Klasifikasi dan Deskripsi Bunga Teratai

Bunga teratai putihBunga teratai dikenal pula dengan sebutan bunga seroja atau orang barat menyebutnya sebagai east indian lotus. Tanaman ini dikenal sejak 4000 tahun silam oleh bangsa mesir, china dan india. Bangsa mesir merupakan bangsa ang pertama kali memanfaatkan bunga teratai sebagai penghias kolam kolam batu. Selain menghiasi taman, bunga teratai juga dianggap oleh pemeluk agama hidup dan budha sebagai bunga suci.

Klasifikasi Bunga Teratai

Sepintas orang awam kesulitan membedakan tanaman lotus dengan teratai. Keduabya memang mirip. Perbedaan yang mendasar adalah pada pola pertumbuhannya. Lotus tumbuh ke atas sedangkan teratai tumbuh mendatar atau melebar. Warna bunga bunga lotus terbatas misalnya kuning, putih dan pink sedangkan bunga teratai lebih beragam.

Dalam sistem klasifikasi bunga teratai memiliki nama ilmiah Nymphae sedangkan lotus memiliki nama ilmiah Nelumbo. Lotus hanya memiliki 2 spesies sedangkan terdapat 45 spesies teratai dengan 200 varietas.

Klasifikasi Bunga Teratai adalah :

Kingdom : Plantae
Divisi : Spermathiphyta
Kelas : Monocotyledoneae
Ordo : Nymphales
Famili : Nympaceae
Genus : Nymphae

Deskripsi Bunga Teratai

Bunga teratai terdiri dari beberapa helaian petal yang tertata rapi sehingga membentuk lingkaran berdiameter 3 – 30 cm. Di tengah tengah bunga terlihat jelas benang sari berwarna kunig terang yang menyembul ke atas. Dalam satu tanaman teratai umumnya hanya terdapat satu bunga yang mekar, walau terdapat banyak kuncup bunga. Naun, jenis teratai yang berbunga kecil berwarna ungu pucat bisa memiliki 2 – 3 bunga yang mekar bersamaan.

Beberapa jenis teratai hanya mekar pada sang hari (day blooming). Namun, ada pula yang hanya mekar saat malam hari (night blooming). Bunga ini hanya akan bertahan selama 2 – 4 hari. Setelah itu akan layu dan rontok. Setiap bunga menghasilkan 12 – 30 bakal buah yang masing masing berisi satu biji.

Daun teratai mumnya bulat mendekati lonjong dan memiliki belahan yang mengarah ke tangkai daun. Pangkal belahan daun ada yang runcing membentuk huruf V dan ada yang agak membulat. Tepi daun ada yang bergerigi, ada pula yang polos. Teratai victoria memiliki tepi daun yang melipat ke atas mirip nyiru.

Selain itu, ada jenis teratai yang bagian bawah daunnya berduri. Diameter daun sangat bervariasi, mulai 15 cm hingga 2 meter (teratai raksasa). Warna daun juga beragam, diantaranya hijau berbecak merah serta bagian atas hijau dengan bagian bawah merah marun.

Pada tanaman teratai, baik daun maupun bunganya tumbuh dari dasar air. Tangkai daun cenderung tumbuh menjalar sehingga helai daun terlihat mengapung. Panjang tangkai daun 100 – 12 cm dari pangkal. Warnanya beragam dari hijau, hijau cerah hingga merah kecokelatan. Sementara itu, tangkai bunga cenderung tumbuh tegak dan sedikit menyembul dari permukaan air. Seperti lotus, batang daun dan bunga teratai juga di penuhi rongga rongga.

Akar teratai bisa membentuk umbi yang berbentuk seperti umbi talas. Umbi ini berada tepat di bawah pangkal tanaman. Seiring waktu, umbi yang diselimuti bulu bulu halus ini akan membesar kebawah. Jika ditanam di dalam kolam rumah, panjang rimpang hanya sekitar 10 cm. Namun, jika tumbuh di alam terbuka panjangnya dapat mencapai lebih dari 2 meter.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *