Pengelompokkan Jenis Batang Tumbuhan

batangJenis batang tumbuhan dapat dikelompokkan berdasarkan pada sifat batang tertentu misalnya pertumbuhan dan perkembangan kuncup ujung dan samping, perawakan (habitus), lama hidup, bentuk hidup, tempat dan cara hidup serta arah tumbuhya.

Berdasarkan pertumbuhan dan perkembangan kuncup.

Terdapat tiga jenis batang jika dikelompokkan berdasarkan pertumbuhan dan perkembangan kuncupnya, yaitu :

  1. Monocaulis
    Yaitu jenis batang yang pertumbuhannya didominasi oleh kuncup ujung. Kuncup lateral mereduksi atau berkembang menjadi perbungaan sehinga terbentuk struktur batang tunggal. Jenis batang ini dapat dibedakan lagi menjadi dua macam.
    – Monocaulis monocarpi, apabila kuncup ujung padaumur tertentu berubah menjadi perbungaan terminal sehingga otomatis pertumbuhan batang terhenti. Contohnya pada tanaman pisang, empon empon, garut, ganyong dan jenis palem sagu.
    – Monocaulis polycarpi, pada jenis ini kuncup ujung tetap berfungsi sedangkan kuncup samping berubah menjadi perbungaan. Contohnya ada pada tanaman kelapa dan aren. Pada aren, fenomena polycarpi ini sangat menarik. Tandan bunga pada buku batang ujung berkelamin betina dan tandan bunga pada batang pangkal berkelamin jantan. Perbungaan dimulai kala batang telah berhenti pertumbuhannya yaitu pada umur 8 – 12 tahun.
  2. Monopodial
    Yaitu jenis batang yang pertumbuhannya didominasi oleh kuncup ujung. Kuncup laterl tumbuh tetapi pertumbuhannya kurang baik dibandingkan kuncup ujung. Dalam hal ini, batang pokok akan tampak jelas contohnya pada tanaman sengon.
  3. Simpodial
    Yaitu jenis batang yang pertumbuhannya didominasi oleh kuncup samping. Kuncup ujung pertumbuhannya lambat atau tereduksi sehingga justru cabang ke sampig yang tampak dominan, tetapi kuncup ujung masih terlihat eksistensinya. Pada kondisi tertentu, yaitu di saat kuncup ujung mati, sepasang kuncup di bagian buku batang pangkal akan tumbuh secara bersamaan sehingga terjadilah tipe percabangan menggarpu (dichotomus) misalnya pada paku resam.

Berdasarkan Perawakan

Perawakan batang tumbuhan dapat dibedakan menjadi dua jenis yaitu

  1. Herba, apabila batangnya lunak misalnya ada pada tanaman bayam.
  2. Batang keras, apabila batangnya keras karena adanya kandungan kayu yang dominan misalnya tanaman jati. Batang berkayu ini dapat dibedakan lagi berdasarkan pada kuran diameter dan tinggi batang.
    – Pohon, jika memiliki diameter batang lebih dari 5 cm dan tinggi batangnya lebih dari 10 meter.
    – Semak, jika memiliki diameter batang kurang dari 5 cm dan tinggi batang kurang dari 10 m.
    Pada penerapan di kehutanan masih dirinci lagi antara pohon rendah (tinggi batang kurang dari 20 meter) dan pohon tinggi (tinggi batang lebih dari 20 meter).

Berdasarkan bentuk hidup

Oleh Renkuiner, 1987, batang tumbuhan dapat dikelompokkan menjadi lima jenis berdasarkan bentuk hidupnya, yaitu

  1. Fanerofit, jenis batang ini jika memiliki batang berkayu dan memiliki ketinggian lebih dari 25 cm di atas permukaan tahan.
  2. Kamaefit, jika tumbuhan tersebuk berupa semak kecil dengan sifat perawakan tumbuhan yang memiliki batang dengan percabangan yang tahan pada ketinggian kurang dari 25 cm di atas permukaan tanah.
  3. Hemicriptofit, jika batang tumbuhan memiliki percabangan di bawah permukaan tanah, terlindung dari faktor luar di habitatnya.
  4. Kriptofit, jika tumbuhan memiliki modifikasi batang (rimpang, umbi atau umbi lapis) yang berada di dalam tanah, pada musim kering bagian di atas tanah mati.
  5. Terofit, jika tumbuhan menyelesaikan daur hidup dalam waktu singkat dan mempertahankan diri pada saat kondisi tidak baik dengna biji, spora atau badan khusus untuk reproduksi.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *