Klasifikasi dan Morfologi Kencur

30 views

morfologi kencurSebelum kita membahas tentang klasifikasi dan morfologi kencur kita perlu mengetahui lebih dulu tentang tanaman obat ini. Kencur merupakan tanaman yang multiguna karena dapat digunakan untuk bahan baku obat tradisional (jamu), fitofarmaka, industri kosmetik, penyedap makanan dan minuman serta rempah dan bahan campuran saus pada rokok atau industri rokok kretek.

Secara empiris, tanaman ini digunakan sebagai penambah nafsu makan, infeksi bakteri, obat batuk, disentri, tonikum, ekspetoran, masuk angin dan sakit perut. Banyaknya manfaat tanaman kencur sangat memungkinkan pengembangan pembudidayaannya dilakukan secara intensif disesuaikan dengan produk akhir yang diinginkan.

Klasifikasi Kencur

Menurut ahli biologi lulusan UGM, Adi Nugroho, klasifikasi tanaman kencur dalam sistematika (taksonomi) tumbuhan adalah sebagai berikut :

Kingdom : Plantae (tumbuhan)
Sub Kingdom : Tracheobionta (tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi : Spermatophyta (menghasilkan biji)
Divisi : Magnoliophyta (tumbuhan berbunga)
Kelas : Liliopsida (berkeping satu, monokotil)
Sub Kelas : Commelinidae
Ordo : Zingiberales
Famili : ZIngiberaceae (suku jahe-jahean)
Sub Famili : Zingiberoideae
Genus : Kaempferia
Spesies : Kaempferia galanga L.

Kerabat dekat tanaman kencur antara lain tanaman temu kunci (Kampferia pandurata), temu pepet (K. angustifolia) dan pulkra (Kampferia pluchra).

Morfologi Kencur

Sifat dan bentuk tanaman kencur memiliki batang semu, jumlah daun 2 – 3 helai, warna bunga putih, umbi berwarna kuning kecokelatan dan banyak mengandung air. Mofologi tanaman kencur terdiri atas :

  1. Akar dan Rimpang
    Kencur memiliki akar tinggal yang bercabang halus dan menempel pada rimpang (umbi akar). Akar bergerombol, bercabang-cabang, serabut putih, cokelat gelap dan berkesan mengkilap. Rimpang kencur sebagian berada di dalam tanah dan sebagian lagi berada di atas tanah.
    Morfologi rimpang kencur ini umumnya bulat, bagian bagian tengah berwarna putih dan pinggirnya cokelat kekuningan dan berbau harum. Rimpang kencur yang terdapat di dalam tanah bergerombol dan bercabang-cabang dengan induk rimpang berada di tengah.
    Kulit air berwarna cokelat dan bagian dalam berwarna putih serta berair dengan aroma yang tajam.
    Saat masih muda rimpang warnanya putih kekuningan dan memiliki kandungan air lebih banyak dibandingkan yang tua. Rimpang ditumbuhi akar pada ruas-ruas rimpang berwarna putih kekuningan. Kandungan gizi yang ada di rimpang kencur ini terdiri atas pati 4,14%, mineral 13,73%, minyak atsiri 2,4 – 3,9% yang teridiri atas cineol, asam methy, aldehide, ethyl, ester dan lain lain.
  2. Batang
    Tanaman kencur memiliki batang yang berukuran sangat pendek, terbentuk dari pelepah-pelepah daun yang saling menutupi. Batangnya lunak, berpelepah, membentuk rimpang, berwarna hitam keabu-abuan.
  3. Daun
    Morfologi daun kencur berbentuk lanset melebar yang ujungnya meruncing walau ada juga viarietas yang daunnya bundar. Daun ini tumbuhnya tunggal, panjangnya 7 – 12 cm dengan lebar 3 – 6 cm serta berdaging agak tebal. Daun tumbuh mendatar, bahkan hampir rata dengan permukaan tanah. Jumlah daun pada setiap tanaman kencur bervariasi antara 8 – 10 helai dan tumbuh berlawanan satu sama lainnya.
  4. Bunga
    Bunga kencur tumbuh majemuk berbentuk buliran setengah duduk dari ujung tanaman di sela-sela daun. Warna bunganya bervariasi ada yang putih, ungu hingga lembayung. Bunganya berbau harum dan terdiri atas empat helai daun mahkota yang panjangnya 10 – 19 cm dan tiap tangkai bunga berjumlah 4 – 12 kuntum bunga.
    Tangkai bunganya berdaun kecil sepanjang 2 – 3 cm, tidak bercabang, dapat tumbuh lebih dari satu tangkai, panjang tangkai 5 – 7 cm berbentuk bulat dan beruas-ruas.
    Putik kencur menonjol ke atas berukuran 1 – 1,5 cm, tangkai sari berbentuk corong pendek. Kelopak bunganya berbentuk lanset yang panjangnya 4 cm dan lebar 2 – 3,5 cm.
  5. Buah
    Buah kencur termasuk buah kotak yang memiliki 3 ruang dengan bakal buah yang letaknya tenggelam, tetapi sulit menghasilkan biji. Daging buahnya lunak, tidak berserat, berwarna putih di bagian dalam serta cokelat di bagian luarnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *