Membasmi Hama Ulat Grayak Pada Tanaman Cabai

Membasmi Hama Ulat Grayak Pada Tanaman Cabai – Hama ini disebut sebagai ulat grayak sebab selalu beramai ramai jika menyerbu tanaman, menjarah bareng layaknya perampok (jawa : grayak). Serangannya terjadi pada malam hari sehingga pagi harinya tanaman cabai sudah rusak, sedangkan perampoknya sudah pergi tanpa jejak. Menyelinap bersembunyi didalam tanah. Ulat grayak termasuk famili Noctuidae yang artinya burung hantu.

Selain menyerang tanaman cabai, hama ini juga menyerang tanaman padi, tembakau, tomat, kacang tanah, kedelai, jeruk dan bawang merah. Telurnya diletakkan pada permukaan daun dan menetas dalam waktu 3-5 hari. Saat menetas hama ini hidup menggerombol, tetapi beberapa hari kemudian mereka menyebar untuk mencari makan.

Setelah berumur 2 minggu, panjang hama ulat grayak sekitar 5 cm. Warna ulat grayak bervariasi, yakni hijau kehitaman, putih kehitaman, dan coklat kehitaman. Ulat grayak muda memakan epidermis daun bagian bawah, sedangkan bagian atasnya ditinggalkan. Namuns setelah tua, serangannya membabi buta, melahap seluruh bagian daun, ranting, batang muda, bunga maupun buah. Stadium ulat berlangsung sekitar 13-19 hari, kemudian berkepompong didalam tanah selama 6-10 hari dan akhirnya berubah menjadi ngengat, serangga ini pada malam hari bisa terbang hingga sejauh 5 km.

Serangan awal ulat grayak ditandai dengan adanya bercak putih yang menerawang pada daun karena hanya epidermis daun bagian bawah yang telah dilahapnya. Tahap berikutnya, serangan dapat mengganas dan tanaman menjadi gundul tanpa daun. Pada tahap ini buah cabai pun ikut diserbu, ditandai dengan adanya lubang tak beraturan pada permukaan buah.

Membasmi Ulat Grayak

Cara paling efektif dalam pemberantasan ulat grayak pada tanaman cabai adalah deteksi dini keberadaanya. Pemberantasan secara mekanis dilakukan dengan jalan mengambil telur dan larvanya yang baru menetas untuk dimusnahkan. Jangan sampai terlambat mengambil tindakan ini. Setelah besar, ulat akan bersembunyi di dalam tanah saat siang hari sehingga akan lebih repot untuk pemberantasannya. Selain itu, jaga selalu kebersihan kebun. Babat gulma yang bisa menjadi tempat bersembunyi dan berkembang biak ulat grayak ini. Secara kimiawi, ada insektisida yang dapat membasmi ulat grayak ini seperti insektisida Azodrin, Decis 2,5 EC, Matador 25 EC, Dipel, Curacron 500 EC, Diazinon dan sebagainya. Jika anda menggunakan insektisida kimia pastikan anda menggunakan dosis yang sudah sesuai dengan penggunaan yang ada pada label kemasan. Terlalu sedikit menggunakan insektisida dapat membuat ulat grayak menjadi kebal insektisida tersebut tetapi jika terlalu banyak  lingkungan tanaman cabai tumbuh akan ikut rusak.

Related Posts

Add Comment