Kiat Menanam Cabe Rawit Dalam Pot

Kiat Menanam Cabe Rawit Dalam Pot – Cabe rawit nampaknya sudah menjadi kebutuhan pokok bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Banyak orang yang mengatakan makan tak lengkap jika tak pedas. Padahal saat ini harga cabe khususnya cabe rawit berfluktuasi cukup tinggi, bahkan beberapa waktu terakhir harganya bisa mencapai diatas 100 ribu rupiah per kg.

Salah satu cara untuk mendapatkan pasokan cabe rawit secara rutin adalah dengan menanamnya di dalam pot. Dengan menanam cabe rawit pot anda dapat memanfaatkan lahan sempit entah itu diteras, sisa halam atau malah di depan kaca jendela rumah anda.

Selain dapat dijadikan sebagai pasokan kebutuhan, menanam cabe rawit dalam pot juga bermanfaat sebagai pajangan di seputar rumah. Kombinasi daunnya yang hijau dengan buah yang berwarna merah memberikan keindahan tersendiri.

Jika terpelihara dengan baik, cabe rawit dapat selalu tersedia setiap saat kita butuhkan. Tanaman cabe rawit ini dapat dipungut hasilnya kapan saja tanpa menganggu kehidupannya. Masa produktifnya pun bisa mencapai tahunan.

Selain itu, tanaman yang subur dan menghasilkan buah dapat memberikan dampak positif pada jiwa penanamnya. Menanam juga memberikan pendidikan yang baik bagi anak anak anda di rumah.

Tanaman tak ubahnya manusia. Untuk hidupnya tanaman memerlukan air, makanan, udara dan sinar matahari. Jadi, untuk menopang hidupnya keempat unsur tersebut harus terpenuhi. Demikian halnya cabe rawit dalam pot. Agar dapat hidup subur, harus tercukupi kebutuhan hidupnya. Mengingat media tanam yang tersedia dalam pot sangat terbatas, unsur haranya harus diperkaya. Jadi, media tanamnya harus subur sehingga cabe rawit dapat tumbuh dengan baik.

Cabe rawit tergolong tanaman yang memerlukan banyak air. Meskipun demikian, tanaman berbuah pedas ini tetap tidak suka tempat hidupnya tergenang air. Jadi media tanamnya harus memiliki daya resap air yang tinggi. Cara yang gampang, campur media tanam tersebut dengan pasir atau media lain untuk menahan air, misalnya sekam. Selain itu, kesehatan tanaman harus terjaga. Caranya, dengan mewaspadai serangan hama dan penyait. Selain dengan tindakan pemberantasan, lakukan pencegahan dengan menjaga agar kondisi tanaman dan media tetap bersih.

Sebagai wadah tanaman, sebagai alternatif menggunakan pot kita dapat juga menggunakan ember atau bekas wadah cat tembok yang dilubangi bagian sampingnya,  sebagai saluran pengeluaran sisa air siraman.  Tetapi tentu lebih baik menggunakan pot yang berbahan gerabah atau plastik, yang banyak tersedia di pasaran. Ukuran pot disesuaikan dengan jenis dan usia tanaman cabe rawit anda. Jika yang ditanam adalah jenis cabe rawit hias cukup menggunakan pot berukuran kecil. Namun, jika yang ditanam adalah cabe rawit putih anda perlu pot yang cukup besar.

Itulah sedikit artikel tentang kiat menanam cabe rawit dalam pot, semoga artikel ini dapat membantu anda.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *