Jenis Cabai Rawit di Indonesia

Jenis Cabai Rawit di Indonesia – Cabai rawit termasuk tanaman yang mudah ditanam di mana saja, baik didataran tinggi maupun rendah, tanpa banyak perawatan. Buah cabai rawit memiliki ukuran yang paling kecil dibandingkan dengan jenis cabai lainnya, tetapi rasanya paling pedas. Secara umum, cabai yang banyak dibudidayakan di Indonesia ada dua jenis yaitu cabai besar (Capsicum annuum)  dan cabai rawit (Capsicum frutescens).

Di indonesia sendiri  terdapat  4 jenis cabai rawit yaitu cabai rawit putih, cabai rawit hijau, cabai rawit kecil dan cabai rawit hias. Cabai rawit putih biasa digunakan untuk memasak atau membuat sambal, sedangkan cabai rawit hijau umumnya sebagai pendamping kudapan tahu atau tempe goreng.

Cabai rawit putih

Dari ketiga jenis cabai rawit di Indonesia, cabai rawit putih memiliki ukuran buah yang paling besar. bentuk buah gemuk dan meruncing pada ujungnya. Panjang buah berkisar antara 4-6 cm dengan lebar 0,9 – 1,2 cm. Ketika masih muda, buah berwarna putih kekuning kuningan, lalu berubah kuning saat menjelang tua dan menjadi merah sedikit oranye setelah masak.

Cabai ini juga dikenal dengan nama cabai cengek, cabai domba dan cabai burung. Dibandingkan kedua jenis cabai rawit lainnya, cabai rawit putih tergolong kurang pedas rasanya. Mungkin karena itulah ada jenis burung yang menyukainya.

Cabai rawit hijau

Cabai rawit hijau juga dikenal dengan nama cabai ceplik. Buahnya sebesar cabai rawit putih, tetapi lebih pendek jadi tampak gemuk. Panjang buah sekitar 3-4 cm dengan lebar 1-1,5 cm. Rasanya cukup pedas, namun tak sepedas cabai rawit kecil. Saat muda buahnya berwarna hijau tua, berangsur angsur berwarna kecoklatan dan akhirnya menjadi merah tua ketika masak.

Cabai rawit kecil

Diantara jenis cabai rawit lainnya, jenis cabai ini adalah yang terkecil sekaligus sebagai jenis cabai rawit terpedas di Indonesia. Panjang buah hanya sekitar 1-2 cm dan lebar 0,5 – 1 cm. Cabai rawit kecil serupa dengan cabai rawit hijau, saat muda berwarna hijau tua berubah menjadi merah tua ketika masak. Dibanding cabai rawit putih, ujung cabai rawit kecil ini lebih tumpul. Nama lain cabai rawit kecil adalah cabai jemprit.

Cabai rawit hias

Cabai rawit hias serupa dengan cabai rawit putih, hanya tanamannya lebih kecil, setinggi sekitar 50 cm. Biasanya, tanaman ini ditanam dalam pot sebagai tanaman hias, meskipun buahnya tetap enak dimakan. Buah muda berwarna putih kekuningan dan berubah warna merah agak oranye setelah masak. Rasa pedas cabai rawit hias setara dengan cabai rawit putih.

Related Posts

Add Comment