Klasifikasi dan Morfologi Nyamuk Aedes albopictus

Aedes albopictusPada kesempatan kali ini Nusabudidaya akan membahas tentang klasifikasi dan Morfologi Nyamuk Aedes albopictus. Nyamuk Aedes albopictus disebut pula sebagai “Tiger mosquito” merupakan nyamuk yang berasal dari asia tenggara, namun dalam beberapa dekade terakhir jenis ini telah menyebar ke berbagai benua. Aedes albopictus ditandai dengan tubuh dan kaki yang berwarna hitam putih (Cancrini et al, 2003). Aedes albopictus merupakan nyamuk yang berperan sebagai vektor penting dalam transmisi virus patogen antara lain  yellow fever virus, dengeu dan chikungunya. (Hochedezet al, 2006).

Klasifikasi Nyamuk Aedes albopictus

Genus Aedes sp memiliki dua spesies, yaitu Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Urutan klasifikasi nyamuk Aedes albopictus adalah sebagai berikut :

Kingdom             : Animalia

Phylum                : Arthropoda

Sub Phylum        : Mandibulata

Kelas                     : Insecta

Sub Kelas             : Pterygota

Ordo                     : Diptera

Sub Ordo             : Nematocera

Famili                    : Culicidae

Sub family            : Culicinae

Genus                   : Aedes

Spesies                  : Aedes albopictus

 Morfologi Nyamuk Aedes albopictus

Aedes albopictus dewasa dapat dikenali adanya garis putih keperakan dengan bentuk lyre pada toraknya dan mempunyai gelang putih pada bagian pangkal kaki, proboscis bersisik hitam.. Nyamuk ini berukuran sedang (sekitar 2,0-10,0 mm, jantan 20% lebih kecil dari betina) (Hawley, 1988).

Morfologi nyamuk Aedes albopictus secara makroskopis terlihat hampir sama seperti Aedes aegypti, perbedaan morfologi nyamuk Aedes albopictus dan Aedes aegupti terletak pada punggung (mesonotum) dimana Aedes aegypti mempunya gambaran punggung berbentuk garis seperti lyre dengan dua garis lengkung dan dua garis lurus putih, sedangkan Aedes albopictus hanya mempunya satu strip putih pada mesonotum. (Harwood RF and James MT, 1979).

morfologi nyamuk aedes

Perbedaan punggung (mesonotum) Aedes aegypti dan Aedes albopictus

Selain pada mesonotum terdapat juga perbedaan pada anterior kaki. Anterior pada kaki Aedes aegypti bagian femur kaki tengah seperti yang terlihat pada Gambar 2, terdapat strip putih memanjang sedangkan pada Aedes albopictus tanpa strip putih memanjang.

Perbedaan kaki Aedes aegypti dan Aedes albopictus

Perbedaan kaki Aedes aegypti dan Aedes albopictus

Larva Aedes sp memiliki kepala yang cukup besar serta thorax dan abdomen yang cukup jelas. Larva menggantungkan dirinya pada permukaan air untuk mendapatkan oksigen dari udara. Larva menyaring mikroorganisme dan partikelpartikel lainnya dalam air. Larva biasanya melakukan pergantian kulit sebanyak empat kali dan berubah menjadi pupa sesudah tujuh hari. (Harwood RF and James MT, 1979)

Pupa berbentuk agak pendek, tidak makan tetapi tetap aktif bergerak dalam air terutama bila terganggu. Pupa akan berenang naik turun dari bagian dasar ke permukaan air. Dalam waktu dua atau tiga hari perkembangan pupa sudah sempurna, maka kulit pupa pecah dan nyamuk dewasa muda segera keluar dan terbang. ( Sembel DT, 2009)

Pada keadaan istirahat nyamuk dewasa hinggap dalam keadaan sejajar dengan permukaan. Nyamuk Aedes betina mempunyai abdomen yang berujung lancip dan mempunyai cerci yang panjang. Hanya nyamuk betina yang mengisap darah. (Neva FA and Brown HW, 1994)

Related Posts

Add Comment