Kiat Menanam Cabe Rawit Dalam Pot

Nusabudidaya – Pada era seakarang, hampir setiap hari kita dihadapkan pada suasana yang serba bangunan beton. saat berangkat kerja, di ruang kerja dan sepulang kerja kita menempati bangunan rumah juga. Rasanya penat jika tidak ada selingan suasana. APalagi di rumah pun tak ada hijauan tanaman yang memadai. banyak yang beralasan tidak ada ruang lagi untuk bertanam. Alasan ini bisa diterima, bisa tidak. Masalahnya adalah terletak pada kemauan dan kreativitas kita mengelola lahan di seputar rumah, sesempit apa pun. Meski tak sejengkal tanah tersisa, kita masih bisa menanam sesuatu yang bermanfaat. Dengan sedikit sentuhan saja, rumah kita yang gersang dapat disejukkan dengan hijaunya tanaman.

Salah satu tanaman yang dapat dibudidayakan di lahan sempit adalah cabe rawit. Jika tidak ada lagi halaman rumah yang tersisa, cabe rawit juga dapat tumbuh subur di dalam pot. Selain bermanfaat sebagai pajangan di seputar rumah, tanaman cabe rawit dalam pot dapat dipetik hasilnya sebagai bumbu sayuran, bahan utama sambal, atau pengiring saat kita menyantap tempe bacem.

Jika terpelihara dengan baik, cabe rawit dapat selalu tersedia setiap saat kita butuhkan. Tanaman cabe rawit ini dapat dipungut hasilnya kapan saja tanpa menganggu kehidupannya. Masa produktifnya pun bisa mencapai tahunan.

Tujuan menanam cabe rawit dalam pot diseputar rumah memang bukan untuk komersial. Jadi untung rugi bukanlah masalah utama. Yang utama, dengan hadirnya tanaman, rumah lebih nyaman dihuni. Apalagi hasilnya dapat dimanfaatkan. Kedua, tanaman yang subur dan menghasilkan buah dapat memberikan dampak positif pada jiwa penanamnya. Ketiga, menanam juga memberikan pendidikan yang baik bagi anak anak.

Kiat menanam cabe rawit dalam pot

Tanaman tak ubahnya manusia. Untuk hidupnya tanaman memerlukan air, makanan, udara dan sinar matahari. Jadi, untuk menopang hidupnya keempat unsur tersebut harus terpenuhi. Demikian halnya cabe rawit dalam pot. Agar dapat hidup subur, harus tercukupi kebutuhan hidupnya. Mengingat media tanam yang tersedia dalam pot sangat terbatas, unsur haranya harus diperkaya. Jadi, media tanamnya harus subur sehingga cabe rawit dapat tumbuh dengan baik.

Cabe rawit tergolong tanaman yang memerlukan banyak air. Meskipun demikian, tanaman berbuah pedas ini tetap tidak suka tempat hidupnya tergenang air. Jadi media tanamnya harus memiliki daya resap air yang tinggi. Cara yang gampang, campur media tanam tersebut dengan pasir atau media lain untuk menahan air, misalnya sekam. Selain itu, kesehatan tanaman harus terjaga. Caranya, dengan mewaspadai serangan hama dan penyait. Selain dengan tindakan pemberantasan, lakukan pencegahan dengan menjaga agar kondisi tanaman dan media tetap bersih.

Sebagai wadah tanaman, sebagai alternatif menggunakan pot kita dapat juga menggunakan ember atau bekas wadah cat tembok yang dilubangi bagian sampingnya,  sebagai saluran pengeluaran sisa air siraman.  Tetapi tentu lebih baik menggunakan pot yang berbahan gerabah atau plastik, yang banyak tersedia di pasaran. Ukuran pot disesuaikan dengan jenis dan usia tanaman cabe rawit anda. Jika yang ditanam adalah jenis cabe rawit hias cukup menggunakan pot berukuran kecil. Namun, jika yang ditanam adalah cabe rawit putih anda perlu pot yang cukup besar.

Itulah sedikit artikel tentang kiat menanam cabe rawit dalam pot, semoga artikel ini dapat membantu anda.

Related Posts

Add Comment