Klasifikasi, Habitat dan Morfologi Teripang Laut

teripang lautKlasifikasi, Habitat dan Morfologi Teripang Laut – Teripang laut merupakan salah satu hewan laut yang terkadang dikonsumsi juga oleh manusia. Di Indonesia terdapat sekitar 327 spesies teripang.

Klasisifikasi Teripang Laut
Secara taksonomik teripang diklasifikasikan ke dalam filum Echinodermata, Kelas Holothuridea, Ordo Aspidochirotda, famili Holothuriidae dan memiliki berbagai genus. Genus penting dari teripang adalah holothuria, Meulleria dan Stichopus.

Morfologi Teripang Laut

Walau dalam sistem klasifikasi teripang adalah salah satu anggota hewan berkulit duri atau berbintil (Echinodermata) . Tidak semua spesies/ jenis teripang mempunyai duri atau bintil pada kulitnya ada beberapa spesies teripang yang tidak berduri/berbintil. Duri atau bintil pada teripang tersebut sebenarnya merupakan rangka atau sekelet yang tersusun dari zat kapur dan terdapat di dalam kulitnya. Rangka dari zat kapur itu tidak dapat dilihat dengan mata telanjang karena sangat kecil sehingga perlu menggunakan mikroskop.

Tubuh teripang umumnya berbentuk bulat panjang atau silindris sekitar 10-30 cm, dengan mulut pada salah satu ujungnya dan dubur pada ujung lain. Karena bentuk umumnya seperti ketimun atau bonte maka dalam bahasa inggris hean ini disebut sebagai sea cucumber atau ketimun laut. Mulut teripang dikelilingi oleh tentakel tentakel atau lengan peraba yang kadang bercabang cabang. Tubuhnya berotot (dapat tipis atau tebal, lembek atau licin) sedangkan kulitnya dapat halus atau berbintil.

Warna dari teripang bermacam macam, ada yang hitam pekat, cokelat, abu abu dan ada juga yang mempunyai bercak bercak atau garis garis pada punggung dan sisinya. Teripang laut biasanya dijumpai tergeletak pada satu sisi tertentu saja, yakni pada bagian tubuh yang biasanya berwarna lebih pucat. Ada juga jenis yang sering membenamkan diri dalam pasir. Teripang bergerak dengan sangat lambang hingga seakan akan teripang selalu dalam keadaan diam pada waktu dilihat di alam bebas.

Untuk melindungi diri dari musuhnya, teripang laut mengeluarkan lendir yang beracun dari tubuhnya. Adapula jenis yang dapat menyemprotkan getah seperti benang yang sangat lengket dari tubuhnya apabila diganggu, misalnya teripang getah. Hewan lain yang mengganggunya akan meronta ronta untuk melepaskan diri dari getah yang sangat lengket itu. Tetapi makin sering ia bergerak makin terbelit lah ia oleh getah itu.

Habitat Teripang Laut

Habitat teripang adalah perairan pantai, mulai dari daerah pasang-surut yang dangkal sampai perairan yang lebih dalam. Beberapa kelompok teripang laut hidup di daerah berbatu yang dapat digunakannya sebagai tempat bersembunyu, sedangkan yang lainnya hidup pada daerah yang banyak ditumbuhi rumput laut, lamun atau daerah berpasir. Ada juga teripang laut yang membuat lubang dalam lumpur dan pasir.

Pada umumnya, masing masing spesies memiliki habitat yang spesifik. Misalnya teripang putih banyak ditemukan di daerah yang berpasir atau pasir bercampur lumpur di kedalaman 1-40 meter atau sering pula ditemukan di perairan yang dangkal dan banyak ditumbuhi lamun. Sedangkan teripang lontong dan teripang nanas biasanya menyukai habitat disekitar karang pada kedalaman 10-30 meter. Begitu pula jenis teripang lainnya yang memiliki habitat lain yang spesifik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *