Klasifikasi Porifera dan Contohnya

Klasifikasi porifera didasarkan dari bahan pembentuk kerangka tubuhnya serta spikula yang ada pada tubuh hewan sederhana ini. Sehingga para ahli dapat mengklasifikasikan filum porifera ke dalam 3 kelas dan 12 ordo.

Kelas Calcarea

Kelas ini biasanya hidup di laut (pantai dangkal), mereka dicirikan oleh spikula yang terbuat dari kalsium karbonat dalam bentuk kalsit atau aragonit. Sebagian besar anggota kelas ini memiliki 3 spikula, walaupun ada beberapa yang memiliki 2 atau tiga. Ciri lain dari calcarea adalah koanositnya berukuran besar. Kelas ini terdiri atas 2 ordo yaitu :

  1. Ordo Asconosa
    Terdiri dari individu sederhana yang memiliki tipe saluran air ascon yang kemudian dapat berubah menjadi tipe rhagon. Contoh dari ordo Asconosa adalah Leucosolenia.
  2. Ordo Syconosa
    Ciri dari ordo ini adalah memiliki tipe saluran air sikon, tetapi kemudian berubah menjadi tipe rhagon. Contoh ordo Syconosa adalah Scypha.

Kelas Hexactinellida

Para ahli membuat klasifikasi porifera ini didasarkan adanya kelompok porifera yang memiliki spikula berduri 6 (Heksason), Selain itu ciri lain dari Kelas ini adalah hidup di laut dalam, kerangka tubuhnya tersusun atas bahan kersik / silikat (H2S13O7) dan memiliki saluran air sederhana. Kelas ini juga terdiri dari 2 ordo, yaitu :

  1. Ordo Hexasterophora
    Ordo ini kebanyakan spikulanya berbentuk bintang / astrose. Contoh spesies ordo ini adalah Euplectella.
  2. Ordo Amphidiscophora
    Ciri dari ordo ini adalah spikula berbentuk amfidiskus. Contohnya Hyalonema.

Kelas Demospongia

Merupakan kelas terbesar dari porifera. Umumnya hidup di laut, beberapa spesies hidup di air tawar. Pada umumnya tidak mempunyai rangka dan kalau ada rangka terbuat dari kersik, spongin atau campuran keduanya. Kelas Demospongia ini terdiri dari 8 Ordo, yaitu :

  1. Ordo Carnosa
    Kelompok ini rangka tubuhnya tersusun atas bahan organik yang berbentuk bubur atau koloidal, adang kadang pada tubuhnya ditemukan spikula kecil tetapi kebanyakan tidak memiliki spikula. Contoh ordo Carnosa adalah Chondrosia.
  2. Ordo Choristida
    Ordo ini ciri utamanya adalah rangka tersusun atas spikula spikula yang berjajar empat, mencuat ari suatu titik sentrat. Contohnya adalah Geodia.
  3. Ordo Epipolasida
    Ciri dari ordo ini adalah bentuknya sperikal, spikula monakson serta mencuat menjadi dari daerah sentral tubuh. Contohnya adalah Tethya.
  4. Ordo Hadromerina.
    Kelompok porifera ini spikulanya berbentuk seperti pines, contohnya adalah Cliona.
  5. Ordo Halichondrina
    Spikula dari ordo ini berujung dua atau berbentuk seperti bulu. Contoh spesiesnya Halichondria.
  6. Ordo Poeciloclerina
    Ciri dari Peociloclerina ini adalah rangka tubuhnya tersusun atas berbagai bentuk spikula dan kadang kadang spongin. Contoh spesiesnya Microciona.
  7. Ordo Haplosclerina
    Kelompok ini memiliki kerangka yang terbuat dari fibrosa, contoh spesies Haliclona.
  8. Ordo Keratosa
    Ciri cirinya adalah tidak memiliki spikula dan kerangka spongin. Contoh spesiesnya adalah Spongia, yang sering kita gunakan sebagai alat penggosok pada waktu mandi.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *