Klasifikasi dan Sejarah Tanaman Cabe

Klasifikasi dan Sejarah Tanaman CabeKlasifikasi dan Sejarah Tanaman Cabe

Cabe termasuk tanaman yang sudah lama dikenal sebagai bumbu yang memberikan rasa pedas pada aneka maskan. Bahkan, ada sebagian orang yang memanfaatkan tanaman cabe sebagai obat.

Sejarah Tanaman Cabe

Tanaman cabe sebenernya merupakan tanaman yang berasal dari amerika bagian selatan. Cabe dikenal oleh penduduk asli amerika (indian) sejak masa prasejarah, oleh masyarakat indian cabe tidak hanya dijadikan sebagai bumbu masak tetapi juga sebagai sarana upacara adat. Cabe yang sudah tua dan warnanya merah kecoklatan dijadikan seabgai hidangan istimewa dalam suatu perjamuan yang dihadiri para tetua suku Aztec.

Tanaman cabe kemudian ditemukan oleh Christoper Colombus, seorang petualang dunia berkebangsaan spanyol yang merupakan penemu benua amerika. Colombus menemukan tanaman cabe ketika tim ekspedisi yang dipimpinnya mendarat di suatu daerah berhawa panas di seletan meksiko. Daerah tersebut adalah Guanahani yang sekarang merupakan wilayah San Salvador, Amerika Tengah. Setelah itu, Colombus memperkenalkan cabe ke negara negara di benua eropa. Spanyol dan Portugis merupakan negara yang kemudian mengembangkan tanaman cabe.

Kedua negara ini menyebarkan cabe ke wilayah wilayah koloninya atau wilayah yang pernah dikunjungi untuk melakukan perdagangan remah rempah, misalnya saja ke asia antara lain india, korea, jepang, filipina, malaka dan tenntu saja Indonesia. Kini, cabe menjadi komoditas ekspor utama india ke seluruh dunia.

Indonesia sendiri mengenal cabe untuk pertama kali sekitar abad ke 15 dan 16 dari para penjajah portugis. Sejak itu cabe mulai berkembang pesar di Indonesia.

Klasifikasi Cabe

Tanaman cabe yang dikenal di Indonesia di antaranya merupakan spesies Capsicum annum (cabai besar), Capsicum Frutescens (Cabai rawit) dan Capsicum chinense. Tanaman cabai juga memiliki berbagai nama daerah misalnya, lada,lado,campli (sumatera); lombok,cabhi (jawa dan madura); tabia (bali); sabia, hili (nusa tenggara); rica, lada , malita (sulawesi) dan sebagainya. Sementara itu, di negara negara lain cabe dikenal dengan nama chili atau mirchi (india) ; chile atau chile pepper (amerika) dan chili (eropa).

Dalam sistem klasifikasi, tanaman cabai dapat digolongkan sebagai berikut.

Kingdom              : Plantae
Divisi                      : Magnoliophyta
Famili                    : Solanaceae
Genus                   : Capsicum
Spesies                 : Capsicum annum, Capsicum frutescens, Capsicum chinense

Banyak pakar mengungkapkan bahwa tanaman cabai termasuk yang sulit dideskripsikan dan di klasifikasikan. Ada yang mengekolompokkan jumlah spesiesnya menjadi sekitar 20 spesies yang sebagian besar masih tumbuh di habitat aslinya, dalam pengelompokkan ini beberapa spesies seperti yang sudah disebutkan diatas (Cabai besar,cabai kecil, Capsicum baccatum, Capsicum pubesens, dan Capsicum chinense). Namun ada yang mengelompokkannya kedalam 3 spesies saja yaitu Capsicum annum, Capsicum frutescens dan Capsicum chinense.

Sementara itu masyarakat Indonesia, umumnya hanya mengenal dua kelompok besar cabe yaitu cabai besar dan cabai rawit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *