumlah pasangan kromosom. Para ahli menduga bahwa butir – butir inti ini penting sekali peranannya dalam pembentukan protein dan sel tumbuhan, karena dapat diketahui bahwa sel – sel yang mempunyai inti dengan butir – butir inti besar (nukleus dan nukleolus besar) permbentukan protein lebih besar daripada sel yang mempunyai inti dengan butir – butir inti kecil (nukleus dan nukleolus kecil). Para ahli telah mengetahui pula, bahwa butir – butir inti pada sel sementara akan hilang, yaitu sesaat terjadinya pembelahan sel secara mitosis. Akan tetapi setelah terbentuknya anak – anak sel pada pembelahan akhir maka butir – butir inti ini akan timbul kembali dalam masing – masing inti dari anak – anak sel tersebut.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *