Klasifikasi dan Morfologi Bekicot (Achatina fulica)

Bekicot meraupakan salah satu jenis Mollusca yang masuk ke dalam famili Achatinidae. Karena merupakan hewan yang berasal dari afrika, orang-orang barat menyebutnya dengan nama giant african snail. Ia merupakan salah satu spesies hama yang sering menyebabkan kerusakan pada tanaman pertanian.

Klasifikasi Bekicot

Menurut ahli biologi alumni UGM, Adi Nugroho, bekicot diklasifikan sebagai berikut :

Kingdom : Animalia
Filum : Mollusca
Kelas : Gastropoda
Ordo : Pulmonata
Sub Ordo : Stylommatophora
Famili : Achatinidae
Genus : Achatina
Spesies : Achatina fulica

Morfologi Bekicot

Salah satu ciri morfologi dari bekicot adalah tubuhnya bercangkang (concha) yang kebanyakan berputar ke kanan (dekstral) walaupun ada juga sebagian kecil yang berputar kekiri (sinistral). Putaran ini dimulai dari apeks melalui whorl sampai dengan aperturenya. Bagian tengah cangkang merupakan sumbu putaran dan disebut sebagai kollumella. Kollumella ini tidak terlihat dari luar.

Cangkangnya terdiri atas tiga lapisan, yaitu (1) periostrakum yang terbuat dari bahan tanduk yang disebut konkiolin, (2) lapisan prismatik, terbuat dari kalsit atau arragonit dan (3) lapisan mutiara, terdiri dari CaCO3 yang jernih dan mengkilap. Lapisan prisatik dan periostrakum dibentuk oleh tepi pallium yang menebal, sedangkan lapisan mutiara dibentuk oleh seluruh permukaan pallium.

Saat bergerak atau mengambil makanan akan ada bagian tubuh bekicot yang menjulur keluar cangkangnya. Bagian tersebut terdiri atas :

  1. Kepala
    Pada ujung depan agak ke ventral kepala terdapat mulut dan dua pasang tentakel. Pada ujung tentakel yang lebih panjang terdapat mata.
  2. Leher
    Pada sisi sebelah kanan terdapat lubang genital.
  3. Kaki
    Terdiri atas otot yang kuat untuk merapat.
  4. Viscera
    Terdapat di dalam cangkang berbentuk spiral, ditutupi oleh mantel

Sistem Pencernaan Makanan

Makanan bekicot berupa tumbuh-tumbuhan yang akan dipotong-potong oleh mandibula dan kemudian dikunyah oleh radula. Zat-zat makanan diserap di dalam intestin. Morfologi saluran pencernaan bekicot terdiri atas : Rongga mulut-faring (tempat dimana terdapat radula) – esofagus – tembolok – lambung – intestin – rektum – anus. Mollusca ini telah memiliki beberapa kelenjar pencernaan yang terdiri atas kelenjar ludah, hati dan pankreas.

Sistem Peredarah Darah Bekicot

Sistem peredarah darah yang dimiliki bekicot berupa jantung yang terdapat di dalam cavum pericardi, terdiri dari dua bagian yaitu satu atrium dan satu ventrikel. Dari ujung ventrikel keluar aorta yang bercabang dua, yaitu :

  1. Cabang yag berjalan ke arah anterior, mensuplai darah ke bagian tubuh sebelah anterior (kepala) kemudian membelok ke arah ventral menjadi arteria pedalis yang mensuplai darah ke bagian kaki.
  2. Cabang yang berjalan ke arah posterior, mensupai darah ke viscera, tertama kelenjar pencernaan, ventrikel dan ovotestes.

Arteria bercabang-cabang yang langsung mencapai rongga-rongga darah atau hemocoelom (tidak membetuk kapiler-kapiler). Dari hemocoelum, dikumpulkan kembali melalui sirkulus venosus (masing-masing mengumpulkan darah dari daerah viscera, daerah kaki dan kepala) , kemudian darah diteruskan ke paru-paru untuk melepaskan CO2 dan menerima oksigen yang selanjutnya masuk kembali ke atrium kemudian ke ventrikel. Darahnya mengandung pigmen pernafasan yang berwarna biru (haemocyanin) yang berfungsi untuk mengikat oksigen, zat-zat makanan dan sisa metabolisme.

Sistem pernafasan

Alat pernafasan yang dimiliki bekicot berupa paru-paru yang merupakan modifikasi dari rongga mantel yang kaya dengan kapiler-kapiler darah.

Sistem Eksresi

Morfologi alat ekskresi bekicot berupa nephridia, terdapat di dekat jantung dan saluran uretranya terletak di dekat anus.

Sistem Syaraf

Sistem syaraf terdiri atas ganglion selebral (sebelah dorsal), ganglion pedal (sebelah ventral), ganglion parietal (sebelah lateral), ganglion abdominal (sebelah median) dan ganglion bukal (sebelah dorsal rongga mulut).

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *