Macam Macam Serangga Berdasarkan Sistematika

Macam Macam Serangga Berdasarkan Sistematika –  Serangga atau dalam bahasa latin disebut insecta merupakan nama sebuah kelas anggota dari filum Arthropoda yang tubuhnya terbagi atas kepala, dada dan perut. Kepala mempunyai 1 pasang antena dan dada dengan 3 pasang kaki biasanya terdapat 1 atau 2 pasang sayap pada fase dewasa.

Ada banyak macam macam serangga, hal ini karena serangga merupakan hewan yang paling besar jumlahnya dibandingkan dengan hewan hewan yang lain. Mereka dapat hidup hampir di semua tempat baik di darat maupun di air. Pernapasan dilakukan dengan menggunakan tabung udara yang disebut trakea. Peredaran darahnya terbuka karena tidak terdapat pembuluh pembuluh balik dan kapiler. Oksigen terutama diangkul oleh cabang cabang trakea ke hampir seluruh bagian sel di dalam tubuhnya.

Macam macam serangga yang ada di indonesia dapat diklasifikasikan ke dalam 2 subkelas dan 10 ordo, yaitu :

Sub Kelas Apterygota

Serangga yang masuk ke dalam sub kelas ini tidak bersayap, primitif, tidak bermetamorfosa, pada abdomen terdapat appendage sebelah ventral. Di dalam subkelas ini hanya terdapat 1 ordo yaitu Thysanura,

  • Ordo Thysanura
    Sesuai seperti namanya yang dalam bahasa latin artinya pita penunjuk halaman buku. Macam macam serangga yang masuk ke dalam ordo ini biasanya dapat kita temukan pada buku atau tumpukan kertas yang telah lama kita biarkan. Ciri dari ordo Thysanura ini ialah pada ujung abdomen mempnyai embelan, abdomennya itu sendiri terdiri dari 11 segmen, anggota Thysanura mempunya tipe alat mulut mengunyah. Serangga yang menjadi anggota Thysanura dapat merusak buku atau baju baju yang dikanji karena dapat menghasilkan enzim selulosa yang dapat mencernakan selulosa menjadi glukosa. Contoh Spesiesnya Lepisma saccharina (kutu buku).

Sub Kelas Pterygota

Macam macam serangga yang masuk ke dalam sub kelas in ialah serangga yang bermetamorfosis. Sub kelas ini dibagi kedalam 9 ordo, yaitu :

  • Isopteran
    Ordo ini mempunyai 2 sayap yang berbentuk dan ukurannya sama atau tidak bersayap. Alat mulut untuk mengunyah. Perut dan dada bersegmen segmen contoh yang banyak kita temukan ialah Rayap (Reticulitermis sp). Jenis serangga ini hidupnya berkelompok membentuk suatu masyarakat tersendiri. Diantaranya ada rayap betina yang kerjanya hanya bertelur saja disebut ratu, ada yang kerjanya menari makan disebut pekerja dan sebagainya. Serangga ini biasa merusak bahan bahan bangunan yang terbuat dari kayu yang disimpan pada tempat tempat yang lembab.
  • Neuroptera
    Serangga yang masuk ke dalam Ordo Neuroptera mempunyai metamorfosa (perubahan bentuk) yang sempurna, tipe alat mulut untuk mengunyah, terdapat 4 buah sayap yang sama seperti membran (selaput) dan biasanya sayap tersebut dengan venasi (urat sayap) yang jelas. Larvanya merpakan hewan karnivora, beberapa diantaranya dengan mulut untuk menghisap. Insang trakea biasanya ada pada lara larva yang hidup di air. Contoh spesies ordo ini ialah Myrmeleon frontalis (Undur Undur).
  • Odonata
    Macam macam serangga yang masuk ke dalam Ordonata mempunyai tipe alat mulut yang digunakan untuk mengunyah. Selain itu mereka melakukan metamorfosis tidak sempurna dan terapat 2 pasang sayap seperti membran. Sayap belakang sama besar atau lebih besar dari sayap depan. Terdapat sepasang mata majemuk yang besar, antenanya pendek. Contoh spesies anggota Odotonata ialah Ischnura cercula.
  • Hemiptera
    Serangga yang masuk ke dalam hemiptera alat mulutnya bertipe menusuk dan menghisap, ada yang hidup di darat dan ada yang hidup di air. Di dalam ordo ini ada yang tergolong jenis jenis pemakan tumbuhan / menghisap cairan tumbuhan, sebagai hama misalnya walang sangit dan ada yang memangsa hewan lain (predator) misalnya sejenis kepik buas (Antolichus discifer). Hemiptera melakukan metamorfosis bertingkat.
  • Coleoptera
    Ordo ini meliput bermacam macam kumbang dan kepik, metamorfosis sempurna. Tipe alat mulut untuk mengunyah.. Merupakan serangga yang bersayap 2 pasang atau tidak bersayap. Pada hewan yang bersayap, sayap bagian depan yang biasanya terletak di bagian luar keras mengandung zat tanduk disebut juga elitra, sedangkan sayap bagian belakang seperti membran yang dilipatkan ke bawah elytra. Banyak jenis dari ordo ini merugikan manusia, misalnya kumbang kelapa, kumbang kecil pemakan beras, pemakan tepung dan sebagainya. Ordo ini merupakan ordo terbesar pada kelasnya.
  • Diptera
    Serangga yang menjadi anggota ordo ini mempunyai metamorfose sempurna, tipe alat mulut untuk mengunyah dan menghisap atau menjilat dan menghisap membentuk alat mulut yang seperti belalai disebut probosis. Probosis ini dapat ditarik ke daam atau dijulurkan sesuai dengan keperluan serangga tersebut. Sesuai dengan namanya, serangga dari ordo diptera ini mempuna 2 pasang sayap depan, sedangkan sayap belakang berubah bentuknya menjadi suatu bulatan kecil yang disebut haltere. Contoh serangga yang termasuk spesies ini ialah Musca sp (lalat) dan Culex sp (nyamuk).
  • Lepidoptera
    Serangga yang masuk kedalam orde Lepidoptera melakukan metamorfosis sempurna, terdapat dua pasang sayap seperti membran yang ditutupi oleh sisik yang bertumpuk. Jadi kalau sisik tersebut kita buang dengan cara menggosoknya maka sayapnya akan kelihatan seperti memberan. Lara dari ordo ini disebut ulat yang memiliki tipe alat mulut mengunyah. Kedalam Lepidoptera ini termasuk semua jenis kupu kupu.
  • Siphonoptera
    Alat mulut dari ordo ini bertipe menusuk dan menghisap, tubuhnya tidak bersayap, kepala kecil, tidak mempunyai majemuk. Kaki disesuaikan untuk meloncat dan umumnya merupakan ektoparasit pada mamalia. Macam macam serangga yang termasuk ke dalam ordo ini diantaranya kutu anjing, kutu tikus dan kutu kucing. Kutu tkus dikenal sebagai penular penyakit pes.
  • Orthoptera
    Anggota Orthoptera mempunyai metamorfosis yang bertingkat, tipe alat mulut untuk menggit dan mengunyah. Ukuran tubuhnya relatif besar, umumnya dengan sayap depan yang bersifat liat dan disebut juga tegmina, sayap belakang tipis berupa selaput, pada waktu istirahat dilipat lurus diatas badan yang ditutupi oleh sayap depan (tegmina). Kaki belakang umumnya panjang juga kuat yang dipakai untuk meloncat. Contoh spesiesnya ialah belalang.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *