Kegunaan Pupuk Mutiara Untuk Tanaman

Dalam melakukan budidaya tanaman, pupuk merupakan salah satu komponen penting. Kegunaan pupuk adalah untuk menyediakan nutrisi agar tanaman dapat tumbuh dengan baik. Pupuk mutiara merupakan salah satu jenis pupuk yang dapat digunakan oleh petani. Banyak petani yang menggunakannya untuk menyuburkan lahan pertaniannya.

Berbagai Jenis Pupuk di Pasaran

Saat ini sektor pertanian telah berkembang dengan pesat. Banyak berbagai jenis pupuk yang tersedia di pasaran. Berdasarkan pembuatannya pupuk dibagi menjadi dua jenis yaitu pupuk organik dan pupuk kimia. Pupuk organik pembuatana dilakukan secara alami oleh mikrobia, cacing ataupun maggot. Penggunaan pupuk organik biasanya bertujuan untuk memperbaiki keadaan tanah.

Pupuk kimia merupakan pupuk yang dibuat secara kimia oleh pabrik. Kandungan unsur hara yang ada di dalam pupuk kimia biasanya lebih tinggi dibandingkan yang organik. Akan tetapi jika digunakan secara terus menerus dalam jangka waktu lama, apalagi jika dosis yang digunakan terlalu banyak maka pupuk kimia dapat merusakan kondisi tanah.  Sehingga walaupun telah diberi pupuk kembali, tanah tidak menjadi subur dan tanaman yang tumbuh di tanah tersebut pertumbuhannya lambat.

Selain berdasarkan pembuatannya, pupuk juga dibedakan berdasarkan kandungan unsur hara yang ada didalamnya. Pupuk Tunggal adalah pupuk yang didalamnya hanya terdapat 1 unsur hara saja, contohnya adalah urea yang hanya mengandung unsur N. Sedangkan pupuk majemuk adalah pupuk yang didalamnya terdapat lebih dari 1 macam unsur hara. Pupuk mutiara termasuk kedalam pupuk majemuk  yang didalamnya terkandung unsur N, P dan K.

Apa itu Pupuk Mutiara?

Pupuk Mutiara merupakan salah satu jenis pupuk kimia majemuk yang didalamnya telah terdapat kandungan NPK secara lengkap. Ia merupakan sebuah merk pupuk yang diproduksi oleh sebuah perusahaan dari Oslo, Norwegia. Perusahaan yang beranama Yara Internasional ASA ini telah memproduksi pupuk selama puluhan tahun, sehingga kualitas dari brand ini tidak perlu diragukan lagi.

Karena merupakan barang impor, harga dari pupuk mutiara tergolong lebih mahal jika dibandingkan dengan produk lainnya. Harga untuk 1 kg pupuk ini sekitar 15 ribu rupiah sedangkan per saknya (50 kg) dijual sekitar 550 ribu rupiah. Harga ini tergolong lebih mahal ya dibandingkan dengan beberapa merk lain apalagi jika kita bandingkan dengan pupuk bersubsidi yang harganya hanya sekitar seribu rupiah per kilonya. Walau begitu, masih banyak petani yang menggunakan pupuk mutiara karena dianggap memberikan hasil lebih bagus.

Kandungan di dalam pupuk mutiara adalah Nitorgen 16%, Pospat 16 % dan Kalium 16%. Hal itulah yang menyebabkannya sering disebut sebagai pupuk 16-16-16, merujuk dari komposisi mineral yang ada didalamnya.

Pupuk mutiara tersedia dengan 2 varian produk, yaitu pupuk padat dan cair. Pemilihan varian yang akan digunakan ini tergantung dari tujuan dan kegunaan yang diinginkan petani. Pupuk cair dapat dimanfaatkan untuk menyemprot bagian daunnya sehingga nutrisi bisa langsung masuk ke dalam tanaman melalui daun. Sedangkan pupuk yang bersifat padatan penggunaannya diberikan ke tanah.

Kegunaan Pupuk Mutiara

Sama seperti semua jenis pupuk lainnya, kegunaan pupuk mutiara adalah untuk menyediakan nutrisi sehingga tanaman dapat tumbuh subur. Selain hal itu, secara spesifik kegunaan pupuk mutiara adalah sebagai berikut :

  • Memberikan nutrisi bagi tanaman secara perlahan (pupuk slow release) sehingga tanaman mendapatkan nutrisi secara cukup dalam jangka waktu lebih lama. Hal itulah yang menyebabkan pemberian pupuk tidak perlu dilakukan secara sering karena kandungan mineral yang disediakan oleh pupuk ini dapat bertahan lama.
  • Pupuk mutiara diklaim mengandung posfat yang memiliki ikatan rantai Orthophospate yang menyebabkannya dapat larut didalam air sehingga mudah diserap oleh tanaman. Pospat merupakan nutrisi makro yang dibutuhkan tanaman untuk metabolismenya sehingga menyebabkan pertumbuhan tanaman berlangsung dengan baik dan cepat.
  • Pada tanaman padi, kegunaan pupuk mutiara adalah mampu mencegah tanaman kerdil. Hal tersebut dapat dilakukannya karena ia akan merangsang pertumbuhan tunas, agar ia dapat tumbuh secara cepat.
  • Pupuk mutiara juga diklaim mampu merangsang pertumbuhan perakaran. Dengan memiliki sistem perakaran yang baik maka tanaman dapat menyerap nutrisi dari tanah secara lebih optimal dan jumlah lebih banyak.
  • Memperbanyak hasil panen dikarenakan komposisi kandungan mineral yang pas. Sehingga tidak merusak keadaan tanah tetapi menyediakan nutrisi yang mudah diserap sehingga tanaman dapat merubahnya menjadi glukosa yang disimpannya di dalam buah, umbi ataupun bijinya.

Dengan banyaknya kegunaan pupuk mutiara seperti diatas saya tetap tidak merekomendasikan untuk menggunakan jenis pupuk ini. Saya lebih menyarankan anda untuk menggunakan pupuk organik, karena penggunaan segala jenis pupuk kimia yang dilakukan dalam jangka panjang akan memiliki dampak negatif bagi tanah. Hal tersebut menyebabkan tanah menjadi sulit untuk ditumbuhi tanaman lagi dan untuk mengembalikan kondisi tanah menjadi subur seperti sediakalah membutuhkan upaya yang tidak mudah.