Jenis Serangga di Gudang ( Hama dan Membantu )

GudangJenis Serangga di Gudang ( Hama dan Membantu )- Tidak semua jenis serangga yang di temukan di gudang merupakan hama gudang. Keberadaan serangga di gudang saling berinteraksi, baik pada spesies yang sama maupun pada spesies yang berbeda dan setiap spesies serangga mempunyai peranan berbeda satu sama lain. Serangga yang ditemukan di penyimpanan dapat di kategorikan sebagai jenis berikut ini

  1. Hama
    Hama yang menyerang di gudang disebut sebagai hama gudang. Tidak semua hama adalah hama penting. Hama Penting adalah hama yang sangat merusak, laju produksinya sangat tinggi, hama yang secara hukum atau berdasarkan peraturan karantina perlu dicegah agar tidak masuk ke negara indonesia, seperti Trogoderma granarium, prostephanus trucatus dan Sitopbilus granaries.
    Beberapa jenis serangga digolongkan sebagai hama gudang primer dan hama gudang sekunder. Hama gudang primer adalah serangga yang merusak komoditas pertanian yang masih utuh dan perkembangannya di dalam biji, serangan hama ini dapat dimulai di pertanaman dan perkembangan selanjutnya terjadi di gudang. Hama gudang primer dapat masuk ke dalam biji yang tidak rusak setelah larva keluar dari telur yang menetas, dapat merusak bagian embrio, endosperm atau kotiledon biji, serta beberapa hama dapat berkembang dan makan pada komoditas pertanian yang tidak keras seperti gaplek. Pengendalian hama gudang primer dapat mengurangi serangan dari hama gudang sekunder. Hama gudang sekunder yaitu serangga yang mampu merusak bahan yang telah mengalami kerusakan seperti butir pecah akibat pengolahan atau perlakuan lainnya dan juga kerusakan akibat hama gudang primer.
  2. Pemakan Cendawan
    Jenis serangga dari ordo Coeloptera dapat berperan sebagai serangga pemakan cendawan. Serangga ini memakan cendawan yang tumbuh pada permukaan komoditas atau biji bijian kondisi lembap, seperti Ahasverus advena dan Typhae stercorea. Tingginya populasi serangga yang bersifat sebagai hama pemakan cendawan merupakan indikator buruknya kondisi gudang.
  3. Scavenger
    Jenis serangga ini adalah serangga pemakan bahan organik atau serangga serangga yang sudah mati atau hasil pertanian yang telah rusak. Kehadiran dari scavenger dalam tingkat populasi tinggi sebagai indikasi buruknya sanitasi penyimpanan. Serangga yang termasuk scavenger yaitu kecoa, dermaptera, Anthrenus sp dan Thysanura.
  4. Predator
    Serangga jenis ini adalah serangga yang memangsa serangga lain. Ada dua jenis predator yaitu fakultatif seperti Tenebroides mautitanicus dan  Tribolium castaneum  yang dapat memakan atau memangsa serangga lain dan menyerang komoditas yang terdapat di gudang dan Serangga predator obligat yang terdiri atas predator umum seperti laba laba, carabidae dan Staphlinidae yang merupakan predator di dalam dan di luar gudang. Sementara obligat predator yang spesifik beradaptasi dengan lingkungan gudang serta memangsa serangga hama yang ada di gudang.
  5. Parasitoid
    Serangga ini adalah serangga yang hidup di dalam tubuh organisme lain yang merupakan inangnya, Misalnya parasitoid dari ordi Hymenoptera. Hama gudang juga dapat diparasiti oleh tungau, seperti pyemotes sp dan Acarophenax tribolii.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *