Klasifikasi, Morfologi dan Habitat Ikan Gabus

Ikan gabusKlasifikasi, Morfologi dan Habitat Ikan Gabus – Ikan bagus atau dalam bahasa latin disebut Channa striata atau dikenal juga sebagai “gapo” dan “ikan jilo” adalah ikan dari famili Channidae, suku ikan air tawar yang hidup di daerah tropis afrika, asia selatan, asia tenggara dan asia timur. Semua jenis ikan gabus bersifat predator (pemangsa) yang memakan cacing, katak, anak anak ikan, udang, keram dan sebagainya. Oleh karena itu, gabus digolongkan sebagai ikan karnivor.

Klasifikasi Ikan Gabus

Dalam sistem klasifikasi terbaru ikan gabus masuk kedalam klasifikasi sebagai berikut :

Filum : Chordata
Class : Actinopterygii
Ordo : Perciformes
Famili : Channidae
Genus : Channa
Spesies : Channa striata

Morfologi Ikan Gabus

Tubuh gabus bulat panjang yang makin ke belakang makin pipih, ditutupi oleh sisik yang berwara hitam dengan sdikit belang pada bagian punggung, dan perutnya berwarna putih. Tubuh dan kepala gabus mirip ular sehingga dikenal sebagai si kepala ular (snake head). Ada dua varietas dari ikan gabus yaitu yang cepat tumbuh dan lambat tumbuh. Gabus yang cepat tumbuh umumnya hidup di sekitar danau dan mempunyai warna sisik punggung abu abu muda, bagian dada berwarna putih keperak perakan, serta pada umur yang sama, panjang total dan lebar badannya lebih besar dari varietas yang lambat tumbuh (Choesaeri,1981).

Ikan ini mampu hidup pada perairan yang minim oksigen karena mau mengambil oksigen langsung dari udara dengan cara menyebulkan kepalanya di permukaan air. Alat pernafasan tambahan pada gabus disebut sebagai diverticula, yang merupakan tulang rawan terletak pada daerah pharink. Kemampuan lainnya adalah gabus dapat berjalan dengan menggunakan sirip dadanya di atas tanah dan hidup di dalam lumpur.

Habitat Ikan Gabus

Gabus hidup di perairan tawar dan payau. Ikan ini hidup pada perairan yang dangkal berlumpur dengan kedalaman sekitar 40 cm. Selain itu ikan ini lebih menyukai hidup di air yang memiliki arus tenang. Ikan ini bisa di temui di danau, sawah, sungai ataupun rawa. Persebaran spesies ini cukup luwas dari asia hingga afrika dapat ditemuan jenis ikan ini di alam liar.

Budidaya Ikan Gabus

Gabus merupakan ikan karnivor yang mempunyai nilai ekonomis tinggi. Peternak ikan dan nelayan di kalimantan khususnya kalimantan timur banyak memelihara ikan gabus ini. Benih yang dipelihara biasanya berasal dari hasil tangkapan di sekitar danau semayang dan danau melintang. Ukuran ikan yang ditangkap masih sangat kecil, yaitu masih diasuh oleh induknya. Benih tersebut dipelihara sampai mencapai bobot 10 g / ekor dengan pemberian pakan berupa gilingan daging ikan kecil. Setelah berukuran 10g ikan ikan tersebut kemudian ditebar kembali dalam keramba hingga mencapai ukuran 700 -1000 g/ ekor dengan masa pemeliharaan berkisar antara 10 – 12 bulan.

Pada keramba yang diapungkan dengan balok kayu bulat, benih gabus yang ditebar berukuran 10 g/ekor dengan kepadatan 1000 ekor/keramba, serta diberi pakan ikan ikan kecil yang berasal dari hasil tangkapan nelayan. Setelah pemeliharaan 8 bulan, ikan dapat mencapai ukuran rata rata 1 kg/ekor (Sadli & Koeshendrajana,1989).

Makanan untuk ikan gabus yang dipelihara adalah ikan ikan kecil. Jenis ikan untuk makanan ikan gabus terdiri dari 15 jenis. 6 Jenis diantaranya termasuk jenis ikan bernilai ekonomis yaitu benih jelawat, kendia, repang, puyau, sepat dan biawan.

Di satu sisi, pemeliharaan ikan gabus dengan pakan ikan ikan kecil ini diduga mengakibatkan terjadinya penurunan jenis ikan yang bernilai ekonomis. Seiring dengan makin sulit memperoleh ikan ikan kecil untuk pakan, telah dilakukan percobaan pemberian pakan buatan.

Related Posts

Add Comment