Klasifikasi dan Morfologi Cabai Merah

Klasifikasi dan Morfologi Cabai Merah Klasifikasi dan Morfologi Cabai Merah  – Jenis cabai Capsicum annuum car longum sering disebut sebagai cabai merah atau lombok abang karena memiliki buah berwarna merah. Buahnya dikelompokkan sebagai sayuran maupun bumbu (rempah). Sebagai bumbu, buah cabai yang pedas itu populer sebagai penguat rasa makanan. Bahkan bagi masyarakat padang, cabai ini dianggap sebagai salah satu bahan masakan pokok dari sepuluh bahan masakan utama. Sulit dibayangkan masakan padang dibuat tanpa cabai merah.

Cabai merah atau cabai besar biasanya memiliki banyak macam, diantaranya Nenggala, Tombak, Cemeti, Trisula, Buana, Restu, Jetzet dan kelompok cabai merah lokal lainnya. Salah satu contoh cabai lokal yang pernah populer adalah cabai merah jawa dan cabai semarang. tanaman ini menumbuhkan 8-10 cabang yang mampu membentuk banyak kuncup. Selain itu waktu berbunga yang serentak menyebabkan pemeliharaanya menjadi lebih mudah dan pemanenannya dapat serentak.

Potensi cabai tit dalam membentuk bunga sangat bagus. Pertanaman ini mampu membentuk calon bunga sampai 500 kuntum meskipun yang tmbuh menjadi bunga hanya sekitar 70-80%. Bila ditawat secara tepat dan cermat, rata rata pertanaman akan mampu memproduksi buah cabai sampai 2,63 kg atau 263 buah.

Dalam satu kali masa panen atau satu musim tanam haya dapat dipanen sekitar enak kali. Buahnya berwarna merah tua menyala dengan ukuran besar, panjang dan mulus serta ujungnya mengecil runcing dan bengkok. Panjang buah 10-15 cm dengan bobot 10 g per buah. Bahkan panjang buah di cabang pertama dapat mencapai 18 cm dengan bobot mencapai 20 g per buah. Produksi buahnya dapat mencapai 16 ton per hektar.

Contoh cabai merah lainnya adalah cabai merah tanjung 2. Beberapa keunggulan tanjung 2 adalah memiliki daya adaptasi cukup luas, dapat ditanam di lahan sawah (tanam pada akhir musim hujan) dan lahan kering (tanam pada awal musim hujan), toleran terhadap penyakit antraknosa, produktivitas 12 ton per hektar, kandungan capsaicin serta antosianin cukup tinggi dan warna tidak berubah setelah diproses. Bentuk buah agak bergelombang dengan warna buah merah menyala. Cabai tanjung 2 dilepas pada bulan oktober 2000 dengan surat keputusan mentri pertanian no 240/KPTS/Tp.240/4/2001.

Selain kedua varietas yang telah dijelaskan diatas masih ada beberapa varietas cabai merah lainnya. Benihnya ada yang langsung didadatangkan dari luar negeri dan ada pula yang di produksi sendiri oleh Indonesia.

Klasifikasi Cabai Merah Besar :

  • Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
  • Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
  • Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
  • Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
  • Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua/dikotil)
  • Sub Kelas: Asteridae
  • Ordo: Solanales
  • Famili: Solanaceae (suku terung-terungan)
  • Genus: Capsicum
  • Spesies: Capsicum annum L.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *